Soto Kaki Sapi Mencos, Melegenda di Ibukota Sejak 1965

Mengupas kuliner legendaris Jakarta memang takkan ada habisnya. Jika Teman Traveler termasuk penggemar soto, ada banyak pilihan mantap di sekitaran ibu kota. Salah satu yang pantang kalian lewatkan adalah Soto Kaki Sapi Mencos H. Sarnadi.

img_20190824_112041_5Sj.jpg
Soto Kaki Sapi Mencos H. Sarnadi (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Kuliner satu ini sudah sangat terkenal di kalangan petualang rasa. Berdiri sejak 1965, racikan sotonya telah jadi favorit banyak orang. Rasa khas dan kuah kentalnya hadirkan sensasi rasa tiada dua. Penasaran? Yuk Teman Traveler, simak ulasan lengkap saya soal nikmatnya Soto Kaki Sapi Mencos H. Sarnadi.

Tempatnya Sederhana

img_20190824_112309_vzq.jpg
Warungnya cukup sederhana (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Sejak awal berdiri, kedai soto ini setia berjualan di kawasan Pasar Mencos. Mulanya Haji Sarnadi, sang pemilik, berjualan dengan cara dipikul. Lambat laun ia membuka warung kecil di ujung lampu merah Mencos. Meski lantas pasar digusur dan berubah nama menjadi Salemba Tengah, beliau tetap mempertahankan warungnya dan menggunakan nama sama.

img_20190824_114044_xyo.jpg
Penampakan area dalam warung (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Kini lokasi Soto Mencos hanya bergeser sedikit dari aslinya, namun tetap berada dekat Taman Salemba Tengah. Dari luar bangunannya memang tidak terlihat istimewa. Mirip warung biasa pada umumnya. Tampak sederhana, tanpa pendingin ruangan dan kapasitasnya hanya sekitar 20 orang. 

Namun demikian, lokasinya strategis karena berada persis di pinggir jalan. Tapi jangan kaget ya jika mampir ke sini saat jam makan siang. Teman Traveler bakal melihat warung soto dipadati pelanggan bermobil. Luar biasa!

Dagingnya Empuk dan Tak Amis

img_20190824_114104_Uzx.jpg
Pilihan daging melimpah (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Meski harus sedikit berimpitan dengan pelanggan lain, semua perjuangan Teman Traveler untuk makan di sini akan terbayar lunas saat semangkuk  Soto Kaki Sapi Mencos hadir di depan mata. Begitu masuk mulut, paduan kuah kental gurih dan potongan daging melimpahnya tak bakal gagal bikin lidah kalian bergoyang.

img_20190824_114131_35L.jpg
Kuah kental soto (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk
img_20190824_114122_2VS.jpg
Racikan soto tinggal ditambah kuah (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Selain kaki sapi, Teman Traveler bebas memilih isian lain seperti babat atau daging. Kaki sapinya kenyal, dagingnya terasa empuk, serta tidak amis sama sekali. 

Soto yang disajikan di sini memang terasa istimewa karena menggunakan resep turun temurun warisan Haji Sarnadi. Pengolahannya pun masih menggunakan teknik sama, yaitu dengan merebus semua daging bersama rempah pilihan selama enam jam. Tak heran meski kini dikelola anak dan menantunya, cita rasanya soto legendaris ini sama sekali tidak berubah. 

Selalu Ramai Pengunjung 

img_20190727_131230__2__hf1.jpg
Selalu dipadati pengunjung (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Lantaran nama tempat makan ini sudah melegenda, Teman Traveler siap-siap saja melihat antrean panjang ketika hendak bersantap di sini. Apalagi jika sudah memasku jam makan siang atau di akhir pekan. Persiapkan diri untuk menunggu lama sebelum bisa mendapat tempat duduk.

Kebanyakan pengunjung kedai ini merupakan pelanggan setia. Tak hanya dari sekitaran Jakarta saja, ada juga yang rela datang dari luar kota lho. Mereka datang jauh-jauh hanya untuk merasakan nikmatnya soto legendaris ini. Tidak mengejutkan jika lantas warung ini bisa habiskan hinga 30 kaki sapi dalam sehari.

Sekedar tips, jika ingin makan di sini Teman Traveler sebaiknya gunakan pakaian casual atau sanggup menyerap keringat dengan cepat. Sebab jika warung sedang ramai, kalian dijamin bakal mandi keringat. 

Sejumlah artis terkenal kabarnya sudah pernah mencicipi lezatnya Soto Kaki Sapi H. Sarnadi. Sebut saja Arifin Putra dan Reza Rahadian. Beberapa stasiun televisi juga pernah adakan liputan kuliner di sini.

Cukup Mahal Namun Sepadan

img_20190824_112159_JPl.jpg
Soto kaki sapi yang menggugah selera (c) Gema Ziqri Gemilang/Travelingyuk

Bicara soal harga, seporsi soto lengkap dengan nasi dan minum dibanderol Rp38.000 saja. Meski cukup mahal, Teman Traveler dijamin takkan menyesal dengan rasanya. Sekali mencoba, pasti akan ketagihan dan rindu untuk mencoba lagi di kemudian hari.  

Kalian bisa mampir mulai pukul 08.00 sampai 17.00. Tapi jangan terlalu larut, karena warung bisa tutup lebih cepat jika semua dagangan ludes terjual. Sempatkan mampir jika kalian sedang berencana menjelajah aneka kuliner Jakarta ya. Bagaimana Teman Traveler, sudah tak sabar ingin buktikan lezatnya Soto Kaki Sapi Mencos H. Sarnadi?

Tags
Jakarta kontributor kuliner jakarta soto kaki sapi mencos Travelingyuk
Share