Sego Cawuk, Sarapan Unik ala Banyuwangi

Teman Traveler tengah mencari menu sarapan khas Banyuwangi? Sego Cawuk bisa jadi pilihan tepat. Kuliner tradisional dari The Sunrise of Java ini punya citarasa unik. Sensasi manis, gurih, dan pedas, semua tersaji dalam satu piring. Penasaran? Yuk, simak ulasan lengkapnya.

Paduan Unik

img_20190726080446_AOI.jpg
Proses pembuatan Cawuk (c) Rosita/Travelingyuk

Adakah Teman Traveler yang pernah mencicipi Sego Cawuk? Kuliner legendaris ini wajib dicicipi jika kalian sedang keliling wisata Banyuwangi. Paduan rasanya benar-benar unik. Sensasi manis, gurih, serta pedasnya tersaji lengkap dalam satu piring.

Buat yang baru pertama mencoba, rasanya mungkin akan sedikit aneh. Cawuk sendiri merupakan paduan nasi putih disiram kuah pindang, kelapa parut, dan jagung bakar serut. Untuk menambah kelezatannya, diberi tambahan sejumlah lauk seperti telur masak pindang, pepes ikan laut, dan dendeng.

Di Sekitaran Taman Blambangan

img_20190726080507_JiH.jpg
Ada di sekitar Taman Blambangan (c) Rosita/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang penasaran, kedai Sego Cawuk bisa ditemukan di hampir seluruh wilayah Banyuwangi. Salah satu yang cukup populer ada di sekitaran Taman Blambangan, tepatnya Jalan R.A Kartini. Gerobaknya berada tepat di seberang tulisan ‘Taman Blambangan Banyuwangi.’

Rata-rata penjual Sego Cawuk mulai beroperasi sekitar pukul 05.30. Namun jangan kaget, jika antara pukul 09.00 hingga 10.00 kuliner lezat ini sudah ludes diburu penggemarnya. Pasalnya menu ini merupakan sarapan khas Banyuwangi yang cukup populer. Harganya juga sangat ramah kantong, dibanderol mulai Rp10.000 saja per porsi.

Wajib Dicicipi

img_20190726074450_XUK.jpg
Disajikan bersama lauk pepes ikan (c) Rosita/Travelingyuk

Selain menawarkan keindahan alam, The Sunrise of Java juga punya banyak kuliner dengan rasa memukau. Sego Cawuk termasuk salah satu yang patut dicoba. Menu sarapan khas masyarakat Osing ini benar-benar terkenal di seantero kota.

Nama Cawuk sendiri diberikan bukan tanpa alasan. Dalam Bahasa Osing, Cawuk berarti disuap menggunakan tangan. Yap, menyantap sajian tradisional satu ini memang lebih nikmat jika sambil muluk alias tidak menggunakan sendok.

img_20190726080527_tgr.jpg
Warung Bu Aini di seberang Taman Blambangan (c) Rosita/Travelingyuk

Itulah sedikit ulasan mengenai Sego Cawuk, salah satu sajian kuliner legendaris khas Banyuwangi. Yuk, segera wujudkan rencana liburan ke Sunrise of Java dan cicipi kuliner ini. Bagaimana, tertarik mencoba?

Tags
Banyuwangi kontributor kuliner sego cawuk Travelingyuk
Share