Sanggar Anak Alam Jogja, Wisata Alternatif Bernuansa Edukatif

Jogjakarta merupakan salah satu kota pariwisata yang simpan banyak keindahan. Tiap sudutnya menyapa hangat penuh selaksa makna. Begitu pula dengan destinasi bernama Salam alias Sanggar Anak Alam Jogja. Berkunjung ke sana tak hanya menyenangkan, namun menambah banyak pengetahuan.

Berikan Pandangan Baru

Jalan menuju Salam (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Hampir tiap orang punya kenangan akan Jogjakarta. Begitu pula dengan saya dan suami. Beberapa waktu lalu kami sempat bernostalgia mengunjungi Kota Gudeg, tentunya dengan mengajak buah hati kami.

Bepergian bersama anak usia tiga tahun pastinya membutuhkan persiapan matang, terutama soal menentukan destinasi wisata. Kami sempat mampir ke banyak destinasi indah dan menyenangkan, namun ada satu
yang sangat berkesan di hati.

Uniknya, tempat ini sejatinya bukan destinasi wisata. Namun berkunjung ke sana sungguh terasa menyenangkan. Kami selaku orang tua baru mendapat banyak sudut pandang baru tentang pendidikan. Tempat yang saya maksud tak lain adalah Sanggar Anak Alam Jogja.

Berada di Kawasan Bantul

Bangunannya berada di kawasan sawah (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Sangar Anak Alam Jogja merupakan tempat yang jadi pusat kegiatan belajar masyarakat sekitar. Alamatnya ada di Nitriprayan RT 004, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Mereka menyelenggarakan kegiatan belajar, kelompok bermain, Taman Anak, Pendidikan Dasar
(Paket A), hingga Pendidikan Menengah Pertama (Paket B).

Secara lokasi, Salam bisa dibilang sangat mewah alias mepet sawah. Lokasinya berada di kawasan persawahan yang masih aktif digarap warga sekitar. Beda dari sekolah pada umumnya, tak banyak tembok penyekat di tiap kelas. Selain itu tak ada bangku berjejer kaku menghadap papan tulis. Namun demikian, tembok pelindungnya dipenuhi coretan hasil karya murid-murid.

Metode Belajar Unik

Ruangan belajar (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Tak sebatas gedung sekolah dan lokasinya, Salam juga mengusung metode pembelajaran berbeda. Di sini murid akan diajarkan pentingnya riset dalam proses belajar. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyeragaman, sekaligus upaya untuk mendorong para siswa menemukan jati dirinya.

Uniknya, murid di Salam diseleksi berdasarkan orang tuanya. Bukan terkait pekerjaan maupun penghasilan, melainkan kesiapan mental mereka. Pasalnya sistem belajar di sini memang jauh berbeda dibanding sekolah konvensional.

Orang tua juga akan diajak belajar bersama guru dan murid. Selain itu, Salam tak memiliki seragam maupun mewajibkan muridnya bersepatu.

Belajar Ditemani Indahnya Alam

Pemandangan sekitarnya cukup indah (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Bangunan sekolah yang menempati area persawahan membuat suasana belajar di sini sangat tenang. Semilir angin akan setia menyapa selama Teman Traveler berada di sana. Deretan pohon tinggi nan rimbun bakal bikin kalian makin kerasan.

Betapa menyenangkannya belajar di tempat ini. Lingkungannya sangat mendukung. Murid juga bebas memilih apa yang ingin dipelajari. Tidak ada tuntutan kurikulum ataupun patokan nilai untuk dikejar.

Dekat Kampung Seniman

Pelataran kelas (c) Indah Rahmasari/Travelingyuk

Akses menuju Salam sangat mudah. Lokasinya ada di kampung Nitriprayan, wilayah yang terkenal sebagai kampungnya seniman. Teman Traveler bisa menggunakan jasa ojek online maupun motor sewaan untuk menuju sini. Cukup berbekal panduan dari GPS, dijamin takkan tersesat.

Sanggar Anak Alam adalah salah satu tujuan wisata Jogja yang wajib Teman Traveler kunjungi, terutama jika kalian punya minat besar pada dunia pendidikan. Jangan sungkan, orang umum boleh berkunjung ke sini kok. Usahakan datang pagi hari agar bisa melihat semua kegiatan di sekitar sini dengan lebih puas.

Tags
Jogja Jogjakarta kontributor Travelingyuk wisata jogja Wisata Jogjakarta
Share