Kabar Duka di Awal Tahun 2021! Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Jatuh di Perairan Pulau Laki

Advertisement
Advertisement

Sriwijaya Air SJ182 merupakan pesawat jenis boeing 737-524 yang melakukan take off pukul 13.30 WIB, pada Sabtu 9 Januari 2021 dengan rute perjalanan Jakarta – Pontianak. Namun naas, pesawat Sriwijaya tersebut dikabarkan jatuh di Kepulauan Seribu, tepatnya di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang. Apa yang sebenarnya terjadi?

Laporan Hilang Kontak dari Kemenhub

Ilustrasi via ig/@sriwijayaair

Juru Bicara Kementrian Perhubungan Adita Irawati menjelaskan jika pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Jejak penerbangan Sriwijaya terpantau lewat FlightRadar24 dengan status “Unknown” yang artinya tidak ada kejelasan waktu mendarat. Terlihat jalur yang ditampilkan ialah terbang ke arah barat, lalu ke utara, dan terakhir berada di sisi utara Pulau Jawa.

Lewat radar dikatahui jika pesawat baru saja terbang dalam waktu 4 menit dengan ketinggian 10 ribu kaki dan secara drastis menurun mencapai ketinggian 250 kaki lalu hilang. Sampai saat ini, Kemenhub terus berkordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi pada jatuhnya Sriwijaya SJ182.

Kesaksian Nelayan di Kepulauan Seribu

Ilustrasi via ig/@renatanaelsinaga

Senada dengan berita lost contact dari Kemenhub, Bupati Kepulauan Seribu Junaedi juga menyampaikan informasi dari pihak kelurahan tentang jatuhnya pesawat. Seorang nelayan bubu di Pulau Laki mendengar suara ledakan seperti petir dan segera berteriak minta tolong pada kelurahan setempat.

Ditemukan Barang Pesawat dan Bagian Tubuh Manusia

Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 via ig/@solo_newsss

Setelah dua laporan tersebut, Kapal Patroli Kemenhub dan juga Tim Basarnas melakukan pencarian di sekitar wilayah ledakan dan titik hilangnya pesawat. Benar saja, ditemukan serpihan-serpihan daging yang diduga daging manusia dan juga kabel serta avtur atau bahan bakar pesawat.  Saat ini, polisi juga tengah bekerja sama dengan pihak terkait membangun posko darurat di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta untuk mengantisipasi penanganan terhadap pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang. Sementara itu, keluarga para penumpang juga tengah menanti kepastian di Bandara Supadio, Pontianak.

Penemuan Kabel Pesawat via ig/@tandabacanews

Fakta Pulau Laki

Ilustrasi via ig/@indietravel.id

Pulau Laki merupakan kawasan di Kepulauan Seribu yang berada di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Tidung. Pulau Laki disebut area yang tidak berpenghuni. Luasnya sekitar 30 hektare dan dikelilingi pasir putih. Bahkan, pulau ini juga menjadi lokasi berwisata karena dilengkapi dengan tempat penginapan, kolam renang air tawar, dan jogging track sepanjang 5 kilometer mengelilingi pulau. Pulau Laki juga sebenarnya jadi spot terbaik untuk memancing karena ombaknya yang tak terlalu kencang.

Kabar duka pesawat Sriwijaya SJ18 yang jatuh di perairan Pulau Laki tentu menjadi kesedihan tersendiri bagi airlines Indonesia. Pasalnya, awal tahun ini menjadi harapan besar bagi semua kalangan di tengah pandemi. Namun, tiada yang bisa menolak setiap peristiwa yang terjadi. Semoga pesawat dan penumpang Sriwijaya segera ditemukan.

Advertisement
Tags
kabar jatuhnya pesawat sriwijaya air pesawat sriwijaya air jatuh di pulau laki sriwijaya air sriwijaya air SJ182 jatuh
Share