Nasi Lesah Pak Badut dari Magelang, Kuliner Langka yang Dicari-cari

Renada Vischa

Renada Vischa

On Indonesia
Nasi Lesah Pak Badut

Makanan satu ini merupakan kuliner khas Magelang yang keberadannya hampir punah. Bahkan banyak juga dari masyarakat yang tidak tau tentang Nasi Lesah. Walaupun memiliki rupa yang hampir sama dengan soto, kuliner ini tetap memiliki perbedaan. Namun, tak perlu kecewa karena Teman Traveler bisa mengunjungi salah satu warung yang masih menjajakan hidangan ini yaitu Nasi Lesah Pak Badut. Makin penasaran seperti apa rasanya? Ketahui langsung yuk tentang kuliner ini!

Mengenal Nasi Lesah

Tampilan nasi lesah
Tampilan nasi lesah via Instagram/kangmaskulineran

Nasi lesah merupakan kuliner khas Magelang yang terdiri dari mie sohun, irisan kubis, kecambah, seledri, daging ayam, dan lain-lain. Sekilas memang tampak seperti soto karena memiliki kuah yang berwarna kuning. Hal yang menjadi pembeda adalah kuah yang digunakan terdiri dari campuran santan kelapa. Biasanya, dikonsumsi bersama dengan tempe mendoan yang diiris tipis atau telur ceplok dan dadar. Makanan ini sebenarnya juga memiliki rasa yang tak kalah lezat dari Kupat Tahu.

Makanan Malam dan Rumahan

Makanan malam
Makanan malam via Instagram/johanes_narutama

Bagi yang ingin merasakan kuliner langka ini bisa mencicipinya di warung Nasi Lesah Pak Badut yang ada di Jl. Sriwijaya No. 58, Rejowinangun Utara, Magelang Tengah. Telah berjualan selama 14 tahun, dulunya merupakan hidangan rumahan yang hanya dinikmati bersama keluarga dan tidak dijual untuk umum. Sang pemilik warung yang merupakan pelopor nasi lesah, lalu mulai berjualan. Karena merupakan kuliner malam, bagi yang ingin mencoba warung ini hanya buka mulai dari jam 17.30 hingga pukul 23.00. Untuk satu porsinya dibanderol mulai dari harga Rp5.000 saja. Pasti nggak akan bikin kantongmu jebol kan!

Rasa yang Gurih dan Manis

Punya rasa yang lezat
Punya rasa yang lezat via Instagram/kurniawan25.ck

Karena menggunakan santan kelapa, aroma gurihnya semerbak tercium ketika dihidangkan. Kuah yang ada di Nasi Lesah ini berwarna kuning namun lebih keruh. Santannya tidak begitu pekat namun terasa pas jika digabungkan dengan bumbu rempah lain yang digunakan. Selain rasanya yang gurih, adanya tahu bacam juga berperan sebagai pemanis alami agar rasanya lebih pas. Tentu saja, sajian ini pun dihidangkan saat panas. Warung Pak Badut selalu menggoreng tempe mendoan dan tahu isinya langsung ketika ada pesanan datang. Beberapa lauk juga tersedia seperti krecek, ceker ayam, telur ceplok, telur pindang, sate telur puyuh, dengan harga mulai dari Rp1.000, lho.

Alamat Warung Pak Badut

Warung lesehan Pak Badut
Warung lesehan Pak Badut via Instagram/al_erwin

Warung Nasi Pak Badut kini telah memiliki dua cabang. Bagi pengunjung yang suka dengan suasana lesehan bisa berkunjung ke daerah pertigaan belakang Pasar Rejowinangun, namun jika ingin makan di dalam ruangan dan aman dari hujan serta terlindung dari hawa dingin bisa menyantapnya di Jl. Singosari No. 16, Rejowinangun Selatan, depan Gang Masjid, Magelang Selatan.

Nah, jadi Teman Traveler masih bisa mencicipi hidangan langka ini dengan berkunjung ke warung Nasi Lesah Pak Badut. Di tengah dinginnya malam, menyantap kuliner hangat yang berkuah merupakan paduan yang pas kan? Tunggu apalagi, kalau ada waktu silahkan mampir ke sini ya!