Museum Ullen Sentalu, Belajar Budaya Jawa dengan Sentuhan Eropa

Museum kerap dicap sebagai tempat yang kuno dan membosankan. Namun belakangan, pemerintah melakukan beberapa program untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung museum. Salah satunya seperti yang ada di Museum Ullen Sentalu, Jogja.

Tak hanya bisa mempelajari kebudayaan Jawa, di Museum Ullen Sentalu Teman Traveler akan diajak merasakan sedikit suasana ala bangunan Eropa yang sangat menarik. Hmm, bikin penasaran bukan? Yuk, simak ulasan saya selengkapnya.

Angkat Kebudayaan Jawa

museum ullen sentalu
Berfoto di dekat relief (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Nama Ullen Sentalu diambil dari filosofi Jawa yang artinya nyala blecong (lampu minyak yang digunakan dalam pertunjukan wayang). Sebutan ini diberikan dengan harapan kehadiran museum bisa menerangi atau memberikan petunjuk dalam melangkah serta meniti kehidupan.

Ullen Sentalu mengangkat kebudayaan Jawa sebagai tema utama. Koleksinya tak hanya berasal dari Jogja, namun sebagian juga didatangkan dari Surakarta. Mulai dari sejarah, fashion, hingga
perkenalan beragam jenis batik, semua bisa Teman Traveler saksikan di sini.

Photo by Iren Gian Prasetya
Salah satu sudut taman (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Uniknya, gaya bangunan museum justru mengusung konsep ala Eropa. Begitu menjejakkan kaki di sekitarnya, Teman Traveler bakal langsung merasakan atmosfer klasik ala benua biru yang begitu kental. Sungguh berbeda dibanding museum pada umumnya.

Waktu Operasional dan Tiket

museum ullen sentalu
Ruang tunggu di lobi (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Museum Ullen Sentalu buka setiap hari kecuali Senin. Teman Traveler bisa mampir antara pukul 08.30 hingga 16.00 pada Selasa sampai Jumat. Sementara untuk akhir pekan, mereka akan tutup satu jam lebih lambat. Oh ya, pastikan tidak terlalu mepet ya, maksimal 30 menit sebelum tutup. Jika lebih dari itu, museum takkan menerima pengunjung lagi.

Photo by Iren Gian Prasetya
Tiket masuk museum (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Soal tiket masuk, pengunjung dewasa wajib membayar Rp40 ribuan, sementara anak-anak cukup Rp 20 ribuan. Khusus untuk wisatawan mancanegara, tiket dewasa dibandrol Rp100 ribuan, sementara untuk anak anak harganya Rp60 ribuan.

Sudah Termasuk Paket Tur

Photo by Iren Gian Prasetya
Pintu keluar museum (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Tiket masuk sudah termasuk fasilitas tur beserta pemandunya, lho. Teman Traveler akan diajak berkeliling sembari diberikan penjelasan lengkap mengenai semua koleksi yang ada. Penyampaian materi dari guide benar-benar menarik karena kerap diselingi jokes ringan agar suasana makin menyenangkan.

Harga tiket yang semula terasa cukup mahal untuk sebuah museum jadi terasa sepadan dengan experience yang didapatkan. Apalagi tur mengelilingi Ullen Sentalu berlangsung selama kurang lebih 50 menit. Cukup lama, bukan?

Photo by Iren Gian Prasetya
Ruang menjamu pengunjung (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Menjelang tur berakhir, para pengunjung akan diberi suguhan minuman hangat yang terbuat dari racikan berbagai rempah-rempah. Sajian ini merupakan salah satu cara unik museum untuk memanjakan para tamunya. Unik ya?

Dilarang Mengambil Foto di Dalam Museum

Photo by Iren Gian Prasetya
Foto di luar diperbolehkan (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Ullen Sentalu memiliki sejumlah koleksi peninggalan asli sejarah kebudayaan Jawa. Ada pula beberapa warisan budaya tak benda berupa lukisan naratif. Alhasil, pengelola museum menerapkan aturan larangan memotret selama tur berlangsung. Namun jangan khawatir, di akhir tur pengunjung akan diberikan space dan waktu khusus untuk berfoto ria.

Berada di Dataran Tertinggi Jogja

museum ullen sentalu
Ada di dataran tinggi (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Ullen Sentalu berada di kawasan wisata Kaliurang, tepatnya di dataran tinggi kaki Gunung Merapi. Begitu sampai tujuan, Teman Traveler akan langsung disambut dengan hawa sejuk khas pegunungan, bikin suasana terasa segar dan asri.

Museum Ullen Sentalu banyak mengusung konsep outdoor, dengan memadukan bangunan fisik dengan alam sekitar, berupa flora maupun fauna. Intinya, sangat worth it untuk berkunjung ke museum di Jogja ini. Jangan sampai terlewatkan Teman Traveler.

Resto Gaya Eropa

museum ullen sentalu
Bagian dalam restoran (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Museum juga memiliki Beukenhof, restoran bergaya Eropa yang berada di dekat pintu keluar. Interior tempat ini sangat kental dengan atmosfer ala benua biru. Begitu melangkah masuk, Teman Traveler bakal merasa seolah sedang tak berada di Jogja lagi.

Photo by Iren Gian Prasetya
Bagian luar resto (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Tak hanya gaya bangunannya, menu-menu yang ditawarkan pun bercita rasa western. Sangat cocok disantap di tengah dinginnya suhu udara di sekitar kawasan Merapi. Tak heran jika para wisatawan sangat betah bersantap dan berlama-lama menghabiskan waktu di sini. Sebab suasananya benar-benar nyaman.

museum ullen sentalu
Ruang Private (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Soal range harga, menu-menu di restoran masuk dalam kategori middle-up. Jadi jika Teman Traveler berniat untuk santap siang di sini, sebaiknya siapkan budget lebih ya. Tapi tenang saja, semuanya bakal terasa worth it.

Itulah sedikit pengalaman saya mengunjungi Museum Ullen Sentalu. Jika Teman Traveler sedang menjelajah wisata Jogja dan ingin rasakan pengalaman berbeda sembari belajar Budaya Jawa, tempat ini bisa jadi alternatif. Selamat mencoba!

Tags
Indonesia Jogja Jogjakarta kontributor Travelingyuk Wisata wisata jogja
Share