Full Circle Ubud, Resto Keren untuk Digital Nomad

Prisca Lohuis

Prisca Lohuis

On Indonesia
Salah satu sudut Full Circle Ubud Salah satu sudut Full Circle Ubud

Ubud dikenal sebagai salah satu referensi tempat kuliner enak di Bali. Di kawasan ini Teman Traveler bisa menemukan makanan lokal, Internasional, hingga sajian khusus vegan dan yang terbuat dari bahan organik. Salah satu resto yang wajib kalian coba di sini adalah Full Circle.

Buka mulai pukul 07.00 hingga 22.00, Full Circle by Expat, demikian nama lengkapnya, mengusung desain interior yang sangat menyegarkan. Sesuai namanya, resto ini menyajikan sederet makanan ala barat. Suasananya juga sangat pas untuk kalian yang ingin bekerja di luar kantor alias digital nomad.

Tepat di Sebelah Artotel

Full Circle (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Teman Traveler bisa menemukan Full Circle tepat di sebelah Hotel Artotel Ubud. Tak perlu heran, karena resto ini memang dijadikan sebagai tempat sarapan bagi tamu hotel. Namun kalian tak perlu khawatir, tempat makan ini juga terbuka untuk umum kok.

Menu Sarapan ala Barat

Interiornya benar-benar unik (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang penasaran ingin coba menu sarapan ala barat, langsung saja mampir ke Full Circle. Mereka menyajikan beberapa menu menarik seperti Breakfast Butty, banana bread, french toast, granola, serta smoothie bowl bagi vegan. Masing-masing sajian tersebut dibanderol mulai dari Rp20.000 hingga Rp100.000.

Cocok untuk Digital Nomad

Banyak sudut keren untuk diabadikan (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Tak hanya menu sarapan, Full Circle juga menghadirkan sederet menu lain. Beberapa bahkan hanya bisa dipesan malam hari, seperti prawn toast yang pas dijadikan cemilan pendamping sembari bekerja.

Prawn Toast (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Oh ya, resto satu ini mengusung desain sederhana Teman Traveler. Pencahayaannya cukup bagus dan sangat pas dijadikan sebagai working space bagi para digital nomad. Suasanya sangat mendukung untuk mengejar deadline pekerjaan.

Breakfast Butty (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Desain tempat duduk di sini terbilang unik karena beberapa ada yang berbentuk seperti kubikal kantor. Ada yang konsepnya mirip tribun stadion. Ada pula yang dimodel seperti bar sehingga pengunjung melihat proses pembuatan kopi secara langsung.

Bagi Teman Traveler yang ingin suasana lebih rileks, bisa duduk di sofa santai atau menempati area depan dengan meja khusus berdua atau sendirian. Selamat bekerja.

Ada Aneka Kopi Juga Lho

Bar pembuatan kopi (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Selain makanan ala barat Full Circle by Expat juga menawarkan aneka racikan kopi lokal dengan harga dibawah Rp50.00o. Tak heran jika resto ini kerap disambangi para digital nomad. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam tiap hari, menikmati hidangan sembari bekerja.

Itulah sedikit pengalaman saya bersantap di Full Circle by Expat, resto cantik yang pas untuk nongkrong maupun bekerja. Teman Traveler jangan lupa mampir jika sedang jalan-jalan di Bali ya.