Bukit Batu Tjilik Riwut Kalimantan Tengah, Kabarnya Batu dari Kahyangan

Bukit Batu yang termasyur ini adalah tempat pertapaan Tjilik Riwut. Tjilik Riwut sendiri adalah putra Dayak yang diangkat sebagai pahlawan nasional dan menjadi Gubernur Kalimantan Tengah pertama. Penasaran dengan penampakan tempat pertapaan ini? Yuk, kita jelajahi sama-sama pesona Bukit Batu Tjilik Riwut, Teman Traveler!

Legenda Bukit Batu

Legenda Bukit Batu Tjilik Riwut via instagram/lastri_septiani.arifin

Terjadinya Bukit Batu ini sulit dijelaskan dengan logika karena tidak ada gunung berapi di Kalimantan. Seputaran lokasi wisata juga tidak ada sungai, jadi asal muasal bukit batu ini masih misteri.

Menurut legenda, batu ini berasal dari Kahyangan. Alkisah ada seorang manusia yang menikah dengan bidadari, karena suatu hal akhirnya bidadari dan anaknya pulang kembali ke Kahyangan, namun saat dewasa anak ini harus kembali ke bumi.

Suatu hari di Teluk Derep, Tumbang Kasongan, terdengar suara gemuruh halilintar memekakkan telinga. Saat itu sebuah batu besar diturunkan dari langit. Diyakini bahwa anak manusia dan bidadari itu telah dewasa. Batuan yang datang bersamanya kemudian terkenal dengan nama Bukit Batu

Di bagian barat Bukit Batu juga terdapat sumber air yang dinamakan Telaga Bawin Kameloh. Sumber air ini tidak pernah kering dan selalu dalam keadaan terisi penuh. Sumber air tersebut dipercaya membuat awet muda bagi siapa pun yang melemparkan uang koin ke dalam mata air dan membasuh muka dengan airnya.

Ada 9 Batu Bertuah di Sini

Batu Bertuah Tjilik Riwut via instagram/antonthedy

Bukit Batu ini memiliki luas kurang lebih setengah lapangan sepak bola. Batunya dominan warna hitam dan abu-abu. Ada 9 batu yang diyakini memiliki tuah di sini, yaitu batu Keramat, batu Tingkes, batu Darung Bawan, batu Kamiak, batu Dewa, Batu Raja, batu Gaib, dan Batu Sial.  Batu Gaib adalah batu tempat Tjilik Riwut bertapa. Ada bekas telapak kaki beliau juga di batu ini. 

Beberapa batu diyakini mempunyai manfaat sebagai berikut; Batu Sial berguna untuk membuang sial; Batu Dewa, apabila Teman Traveler berhasil menaikinya maka akan tercapai semua cita-citanya; Batu Teras Pambelum bermakna batu untuk menguatkan kehidupan; Batu Tingkes, apabila kalian berhasil melewati lorong sempitnya dan terus menyeberang hingga ke sisi luar, maka semua tantangan dalam hidup kita akan bisa dilewati.

Menuju Bukit Batu Tjilik Riwut

Batu Atap via instagram/limakrm

Bukit Batu Tjilik Riwut berada di Jalan Trans Kalimantan, Kasongan Lama, Kabupaten Katingan. Dari Kota Palangkaraya hanya butuh waktu satu setengah jam dengan kendaraan bermotor untuk bisa sampai ke obyek wisata ini. Jangan khawatir jalan aspalnya sudah mulus.

Waktu Buka dan Biaya Masuk

Bukit Batu buka setiap hari via instagram/infokalteng

Teman Traveler bisa mendatangi bukit batu ini setiap hari. Saat mengunjungi tempat ini, kalian akan disambut dengan tulisan “Petehku Isen Mulang, Tjilik Riwut” yang terukir di batu besar bernama Batu Penyang. Arti tulisan ini adalah “Pesanku Pantang Mundur”. Untuk bisa masuk ke bukit batu ini, Teman Traveler hanya dikenakan biaya Rp3 ribu per orang.

Berkunjung ke Kalimantan Tengah tidak akan lengkap sebelum mengunjungi Bukit Batu Tjilik Riwut Teman Traveler. Jadi, sempatkan ke sini ya. 

Tags
bukit batu Indonesia Kalimantan Tengah katingan Palangkaraya tjilik riwut
Share