Wisata Sejarah di Singapura, Jalan-jalan Sambil Tambah Ilmu

Tak perlu ditanya lagi, kalau Singapura mempunyai aneka ragam tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari taman hingga arena bermain dengan banyak wahana di dalamnya. Tapi, Teman Traveler wajib tahu nih kalau ternyata ada banyak wisata sejarah di Singapura. Untuk lebih lengkapnya, bisa simak ulasan berikut.

Merlion Park

wisata sejarah di singapura
Merlion Park (c) Sunti Yogi Utami/Travelingyuk

Siapa sangka, kalau Merlion Park ternyata merupakan salah satu wisata bersejarah di Singapura. Menurut informasi, patung ikan berkepala singa ini merupakan representasi Negara Singapura pada zaman dulu. Negara tersebut dulunya adalah desa penjual ikan. Sedangkan kepala singa melambangkan sosok singa yang pernah dilihat oleh Pangeran Sang Nila Utama. Jadi, keduanya digabungkan menjadi Patung Merlion yang kini merupakan ikon dari Singapura.

Raffles Landing Site

wisata sejarah di singapura
Patung Sir Raffles (c) Sunti Yogi Utami/Travelingyuk

Di sekitar Merlion Park, ada wisata bersejarah lainnya yaitu Raffles Landing Site. Teman Traveler hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit untuk menuju ke sana. Di tempat tersebut ada Patung Sir Raffles yang merupakan tokoh terpenting di Singapura. Beliau sangat berjasa, lantaran telah mengubah desa nelayan menjadi negara maju seperti sekarang.

China Town

wisata sejarah di singapura
China Town (c) Sunti Yogi Utami/Travelingyuk

Setelah puas menelusuri Raffles Landing Site, kalian bisa menuju ke China Town. Wilayah satu ini ternyata punya sejarah tersendiri. Di abad ke – 19, daerah ini merupakan tempat bermukimnya para imigran China. Oleh karenanya, wilayah tersebut dinamakan China Town dan kini terdapat beberapa patung di setiap sudutnya yang menggambarkan aktivitas masyarakat setempat di zaman dulu.

Thian Hock Keng Temple

Thian Hock Keng (c) Sunti Yogi Utami/Travelingyuk

Thian Hock Keng merupakan salah satu temple tertua di Singapura. Di zaman dulu, temple ini dibangun oleh para pelayar China yang singgah di sini untuk sembahyang dan juga meminta keselamatan dalam pelayaran mereka. Selain itu, temple ini juga menjadi pusatnya suku Hokkien dan menjadi pusat pendidikan etnis china di Singapura. 

Kampong Glam

Kampung Glam (c) Sunti Yogi Utami/Travelingyuk

Terakhir, ada Kampong Glam yang merupakan perwujudan Budaya Melayu di masa lalu. Kampong Glam ini dulunya merupakan permukiman etnis bugis dari Jawa. Nama glam sendiri didapatkan dari Pohon Gelam yang dulu banyak tumbuh di daerah ini.

 Di Kampong Glam ada masjid yang cukup cantik yang bernama Masjid Sultan. Masjid ini bangun pada tahun 1920 dan menjadi salah satu pusat kebudayaan muslim di Singapura. Di samping masjid ini juga ada istana yang dulu merupakan kediaman Sultan dan keluarganya. 

Sekian untuk informasi wisata sejarah di Singapura. Jangan lupa berkunjung ketempat-tempat ini ya agar perjalanan kalian penuh makna, karena bisa menambah ilmu juga. Semoga informasinya bermanfaat dan happy traveling

Tags
kontributor Luar negeri Singapura Wisata wisata sejarah di singapura
Share