Wisata Petik Madu Lawang, Yuk Minum Madu Langsung dari Sarangnya!

Wisata Petik Madu Lawang bermula dari sebuah outlet penjualan produk Lebah yang dikenal sebagai Toko Rimba Raya. Letaknya tepat di jalan raya jurusan Lawang – Malang. Ciri utama outlet Rimba Raya ada tulisan besar :TAWON. Semakin berjalannya waktu, usaha ini makin berkembang, sehingga pak Hariyono sang pemilik, mulai memperluas dan memulai bisnis produk lebah madu ke area yang lebih luas, tidak jauh dari toko semula.

Lokasi dan Fasilitas Wisata Petik Madu Lawang

Banyak bunga di pintu gerbang via instagram/rosyababy

Lokasi objek wisata sangat mudah dijangkau, pasalnya berada tepat di pinggir jalan besar antara Malang – Lawang, tepatnya di Ruko Puri Kencana, Jalan Doktor Wahidin Nomor. 8, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Keindahan hamparan bunga berwarna kuning menyambut tiap-tiap pengunjung yang hendak memasuki lokasi wisata.

Fasilitas Petik Madu Lawang Malang juga tergolong lengkap seperti memiliki cafe, area outbound, area parkir luas, toilet umum, taman bermain dan area penjualan produk olahan madu. Pengunjung bebas ingin mendapatkan madu dengan berbagai jenis cara yakni membeli dalam bentuk botol, madu yang masih di dalam sarang dan madu yang langsung dimakan ditempat.

Apa Saja Jenis Lebah yang Dibudidayakan ya?

Lebah-lebah lucu via instagram/wisatapetikmadu

Wisata Petik Madu memiliki unsur edukasi yang sangat kental. Di tempat wisata disiapkan banyak banner agar pengunjung lebih mengenal  macam-macm lebah, keunikan lebah dan manfaatnya bagi manusia.

Disana setidaknya ada tiga jenis lebah yaitu Trigond (tawon kecil namun tak menyengat), Apis Melilfira (tawon yang berasal dari benua Australia), dan Acerana (tawon lokal yang cukup agresif hanya tak berbahaya). Lebah yang paling tepat dijadikan ternak madu ialah lebah Apis Melilfira

Berkreasi dengan Rumah Lebah

Lilin rumah lebah via instagram/petikmadu

Rumah lebah yang berbentuk lubang-lubang segienam  tempat ribuan lebah meletakkan madunya biasa disebut rumah lilin. Nah, di Wisata Petik Madu ini, pengunjung, terutama anak-anak sekolah diajak untuk memanfaatkan limbah bekas sarang tersebut menjadi patung lilin yang menarik.

Caranya, ampas madu dipanaskan di atas wajan tanpa minyak agar menjadi cairan. Cairan ini disebut lilin atau malam.  Tunggu sampai lilin atau cairan malam jadi hangat. Lalu, bilas tangan dengan air sabun kemudian celupkan tangan ke cairan lilin. Angkat dan segera masukkan tangan yang sudah berselaput lilin ke air dingin. Maka, kita sudah bisa membuat patung mungil berbentuk jari tangan kita sendiri!

Jam Operasional Wisata Petik Madu Lawang

Makan madu langsung dari sarangnya via instagram/petikmadu

Langsung kunjungi Wisata Petik Madu Lawang. Obyek wisata ini buka tiap dari hari senin hingga minggu. Jam bukanya mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Penasaran ingin datang ke sini?

Tags
Indonesia Jawa Timur Malang wisata edukasi Wisata Keluarga
Share