Warung Pondok Madu, Solusi Makan Murah nan Nikmat di Ubud

Liburan di Ubud dan bingung hendak makan di mana? Teman Traveler bisa coba mampir ke Warung Pondok Madu, salah satu tempat makan murah di Bali yang berada di Jalan Jatayu. Lokasinya tak jauh dari Hotel Artotel Ubud.

Interior didominasi unsur kayu (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Bangunannya tampak sederhana, dengan dominasi unsur kayu. Namun jangan salah Teman Traveler, selain murah, rasa masakan tempat makan Bali ini benar-benar tak kalah dari restoran mewah. Tak percaya? Yuk, simak ulasannya.

Murah Meriah

Area depan Warung Pondok Madu (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Aneka menu di Warung Pondok Madu dibandrol mulai belasan hingga puluhan ribu Rupiah. Rata-rata makanan ditawarkan di kisaran Rp20.000 sampai Rp30.000. Untuk standar harga masakan di Bali, angka tersebut bisa dibilang cukup murah.

Ramah Vegetarian

Kerupuk udang (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Setelah selesai memesan makanan, Teman Traveler akan disuguhi appetizer berupa krupuk udang. Terkait pilihan menu, kalian bisa memilih beberapa sajian ala Internasional, lokal, maupun masakan khas Bali. Pokoknya lengkap deh.

Sediakan menu vegan (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Ubud sendiri termasuk surga bagi para vegetarian karena ada banyak makanan non-hewani di sini. Teman Traveler juga bisa menemukan menu semacam itu di Pondok Madu. Kalian bisa memesan makanan gluten-free di sini.

Porsi Lumayan Besar

Udang goreng saus spesial (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Untuk ukuran Indonesia, porsi makanan di Pondok Madu cukup banyak. Lantaran hal tersebut, kami biasanya memesan beberapa menu sekaligus dan menyantapnya bersama. Selain lebih hemat, kami jadi bisa mencicipi sejumlah jenis masakan sekaligus.

Avocado Shrimp Cocktail (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Menu utamanya juga tak kalah menarik, baik secara tampilan maupun rasa. Menu seperti mie goreng disajikan lengkap dengan tambahan beberapa komponen seperti sate ayam, udang goreng, telur, acar, dan sambal. Jangan lewatkan juga nikmatnya udang goreng dengan saus ala Pondok Madu yang terasa spesial.

Mie goreng (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang boleh atau suka makan babi, sajian pork ribs di sini sangat direkomendasikan. Coba pula masakan Avocado Shrimp Cocktail, kombinasi nikmat alpukat dan udang yang terasa utuh dibanderol seharga Rp29.000 saja. Jika kalian tak suka pedas, bisa meminta tingkatan tertentu sesuai selera.

Pelayanan Top, Cocok untuk Sarapan

Nasi campur Bali (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Warung Pondok Madu buka mulai pukul 08.00 hingga 23.00. Bisa jadi opsi bagus untuk Teman Traveler yang bingung mencari sarapan di daerah Ubud, lantaran mereka memiliki menu khusus makan pagi.

Seperti disebutkan sebelumnya, interior Pondok Madu cukup sederhana dan terdiri dari bilah-bilah kayu serta bambu. Namun hal tersebut tak mempengaruhi antusiasme pengunjung, bahkan tak jarang Teman Traveler bakal sulit mencari tempat, terutama di malam hari. Apalagi warung ini posisinya berada tepat di pinggir jalan raya, sangat mudah dijangkau.

Pelayanan prima juga jadi kunci sukses warung ini. Pramusaji telaten menanyakan pada pengunjung soal rasa makanan yang disuguhkan. Jika memang konsumen merasa kurang pas, mereka akan siap menyesuaikan racikan bumbu sesuai selera pembeli.

Bagaimana Teman Traveler, tertarik makan di Warung Pondok Madu? Tak perlu pusing uang terkuras budget makan saat liburan di Bali, apalagi rasanya juga sangat pas di lidah.

Tags
Bali Indonesia kontributor kuliner bali Travelingyuk
Share