5 Wisata di Jakarta Pusat, Tempat Liburan Istimewa Tak Jauh dari Area Car Free Day

Weekend menjadi waktu yang tepat untuk berlibur. Jika tak ingin liburan jauh-jauh, kunjungi saja Car Free Day. Di Jakarta, area Car Free Day bisa ditemukan di sepanjang Jalan Sudirman sampai Jalan M.H. Thamrin. Menariknya, ada wisata di Jakarta Pusat yang berada di sekitar area ini. Penasaran apa saja? Berikut penuturan dari Kontributor Travelingyuk. Yudi Rachmatullah.

1. Museum Nasional Republik Indonesia

Museum Nasional Republik Indonesia(c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Museum Nasional Republik Indonesia(c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Museum Nasional Republik Indonesia hanya berjarak sekitar 10 menit dengan berjalan kaki dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Tepatnya berada di Jalan Medan Merdeka Barat No 12. Museum berlantai empat ini juga memiliki kantin di dalamnya. Jadi, Teman Traveler bisa minum dan makan pagi, serta beristirahat sejenak setelah keliling area Car Free Day.

Timbangan (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Timbangan (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Museum Nasional menempatkan benda-benda sejarah lebih teratur di setiap lantainya. Teman Traveler akan lebih mudah untuk melihat-lihat dan mempelajari setiap keterangan yang tertera di benda-benda museum ini. Tiket masuknya hanya Rp5.000 dan tempatnya dilengkapi dengan eskalator dan elevator serta ruangan yang ber-AC. Oh ya, Teman Traveler, Museum Nasional Republik Indonesia ini menjadi museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara, lho.

2. Museum Gajah

Museum Gajah(c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Museum Gajah(c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Museum Gajah ini sebenarnya masih berada di area Museum Nasional Republik Indonesia. Hanya saja benda-benda di dalam museumnya lebih banyak berupa arca dan benda pra-sejarah sejenisnya. Sangat menarik!

Museum Gajah (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Museum Gajah(c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Di galeri selasar selatan, arca dan bagian bangunannya adalah dari masa klasik Indonesia abad 8-10 Masehi dari perkembangan Kerajaan Mataram. Sedangkan, di selasar galeri utara,dipenuhi koleksi arca pada abad 14 – 15 Masehi yang berasal dari era Kerajaan Majapahit. Karena, Museum Gajah masih bagian dari Museum Nasional, jadi Teman Traveler dapat membeli tiket masuknya yang berada di pintu masuk Museum Nasional dengan harga tiket Rp5.000.

3. Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Monumen Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Tidak jauh dari Museum Nasional, Teman Traveler bisa mengunjungi Monumen Nasional (Monas) dengan hanya menyeberang jalan. Jika kalian berencana mengunjungi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) setelah bermain-main di Monas, lebih baik kalian masuk melalui pintu gerbang jalan silang Monas barat laut karena akan lebih gampang menuju Perpusnas.

Museum Sejarah Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Monumen Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Jogging atau bersepeda di area Monas juga sudah cukup seru lho, Teman Traveler. Tapi, jika kalian ingin masuk ke Museum Sejarah Nasional harus membayar tiket sebesar Rp20.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak. Jika ingin naik ke puncak Monas dan melihat kota Jakarta dari ketinggian, harus menambah biaya tiket sekitar Rp7.500 untuk dewasa dan Rp3.500 untuk anak-anak.

Setelah Teman Traveler puas berada di area Monas, dari pintu keluarnya kalian bisa langsung berjalan kaki sekitar 15 menit menuju Perpusnas. Keliling wisata di Jakarta Pusat, jadi agenda yang menyenangkan bukan?

4. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Perpustakaan Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Perpustakaan Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Perpusnas juga menjadi wisata di Jakarta Pusat yang tak boleh terlewatkan. Perpustakaan yang berada di Jalan Medan Merdeka ini termasuk perpustakaan tertinggi di dunia. Fasilitas lengkap yang ada di gedung ini menjadi daya tarik bagi tersendiri, selain hanya membaca dan meminjam buku.

Perpustakaan Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Perpustakaan Nasional (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Selain koleksi buku-buku yang lengkap, gedung berlantai 27 ini mempunyai mushala, kantin, kafe, taman, mini teater dan fasilitas penunjang lainnya. Ketika masuk dan menitipkan barang di loker, kemudian di lantai 2 Teman Traveler bisa langsung mendaftarkan diri menjadi anggota Perpusnas secara gratis. Ada banyak e-resources yang bisa dipinjam secara online dengan menggunakan kartu anggota tersebut.

5. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk
Masjid Istiqlal (c) Yudi Rahmatullah / Travelingyuk

Selain tempat ibadah, Masjid Istiqlal yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara bisa jadi rekomendasi wisata di Jakarta Pusat. Apalagi mengingat arsitekturnya yang menawan. Teman Traveler bisa menggunakan Bus Transajakarta di Halte Balai Kota yang berada di seberang jalan Perpusnas. Hanya membayar ongkos bus seharga Rp3.500 menuju Halte Lapangan Banteng atau Halte Juanda.

Masjid Istiqlal (c) Yudi Rachmatullah/Travelingyuk
Masjid Istiqlal (c) Yudi Rachmatullah/Travelingyuk

Dari halte bisa berjalan menuju Masjid Istiqlal. Biasanya pengunjung diarahkan untuk memasuki pintu masuk masjid yang bertuliskan Al-fattah. Banyak wisatawan yang datang untuk beribadah dan juga sekaligus berwisata untuk melihat keindahan arsitektur dari Masjid Istiqlal ini. Lingkungan teduh dan sejuk. Ada taman, air mancur, dan juga lingkungan dalam masjid yang luas dan adem. Jadi, Teman Traveler bisa beribadah dan beristirahat di Masjid Istiqlal dengan nyaman.

Patung Kuda Arjuna Wiwaha (c) Yudi Rahmatullah/Travelingyuk
Patung Kuda Arjuna Wiwaha (c) Yudi Rahmatullah/Travelingyuk

Nah, Teman Traveler, itulah tempat-tempat wisata di Jakarta Pusat yang tak jauh dari area Car Free Day. Bagaimana, sudah siap untuk menyambut akhir pekan yang menyenangkan bukan?

Tags
Indonesia Jakarta Travelingyuk Wisata wisata jakarta
Share