Tukad Badung, Sungai Instagenic yang Nggak Kalah Dengan Sungai di Korea

Wisata di Bali tidak hanya terkenal akan pantai dan pemandangan gunungnya, melainkan juga sungainya. Ada salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi yaitu Tukad Badung. Merupakan sebuah sungai yang dirancang oleh Pemerintah dan konsepnya mirip dengan yang ada di Seoul, Korea yaitu sungai Cheonggyecheon. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya!

Mirip dengan Cheonggyecheon

Mirip dengan sungai yang ada di Korea
Mirip dengan sungai yang ada di Korea via Instagram/didikjumantoro

Sungai ala Korea ini tentu menarik minat para wisatawan untuk terus berkunjung. Tukad ditata semirip mungkin dengan yang ada di korea, seperti taman, air mancur, pemasangan lampu-lampu, beberapa fasilitas seperti tempat memancing, juga adanya jogging track yang panjangnya sekitar 120 meter. Sungai dihias rapi dan senyaman mungkin agar warga dapat berekreasi sekaligus melakukan berbagai aktivitas.

Lokasi yang Berdekatan dengan Pasar

Lokasi sungai yang berdekatan dengan pasar
Lokasi sungai yang berdekatan dengan pasar via Instagram/yanbalinese

Lokasi dari Tukad Badung sendiri sangat berdekatan dengan pasar tradisional. Terdapat jembatan penghubung di sekitar sungai untuk menghubungkan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari. Adanya Tukad Badung ini bertujuan untuk mengembalikan niat masyarakat untuk peduli dan kembali ke alam. Dengan tatanan yang rapi dan nyaman, tempat ini juga pas untuk tempat relaksasi dan membangun pikiran positif. Karena masyarakat sering pergi ke mall, mereka dapat berkunjung ke pasar tradisional untuk sekedar membeli makanan atau pernak-pernik karena adanya sungai ini.

Sengaja Dibuat Berkelok

Sungai yang dibuat berkelok
Sungai yang dibuat berkelok via Instagram/infogrambali

Tukad Badung dihias dengan berbagai lampu dengan warna-warna yang menarik, tempat duduk untuk bersantai, dan lain-lain. Sungai ini memang sengaja dibuat berkelok-kelok yang tujuannya untuk menambah nilai seni agar terlihat lebih cantik. Untuk mencegah peluapan air, aliran Tukad Badung digali sedalam 0,8 meter.

Dengan dibangunnya pondasi yang kokoh, hal tersebut bisa mencegah dan menahan banjir bandang. Penataan Tukad Badung ini tidak hanya membuatnya terlihat lebih indah, melainkan membuat sungai yang tidak terlihat ini dijadikan sebagai sebuah potensi sekaligus menjadi daya tarik.

Wisatawan Turut Menjaga Lingkungan

Turut menjaga lingkungan Tukad Badung
Turut menjaga lingkungan Tukad Badung via Instagram/ayamgulingketut

Sungai memang akan tampak lebih indah ketika malam hari. Karena banyaknya penerangan di sekitar Tukad, warga-warga pun berlomba untuk mengambil foto di sini, baik bersama keluarga, ataupun teman-teman. Banyaknya wisatawan yang berkunjung membuat pemerintah harus memberi himbauan mengenai kebersihan di sekitar sungai. Pengunjung diharapkan untuk terus menjaga dan tidak mengotori sungai dengan membuang sampah sembarangan.

Nah, Teman Traveler nggak perlu lagi datang jauh-jauh ke Korea untuk menikmati sungai Cheonggyecheon. Hanya dengan berkunjung ke Denpasar, Teman Traveler sudah bisa menikmati suasana sungai ala Korea! Bagaimana, ada yang sudah pernah Tukad Badung juga?

Tags
Bali Denpasar Indonesia tukad badung Wisata wisata bali wisata denpasar
Share