TeoChew Chendul Penang, Es Cendol Legendaris dari Penang

Penang sudah lama dikenal sebagai salah satu kota di Malaysia yang punya sederet kuliner menarik. Salah satunya adalah TeoChew Chendul di Jalan Penang, 27 & 29, Lebuh Keng Kwee, George Town. Tempatnya sangat mudah ditemukan karena berada persis di tikungan jalan dan tak terpisah jauh dari Pasar Chowrasta.

Harus Rela Antre

26__1_of_1__qdl.JPG
Patokan mencari tempatnya (c) Helga Christina/Travelingyuk

TeoChew Chendul buka mulai pukul 10.00 sampai 20.30. Tempat ini suguhkan sajian cendol yang sudah terkenal di seantero Penang. Jika Teman Traveler sempat mampir ke Wonderfood Museum, mereka pun juga akan merekomendasikan kalian untuk mampir ke sini.

28__1_of_1__4Zp.JPG
Antreannya cukup panjang (c) Helga Christina/Travelingyuk

Saking terkenalnya TeoChew Cendul, Teman Traveler harus siap antre jika ingin bersantap di sini. Apalagi jika datang antara pukul 12.00 hingga 18.00. Pelanggan yang mengerumuni gerainya bakal terlihat membludak.

Uniknya lagi, di sekitar sini sebenarnya ada banyak penjual es cendol lainnya. Namun tetap saja gerai ini yang paling ramai. Bahkan tak jarang sebelum pukul 20.30 mereka sudah tutup karena dagangannya ludes terjual. Luar biasa ya?

Es Kacangnya Tak Kalah Enak

31__1_of_1__F4n.JPG
Menyiapkan es untuk pelanggan (c) Helga Christina/Travelingyuk

Sesuai namanya, gerai ini sudah konsisten menjual chendul atau es cendol sejak lama. Namun mereka juga punya menu andalan berupa es kacang yang tak kalah nikmat. Sajian ini sering dipesan sebagai menu favorit pelanggan.

40__1_of_1__mnt.JPG
Seporsi Es Cendol (c) Helga Christina/Travelingyuk

Seporsi es cendol dan kacang di sini dibanderol sekitar RM 3.20. Jika Teman Traveler berniat bungkus untuk dibawa pulang, harganya menjadi RM 3.40. Cukup terjangkau kantong kok.

Legenda Sejak 1936

30__1_of_1__dkU.JPG
Sudah buka sejak lama (c) Helga Christina/Travelingyuk

Usut punya usut, tempat satu ini memang layak disebut legendaris. Mereka tercatat sudah mulai berjualan sejak 1936. Pemiliknya tak lain adalah Tan Tiek Fuang, yang kala itu mulai belajar membuat cendol dan berjualan di Penang Road.

47__1_of_1__0RZ.JPG
Banyak pelanggan antre (c) Helga Christina/Travelingyuk

Memasuki 1977, usahanya diteruskan oleh anak ke-6. Sejak saat itu, bisnisnya jadi semakin maju hingga membuka franchise. Namun jika Teman Traveler ingin berkunjung ke lokasi awal mereka, langsung saja meluncur ke Jalan Lebuh Keng Kwee.

42__1_of_1__l41.JPG
Terlihat segar (c) Helga Christina/Travelingyuk

Cendol di sini tersedia dalam beberapa varian rasa. Teman Traveler bisa pilih yang original, disajikan dengan topping durian, atau white coffee yang tawarkan paduan rasa apik menggunakan kopi kental. 

Mencicipi Menu Lain

45__1_of_1__3dU.JPG
Pohpiah (c) Helga Christina/Travelingyuk

Jika Teman Traveler sempat mampir ke TeoChew Chendul di lokasi aslinya, kalian akan menemukan food court mungil di samping gerobaknya. Di sini kalian bisa mencicipi beragam makanan yang tak kalah nikmat. Beberapa di antaranya adalah hokien mee dan kwetiau, dua kuliner khas Penang.

Saya sendiri sempat memesan seafood pohpiah, makanan yang termasuk jarang ditemui. Harganya berkisar antara RM 3 hingga RM5. Setelah diamati, panganan ini ternyata mirip lumpia basah, hanya sedikit beda di isiannya. 

Itulah sedikit ulasan mengenai TeoChew Chendul, penjual es cendol legendaris di Penang. Jika Teman Traveler sedang menjelajah wisata Malaysia, jangan lupa mampir dan menjajal nikmatnya sajian ini ya. Dijamin takkan menyesal deh.

Tags
kontributor kuliner malaysia Malaysia Travelingyuk
Share