5 Tempat Nongkrong Anak ITB Yang Hits Abis

Bandung dikenal sebagai kota sejuta mahasiswa. Hal ini wajar karena Bandung memiliki banyak sekali kampus. Banyaknya mahasiwa juga mendorong banyaknya tempat nongkrong.

Bukan tanpa alasan loh! Tempat nongkrong sangat diperlukan bagi para mahasiswa untuk berbagai macam keperluan. Misalkan untuk mengerjakan tugas kampus, kerja kelompok, sampai hanya sekadar untuk bersantai dan ngopi bareng teman-teman.

Nah, kali ini kita akan bersama membahas tempat nongkrong yang biasa disinggahi mahasiswa salah satu kampus hits Bandung, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB). Tempat nongkrong anak ITB ternyata bermacam-macam loh, gak cuma cafe dan restoran saja. Yuk kita ulas satu-satu.

One Eighty Coffee

Image may contain: one or more people and people sitting
Suasana di One Eighty Coffee via Instagram/oneeightycoffee

Salah satu kafe instagramable di Bandung ini selalu menjadi daya tarik tersendiri. Saking terkenalnya, kafe ini tidak pernah kesepian pengunjung. Bahkan pengunjungnya bisa sampai antre-antre loh!

Kafe ini selalu dipakai bagi para mahasiswa ITB untuk nongkrong santai ataupun mengerjakan kelompok bersama. Buat yang butuh sarana relaksasi, kafe ini menyediakan kolam untuk merendam kaki. Dengan harga menu mulai 20 ribuan, kafe ini pas dipakai sebagai tempat bersenda gurau bersama teman-teman sebaya.

Cafe Halaman

Image may contain: 4 people, people sitting
Suasana di Cafe Halaman via Instagram/cafehalaman_bdg

Selain One Eighty Coffee, Cafe Halaman juga memiliki daya tarik tersendiri untuk menggaet pengunjung. Di sini sering diadakan live music dan acara-acara khusus, salah satunya adalah Tarot reading event.

Sesuai dengan namanya, makan di sini ini berasa sedang piknik di halaman rumah kita sendiri. Nuansa anak muda yang ada di sini ditambah sambungan Wifi yang kencang bisa bikin Teman Traveler betah seharian.

Cafe ini juga termasuk tempat yang instagramable loh. Teman Traveler bisa hunting dan berfoto di ruangan cafe dengan bebas.

Sudirman Street

Image may contain: one or more people
Suasana di Sudirman Street via Instagram/desireparl

Bukan cuma mahasiswa aja, semua warga Bandung pasti tahu tempat ini. Sudirman Street sudah dikenal sejak lama sebagai sentra kuliner utama Bandung. Belum ke Bandung rasanya kalau belum mencicipi kuliner yang dijajakan di sini.

Tempat nongkrong sekaligus kuliner ini berkonsep foodcourt ini menjajakan berbagai macam kuliner mulai tradisional, oriental, western, dan berbagai menu lainnya yang hits. Salah satunya yang terkenal adalah Nasi Oseng Pedas Juragan. Tempat ini juga jadi favoritnya mahasiswa-mahasiswa yang suka pedas loh!

Nasi Kuning Pasir Koja

No photo description available.
Nasi kuning Pasir Koja via Instagram/duniakulinerbdg

Tidak hanya di cafe, anak-anak ITB juga suka ke tempat ini loh, apalagi kalau lagi kelaperan malam-malam. Nasi Kuning Pasir Koja ini memang baru buka jam 8 malam. Tapi, peminatnya luar biasa banyak loh, apalagi buat para pengunjung yang gemar makan nasi kuning.

Tidak hanya nasi kuning, daya tarik dari tempat ini adalah semur jengkolnya yang khas. Bumbunya terasa sedikit pedas dan agak manis, meresap sampai ke dalam jengkol. Banyak yang suka semur jengkol olahan tempat makan ini karena khas dan manis.

Ceu Mar

No photo description available.
Sajian di Ceu Mar via Instagram/bandung_eatery

Satu lagi tempat makan favorit anak ITB adalah Ceu Mar. Tempat makan ini terletak di pinggir Jalan Banceuy Bandung dan buka dari jam 6 sore sampai 4 pagi.

Secara garis besar di sini dijajakan makanan khas Sunda dalam bentuk prasmanan. Menu-menu favoritnya seperti gulai sapi dan sop daging. Biasanya mahasiswa mampir ke sini bersama teman-temannya untuk makan atau sekadar nongkrong bareng.

Ceu Mar sendiri konon sudah ada sejak tahun 1974 loh. Pantas saja tempat ini banyak digemari semua kalangan baik muda maupun tua!

Nah, demikian ulasan tentang tempat nongkrong yang digemari anak ITB. Tertarik untuk makan dan nongkrong di sana juga?

Tags
Bandung Indonesia kuliner bandung kuliner Indonesia mahasiswa ITB tempat nongkrong di bandung
Share