Telaga Rambut Monte Blitar, Yuk Sapa Ikan Dewa di Rumahnya

Indonesia milik beragam kekayaan alam dan cagar budaya yang tak kalah menarik dari negara lain. Salah satunya adalah telaga. Jika Teman Traveler sedang keliling wisata Blitar, cobalah berkunjung ke Telaga Rambut Monte yang eksotis.

Berkunjung ke wisata telaga mungkin jarang dilakukan masyarakat Indonesia. Pasalnya tak banyak aktivitas bisa dilakukan di sana. Paling-paling hanya bisa sekedar menikmati pemandangan air tenang dengan beberapa ikan lalu-lalang. Namun bukan berarti Telaga Rambut Monte tidak menarik lho.

Sajikan Pemandangan Eksotis

Telaga berwarna biru tosca (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Jika Teman Traveler pernah mengunjungi Telaga Nilem di Cirebon atau Umbul Ponggok di Klaten, maka Telaga Rambut Monte juga menawarkan pemandangan yng tak kalah eksotis. Teman Traveler bakal dimanjakan dengan hadirnya vegetasi pepohonan rindang dan air telaga bening dengan corak warna memukau.

Pepohonan di sini terlihat sangat tua (c) Mei Indriani/Travelinguk

Telaga Rambut Monte sudah lama jadi buah bibir di kalangan wisatawan dan penikmat pesona alam. Corak biru toska di permukaan airnya seolah menghipnotis. Hampir semua pengunjung pun jadi betah berlama-lama menikmati indahnya telaga, disertai ayunan lembut deretan ikan dewa yang terlihat sangat jelas. Hal ini dikarenakan air di sini terlihat bening hingga ke dasar telaga.

Cukup Mudah Diakses

Gapura pos masuk terlihat kurang terawat (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Telaga Rambut Monte berada di Desa Krisik, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Lokasinya cukup mudah dijangkau, dengan akses yang begitu nyaman. Ada banyak rambu penunjuk yang siap membantu kalian sampai di destinasi ini.

Meski demikian, Teman Traveler yang datang berombongan menggunakan bus mungkin harus meminta bantuan warga setempat. Pasalnya setelah pasar akan ada belokan cukup tajam dan sempit. Hal ini bisa jadi kendala jika tak diantisipasi sebelumnya.

Disambut Nuansa Hijau

Telaganya tidak terlalu luas, namun nyaman dikunjungi (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Begitu sampai di kawasan wana wisata dan cagar budaya ini, Teman Traveler akan langsung disambut nuansa hijau nan sejuk. Dari kejauhan nampak deretan pohon tinggi besar tersebar merata, bagaikan sebuah pilar kokoh.

Pemandangannya bikin adem dan rileks (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Tak jauh dari pintu masuk, Teman Traveler akan mendapati cagar budaya situs Monte, yang konon berkaitan erat dengan sejarah Kerajaan Majapahit. Tepat di bawah lokasi ini kalian bisa menemukan sebuah telaga bening
berwarna biru tosca. Terlihat sangat memukau dari kejauhan.

Menyapa Ikan Dewa

Mendekat perlahan agar tak mengagetkan kawanan ini (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Saya pun segera bergegas menuruni anak tangga, melewati sebuah bangunan yang sudah tak terpakai. Dari bentuknya, sepertinya tempat tersebut dulunya difungsikan sebagai kolam renang.

Mendekati bibir telaga saya coba berjalan perlahan agar tak mengagetkan kawanan ikan yang tampak berenang malas. Tubuh mereka yang berwarna hitam legam nampak jelas, lantaran air telaga sangat bening.

Beberapa terlihat cuek saat didekati (c) Mei Indriani/Travelingyuk
Ikan dianggap penghuni telaga dan dikeramatkan (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Beredar mitos yang mengatakan bahwa ikan di sini takkan pernah bertambah maupun berkurang. Selain itu ada juga larangan untuk menangkap, bahkan memakannya. Hal tersebut dianggap bakal
mendatangkan malapetaka.

Menikmati Suasana Tenang

Spot favorit untuk berfoto (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Suasana hening di sekitar telaga seolah memaksa saya yang biasanya ceria, untuk sejenak menahan diri dan menikmati ketenangan di sekitar. Saya lantas mencoba menjelajah sekitar sembari menikmati indahnya air telaga. Permukaan air berwarna biru tosca ini memang kerap jadi latar belakang favorit untuk berfoto bagi para pengunjung.

Ada gazebo nyaman untuk beristirahat (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Sebagai pelengkap disediakan sejumlah tempat duduk agar pengunjung bisa menikmati ketenangan di sini dengan lebih maksimal. Bagi Teman Traveler yang bosan dengan destinasi bernuansa riuh, telaga ini bisa jadi pilihan tepat. Selamat liburan.

Tags
Blitar kontributor telaga rambut monte Travelingyuk wisata blitar
Share