4 Situs Taman Purbakala di Indonesia, Warisan Nenek Moyang

Advertisement
Advertisement

Indonesia kaya akan sejarah dan peninggalan kuno, salah satunya adalah taman purbakala yang merupakan warisan sejarah nenek moyang. Sebagai bangsa yang baik perlu melestarikan serta turut melindunginya. Berikut 4 situs taman purbakala di Indonesia.

1. Situs Taman Purbakala Cipari, Kuningan Jawa Barat

Batu Menhir via Instagram

Taman Purbakala Cipari terletak di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Merupakan situs peninggalan zaman megalitikum yang berada pada ketinggian 661 mdpl dengan luas 7.000 meter persegi. Awal mula ditemukan pada tahun 1971 yaitu sejenis batuan menyerupai batu Paseban Tri Panca Tunggal, sebuah tempat cagar budaya di Kuningan.

Terdapat batu menhir setinggi 2,5 meter yang akan menyambut Teman Traveler saat memasuki area Taman Purbakala Cipari. Kemudian ada batu altar, batu gelang, dakon dan dolmen. Penemuan batu-batu besar ini pada zaman dahulu berfungsi sebagai media komunikasi dengan arwah nenek moyang, ritual dan pemujaan.

Selain wisata sejarah kawasan Taman Purbakala Cipari sangat sejuk dan asri jadi Teman Traveler tidak perlu takut akan bosan. Situs ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB untuk tiket masuk dipungut sebesar Rp 5.000 saja.

2. Situs Taman Purbakala Pugungraharjo, Lampung

Salah satu Benteng Pugungraharjo via Instagram

Situs Taman Purbakala Pugungraharjo terletak di Desa Pugungraharjo Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Pada tahun 1957 awal ditemukan berupa arca yang bercirikan masa klasik dan berlanggam Budhis.

Taman Purbakala Pugungraharjo dikelilingi benteng berupa gundukan tanah mulai dari barat ke timur, sebagai bentuk perlindungan akan binatang buas atau untuk pertahanan diri pada zaman dahulu.

Fitur yang ditemukan berupa benteng pugungraharjo, punden berundak, batu berlubang, lumpang batu, batu bergores, kompleks batu kandang (batu mayat) dan keramik. Merupakan peninggalan megalitik, klasik (Hindu-Budha) hingga masa Islam.

Taman Purbakala Pugungraharjo ini selain sebagai wisata edukasi juga bisa menjadi tempat spot foto menarik pada gundukan bentengnya. Teman Traveler dapat berkunjung setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB dengan harga tiket sebesar Rp 8.000 saja.

3. Situs Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Palembang

Replika Kapal Laksamana Cheng Ho via Instagram

Selanjutnya Teman Traveler akan diajak ke Kota Palembang ada Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya terletak di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Letaknya di tepi utara Sungai Musi berhadapan dengan pertemuan Sungai Musi-Ogan-Kramasan.

Berupa fitur bangunan air yang keseluruhan terdiri dari kolam, kanal dan dua pulau (Pulau Nangka dan Pulau Cempaka) serta parit-parit kanan kiri pulau sebagai penghubung menuju Sungai Musi, total luas area 20 hektare.

Ditemukan juga barang seperti keramik, manik-manik serta struktur batu bata berasal dari Dinasti Tiongkok Tang, Song, Yuan dan Qing. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya ini juga disebut situs Karanganyar yang merupakan pusat kegiatan dan pemukiman masyarakat pada masa itu.

Fasilitas pada situs ini terdapat Museum Sriwijaya, Prasasti Kedukan Bukit menceritakan Siddhayatra Dapunta Hyang dan replika kapal Laksamana Cheng Ho. Ada juga beberapa pulau buatan sebagai spot foto yang menarik. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya dapat dikunjungi setiap hari dengan tiket masuk Rp 4.000 saja, jam buka mulai dari pukul 08.00-18.00 WIB.

4. Situs Taman Purbakala Tubaba, Tulangbawang Lampung

Salah satu pengunjung berpose pada situs batu Taman Purbakala Tubaba via Instagram

Baru saja diresmikan pada awal tahun 2020, Situs Taman Purbakala Tubaba ini dibangun bertujuan agar anak cucu dapat membaca kearifan peninggalan leluhur serta sebagai wisata edukasi dan budaya. Situs ini juga disebut Megalithic Millenium Art dengan konsep taman megalitikum dan taman purbakala.

Berada di tiga Lokasi yaitu pada Las Sengok di Tiyuh Karta Kecamatan Tulangbawang udik, Ulluan Nughik di Tiyuh Panaragan dan kompleks Sesat Agung Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Pada setiap area memiliki makna yang berbeda salah satunya seperti Ulluan Nughik disebut Bunian yaitu makhluk yang akan menjaga pepohonan, sumber air dan kelestarian alam.

Taman Purbakala Tubaba ini dapat menjadi spot foto instagenic di situs-situs batu buatannya. Wisata budaya ini buka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00, situs ini cukup ramai didatangi saat akhir pekan.

4 lokasi taman purbakala di atas dapat menjadi referensi wisata edukasi pada akhir pekan Teman Traveler.

Advertisement
Tags
sejarah megalitikum Wisata Sejarah Indonesia
Share