Tahu Campur Pak Sadak Surabaya, Rela Meski Antre Panjang

Surabaya memang dikenal sebagai surganya kuliner. Beragam jenis jajanan dan masakan bisa Teman Traveler temukan di Kota Pahlawan. Salah satu yang cukup populer adalah tahu campur. Nah, jika kalian ingin mencoba yang legendaris, cobalah mampir ke Tahu Campur Pak Sadak.

Tahu Campur Pak Sadak merupakan salah satu yang sudah lumayan terkenal di seantero Surabaya. Meski harus antre panjang demi menyantap kuliner ini, saya rela. Sebab rasanya memang seenak itu Teman Traveler. Yuk, simak ulasannya bersama.

Lokasi Strategis

img_20190906_083310_9wU.jpg
Kedai Pak Sadak bisa ditemukan dengan mudah (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Warung Pak Sadak saat menempati halaman parkir Gedung Juang 45 (Universitas Gema 45) di Jalan Mayjen Sungkono, tepat di seberang area Mall Ciputra World. Dulunya Pak Sadak sempat berjualan di area belakang gedung, namun seiring berjalannya waktu ia memutuskan pindah ke tempat yang lebih luas. 

Begitu sampai di lokasi, Teman Traveler akan menemukan spanduk besar bertuliskan ‘Pak Sadak Tahu Campur Lamongan’ terpasang di dinding dekat pintu masuk Gedung Juang 45. Mengusung konsep warung tenda sederhana, kedai legendaris ini buka sekitar pukul 17.00 hingga habis sekitar pukul 23.00.   

Ada Nomor antrian

pak_sadak_9AZ.jpg
Makin nikmat disantap dengan krupuk (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Teman Traveler harus sabar jika ingin makan di sini, sebab antreannya lumayan panjang. Bahkan sebelum memesan, kalian diwajibkan mengambil nomor antrean. Berikutnya pegawai mereka akan memanggil pelanggan satu-persatu dan melayani sesuai urutan.

Menurut saya sistem ini sangat adil. Meski antreannya kadang bisa sangat panjang, saya jamin Teman Traveler takkan rugi karena sajian tahu campur di sini sangat menggugah selera. Enak banget!  

tahu_campur_pak_sadak_6cb.png
Tahu campur siap disajikan (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Dari awal buka sampai malam menjelang tutup, warung ini tak pernah nampak sepi pengunjung. Saya dan seorang teman pernah bersantap di sini sekitar pukul 22.00 dan kala itu antreannya masih cukup panjang lho. Benar-benar luar biasa Teman Traveler.  

Petis dan Kuah Nikmat

tahu_campur_pak_sadak_BjM.jpg
Dibawa pulang pun bisa (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Seperti tahu campur pada umumnya, racikan Pak Sadak terdiri dari kecambah, daun selada, mie kuning, potongan tahu goreng, dan perkedel singkong parut alias lento. Semuanya dicampur petis dan disiram kuah kaldu daging yang kaya rempah.

Satu hal yang membedakan Tahu Campur Pak Sadak dari hidangan sejenis adalah rasa petisnya. Terasa lebih sedap dan tajam ketika menyentuh lidah. Kuah kaldunya juga lebih kental, berikan cita rasa rempah yang kaya. Paduannya ciptakan sensasi nikmat ketika disantap selagi hangat. 

Oh ya, seporsi tahu campur di sini juga dilengkapi potongan daging, tetelan, dan kikil berukuran lumayan besar lho. Jarang menemukan yang seperti ini di kedai tahu campur lain. Porsi kuahnya juga cukup melimpah. Oleh karena itu, nggak bakal rugi deh antre lama di sini.

Terkenal di Kalangan Pecinta Kuliner

Pengunjung warung Pak Sadak biasanya datang dari seluruh penjuru Surabaya. Popularitas kuliner ini sudah diakui oleh para petualang rasa di Kota Pahlawan. Tak berlebihan jika disematkan label ‘legendaris’. Sejumlah food vlogger bahkan sudah sempat mampir dan memberikan ulasan. Tak heran jika lantas jumlah pelanggannya cukup banyak.

Hingga artikel ini ditulis, seporsi tahu campur ala Pak Sadak ditawarkan seharga Rp20.000. Cukup mahal, namun Teman Traveler akan mendapatkan porsi lumayan banyak. Dimakan di tempat akan terasa mantap, dibungkus bawa pulang pun juga oke.

Nah, bagaimana, tertarik mencicipi enaknya Tahu Campur Pak Sadak? Jangan lupa mampir saat sedang liburan di Surabaya ya Teman Traveler.

Tags
kontributor kuliner surabaya Surabaya tahu campur pak sadak Travelingyuk
Share