Menyusuri Sungai Alas, Membelah Taman Nasional Gunung Leuser di Serambi Mekah

Advertisement
Advertisement

Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekah menyimpan wisata alam menakjubkan, salah satunya Sungai Alas yang masih dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Bila ingin menikmati paket lengkap keelokan alam di sini, Teman Traveler bisa menyusuri sungai menggunakan perahu. Berikut ulasan lengkapnya.

Taman Nasional Gunung Leuser

dsc_1154_Bb5.JPG
Pemandangan sekat Sungai via Tim Lawe Alas XPDC Himapala Unesa

Keindahan Serambi Mekah dapat dilihat di Taman Nasional Gunung Leuser yang semakin populer setelah dikunjungi oleh aktor Hollywood, Leonardo DiCaprio. Gunung Leuser merupakan lakon utama yang menjadi daya tarik tersendiri untuk para pendaki. Rute pendakian yang panjang, medan terjal, serta keragaman hutan yang ditawarkan menjadi mimpi bagi setiap pendaki.

Sungai Alas

dsc_0620_n8Q.JPG
Jeram Sungai via Tim Lawe Alas XPDC Himapala Unesa

Alas merupakan sungai terpanjang di Provinsi Aceh yang membentang di tiga kabupaten dan satu kota. Melewati Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tengara, Aceh Singkil dan Kota Subulusalam.

Penyebutan untuk sungai ini pun berbeda di tiap kabupaten yang dilewatinya. Di Gayo Lues bernama Aih Betotong atau Aih Agusen, di Aceh Tenggara masyarakat menyebutnya Lawe Alas, di Aceh Singkil dinamai Sungai Singkil sementara di Subulussalam bernama Lae Soraya.

Sungai Alas
Sebagian Lahan terbuka via Tim Lawe Alas XPDC Himapala Unesa

Menyusuri Aliran Sungai

Sungai Alas
Air terjun sekitar sungai via Tim Lawe Alas XPDC Himapala Unesa

Menikmati Taman Nasional Gunung Leuser dengan cara istimewa yaitu dengan menyusuri sungai. Wisata di Aceh ini memang tersohor di kalangan rafter (pecinta arung jeram), dengan tingkat kesulitan (grade) antara 3-4. Artinya terdapat riam yang diiringi gelombang-gelombang yang tak terduga serta tingkungan tajam di beberapa titik.

Selain berarung jeram, keindahan sungai dapat dinikmati dengan menggunakan perahu kayu mesin seperti yang pernah dilakukan oleh Leonardo DiCaprio beserta rekannya. Ada beberapa titik sungai yang berarus tenang, jadi aman untuk dilewati perahu kayu.

Pastinya dengan pengemudi yang sudah mumpuni. Sama halnya dengan perahu karet, pengemudi perahu kayu harus cekatan dalam mengatur kemudi.

Sungai Alas
Perahu Kayu via Tim Lawe Alas XPDC Himapala Unesa

Kekayaan Hayati Sekitar Sungai

Sungai Alas
Satwa endemik TNGL. via Rahmad Fajar Syaifulloh

Selain kedahsyatan jeram sungainya, Taman Nasional Gunung Leuser juga menawarkan pemandangan hutan yang begitu cantik nan hijau. Kicauan burung terdengar begitu merdu, sesekali terdengar teriakan monyet yang tak terlihat batang hidungnya.

Jika beruntung, dapat melihat hewan yang turun untuk minum. Keanekaragaman flora faunanya pun begitu kaya, terlihat betapa rimbun dan gelap di balik Taman Nasional Gunung Leuser. Inilah rumahnya para beruk dan orang uutan serta fauna endemik lainya.

received_400613397278134_T8u.jpeg
Satwa endemik TNGL. via Rahmad Fajar Syaifulloh
Sungai Alas
Satwa endemik TNGL. via Rahmad Fajar Syaifulloh
Flora Sungai Alas
Flora sekitar bantaran sungai via Tim Lawe Alas XPDC Himapala Unesa

Sungguh menarik bukan menyusuri Sungai Alas. Bila berwisata ke Serambi Mekah, sempatkan untuk mencobanya, ya.

Advertisement
Tags
Aceh Indonesia kontributor sungai alas Taman Nasional Gunung Leuser Travelingyuk Wisata
Share