Stonehenge Cangkringan, Nuansa Britania di Jogja, Siapkan Posemu!

Gallant Tsany A

Gallant Tsany A

On Indonesia
Stonehenge Cangkringan Stonehenge Cangkringan

Jogja seolah tak henti-henti menyajikan wisata baru. Entah alami maupun buatan, rasanya tiap tahun ada lebih dari satu lokasi anyar muncul di Kota Gudeg. Salah satunya adalah Stonehenge Cangkringan. Alih-alih berada di tengah kota, lokasinya justru berada di ujung utara. Tepatnya di kaki Gunung Merapi.

Usai sempat mengalami kerusakan parah pasca erupsi 2010, Merapi seakan mencoba membangkitkan kembali gairah wisatanya. Beberapa destinasi dibangun ulang, ada yang dipercantik, ada juga yang baru dibangun.

Deretan batuan ala Stonehenge (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Lava Tour menggunakan jeep dan Museum hidup Desa Cangkringan merupakan beberapa tempat wisata yang muncul pasca letusan dahsyat Merapi. Selain itu ada juga Stonehenge Cangkringan, wisata buatan anyar yang mirip dengan luar negeri.

Wisata Baru Mengadopsi Wisata Lama

Drone view Stone Henge Cangkringan via instagram.com/adibiroe83

Mendengar nama Stonehenge tentu pikiran Teman Traveler langsung tertuju ke tempat wisata bersejarah kebanggaan Inggris dan Britania Raya. Nah, Stonehenge Cangkringan sendiri memang sengaja mengadopsi struktur unik yang ada di Negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Dari segi bentuk terlihat sangat mirip. Sulit dibedakan dengan aslinya, kecuali oleh mereka yang sudah ahli. Bedanya, Stonehenge Inggris berada di sekitar padang rumput luas, sementara Stonehenge Cangkringan terletak di kaki Gunung Merapi.

Dibuat dari Batuan Sisa Erupsi

Mirip seperti di Inggris via Instagram.com/canro.simarmata

Tak sekedar asal membuat destinasi dengan nuansa kekinian, ternyata ada cerita menarik di balik ide pengelola untuk membuat replika Stonehenge ini. Struktur mirip tempat bersejarah di Inggris tersebut ternyata berdiri dengan memanfaatkan batuan sisa erupsi Merapi.

Tak heran jika tampilannya terlihat sangat natural. Bentuk strukturnya juga sangat mirip dengan dengan Stonehenge di Inggris. Bagi Teman Traveler yang belum sempat berkunjung ke Negeri Ratu Elizabeth, bisa coba datang dulu ke Cangkringan untuk melihat replikanya.

Tampil Kece di Stone Henge / sumber: instagram @elvasyahrina95

Tiket Murah, Fasilitas Lengkap dan Kekinian

Dengan tiket sebesar Rp10.000 per orang, Teman Traveler sudah bisa menjelajah sekitar Stonehenge Cangkringan dan berfoto sepuasnya. Kalian juga bebas mengakses berbagai fasilitas umum yang tersedia, seperti toilet dan lahan parkir.

Stonehenge Cangkringan berlokasi di Desa Kepuharjo, Cangkringan,
Sleman, Jogja. Tak jauh dari sini terdapat lokasi wisata menarik lain bernama The Lost World Castle. Teman Traveler bisa menemukan banyak spot cantik bernuansa fantasi dan abad pertengahan di sana.

Aman dan Mudah Dijangkau

Mencoba Bergaya di Stonehenge via Instagram.com/poppytriana

Meski berada di jalur erupsi, Teman Traveler tak perlu khawatir mengunjungi Stonehenge Cangkringan. Pengelola sudah menyiapkan jalur evakuasi khusus. Andai terjadi sesuatu yang tak diinginkan, kalian dijamin bisa segera menjauh ke area aman.

Wisata unik ini belakangan tengah jadi primadona di antara wisatawan lokal maupun luar Jogja. Tak heran, mengingat bentuk dan tampilannya sangat menarik. Teman Traveler yang mengaku penikmat wisata kekinian tentu wajib mengunjungi destinasi ini.

Foto bersama pasangan di Stonehenge (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Untuk menuju Stonehenge Cangkringan tidak terlalu sulit. Teman Traveler bisa memanfaatkan petunjuk arah dari aplikasi peta. Kalian juga bisa menyewa jeep di sekitar area Jalan Kaliurang. Jeep tersebut biasanya digunakan untuk Lava Tour, namun kalian juga bisa menyewanya untuk perjalanan menuju Stonehenge atau The Lost World Castle.

Bagaimana Teman Traveler? Jangan lupa siapkan outfit terbaik kalian saat berkunjung ke sini. Stonehenge Cangkringan buka setiap hari, antara pukul 07.00 hingga 18.00. Selamat menjajal suasana Britania di Jogja.