Sinio Malang, Nongkrong Hits ala Angkringan

Malang memiliki segudang tempat nongkrong hits favorit kaum muda. Di antara sederet pilihan yang ada, Sinio Malang tawarkan konsep yang menurut saya lumayan unik. Sepintas interior dan eksteriornya mirip seperti kafe atau resto modern. Namun ketika melihat menu yang ditawarkan, Teman Traveler bakal melihat sajian ala kedai angkringan! Penasaran? Yuk, simak ulasan saya selengkapnya.

Lokasi Sinio Kafe

img_3040_TML.jpg
Salah satu sudut di lantai satu Sinio (c) Rosita/Travelingyuk
img_3033_iTh.jpg
Sinio tampak depan (c) Rosita/Travelingyuk

Dari segi nama, Sinio memang terdengar unik. Dalam Bahasa Jawa, kata tersebut biasa digunakan untuk memanggil lawan bicara, agar datang ke tempat kita berada. Mungkin inilah yang membuat pemilik kafe lantas memberi nama sedemikian rupa, agar pembeli tertarik mampir ke tempatnya.

img_3038_Zv2.jpg
Lantai satu mengusung konsep indoor (c) Rosita/Travelingyuk

Beralamat di Jalan B.S.Riyadi No 187, kafe ini menempati kawasan yang bagi warga Malang akrab dengan sebutan Oro-oro Dowo. Lokasinya bisa dibilang lumayan dekat dengan beberapa kampus. Selain itu jaraknya hanya sekitar 4,2 kilometer dari Stasiun Kota Malang.

Buat Teman Traveler yang tertarik mampir, pelankan laju kendaraan ketika sudah memasuki ruas jalan B.S. Riyadi. Kalian bakal melihat gedung warung Sinio di sisi kanan jalan.

Sajikan Menu Angkringan

img_3036_egv.jpg
Beragam menu angkringan yang tersedia (c) Rosita/Travelingyuk

Satu hal yang bikin Sinio terasa unik dibanding tempat nongkrong ala kekinian lainnya di Malang adalah pilihan menunya. Di sini Teman Traveler bakal temukan sejumlah sajian yang biasanya muncul di warung angkringan.

Kalian bisa pilih semuanya sesuai selera, dengan harga sangat ramah kantong. Begitu selesai, langsung saja lakukan pembayaran di kasir plus melakukan pemesanan minuman.

img_3037_Qi9.jpg
Aneka jajanan ala masa kecil (c) Rosita/Travelingyuk

Kafe ini juga tawarkan beragam jajanan tradisional yang mungkin sudah semakin jarang ditemui. Salah satunya adalah brondong jagung yang mungkin pernah Teman Traveler santap semasa kecil. Selain itu masih ada Wedang Uwuh, aneka kopi, Thai Tea, arbanat, serta beragam jenis jamu. Hmm, hampir semua menunya terkesan tradisional dan jadul ya?

Banyak Spot Instagenic

img_3039_FcE.jpg
Kursi tua yang mempercantik interior (c) Rosita/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang suka berburu spot Instagenic, Sinio wajib dikunjungi kala sedang liburan di Malang. Berbagai sudut ruangannya tampak begitu Instagenic. Bangunannya saja sudah kelihatan unik, dijamin bikin kalian terpukau.

Area konsumen di lantai satu sengaja dibuat dengan konsep indoor. Buat kalian yang lebih suka nongkrong dengan nuansa luar ruangan, langsung saja beranjak ke lantai dua. Manapun pilihan kalian, semuanya sama-sama tawarkan suasana asyik kok.

img_20190731170842_gsi.jpg
Salah satu sudut di lantai dua (c) Rosita/Travelingyuk

Setiap sudut di lantai satu suguhkan konsep Instagenic. Ada kursi tua yang masih terawat, sofa dengan warna senada, hingga sederet tanaman yang percantik interior. Memasuki lantai dua, Teman Traveler akan jumpai beberapa deret kursi kayu. Begitu malam tiba, deretan lampu kecil di sini akan ciptakan nuansa syahdu yang bikin acara nongkrong kalian makin berkesan.

Salah Satu Tempat Hits di Malang

img_3041_ujK.jpg
Daftar menu yang tersedia (c) Rosita/Travelingyuk

Sinio telah jadi salah satu tempat nongkrong hits di Malang. Jika penasaran Teman Traveler bisa mampir ke sini setiap hari, antara pukul 12.00 hingga 24.00. Waktu terbaik untuk mampir adalah antara sore hingga malam hari. Suasananya tidak terlalu ramai dan pencahayaan di sini terkesan lebih syahdu.

Itulah sekilas ulasan mengenai Sinio Malang, tempat nongkrong hits yang wajib masuk dalam list perjalanan liburan Teman Traveler. Jika kalian sedang menjelajah wisata Malang, jangan lupa mampir ke sini ya.

Tags
kontributor kuliner malang Malang sinio malang Travelingyuk
Share