Simpang Lima Semarang, Nikmati Malam di Kota Lumpia

Jika Kota Gudeg punya Tugu Jogja, Jakarta punya Monas, maka Semarang memiliki Simpang Lima. Kawasan ikonik Kota Lumpia ini berada di Jalan Simpang Lima, Pleburan. Lantas apa sih yang bikin tempat ini istimewa? Daripada penasaran, yuk simak ulasan saya berikut ini.

Berawal dari Lapangan Pancasila

Salah satu kendaraan hias di Simpang Lima (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Sebelum membahas lebih jauh mengenai apa yang bisa Teman Traveler lakukan di Simpang Lima, kita pelajari sedikit sejarahnya ya. Awalnya tempat ini bernama Lapangan Pancasila, namun sebutan yang sekarang muncul lantaran letaknya berada di tengah lima persimpangan. Mulai dari Jalan Pahlawan, Pandanaran, Ahmad Yani, Gajah Mada, hingga Ahmad Dahlan.

Mungkin banyak Teman Traveler yang belum tahu, alun-alun Semarang awalnya juga tidak terletak di sini. Mulanya ada di kawasan Kauman, namun sejak 1983 daerah ini mengalami penyempitan karena pembangunan Pasar Johar dan sejumlah pertokoan. Barulah sejak 1969, alun-alun anyar dibuka dan diberi nama Lapangan Pancasila.

Kerap Dipadati Wisatawan

Pemandangan sekitar saat malam (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Jika melewati kawasan ini saat pagi atau siang hari, Teman Traveler takkan melihat ada yang spesial. Namun semua akan berubah saat menjelang sore hingga malam hari. Suasana sekitar akan terlihat makin riuh, terutama berkat kunjungan wisatawan. Apalagi lokasinya sangat strategis, berada dekat tempat perbelanjaan.

Pas untuk Liburan Bareng Keluarga

Suasana sekitar saat malam (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Banyak hal bisa Teman Traveler lalukan di Simpang Lima. Kalian bisa sekedar beristirahat, menghabiskan waktu luang, maupun mencoba beragam wahana permainan. Kawasan ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman karena posisinya berada tepat di tengah kota. Sangat mudah dijangkau.

Salah satu permainan menarik yang bisa Teman Traveler coba adalah sepeda gandeng atau odong-odong, dihiasi beragam warna lampu – lampu menarik dan sanggup menampung 4-7 orang. Kalian bisa menyewa kendaraan hias ini untuk berkeliling maupun berfoto-foto.

Kendaraan hias yang bisa disewa (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang membawa anak, bisa coba mengajak si kecil bermain mobil-mobilan, motor-motoran, dan masih banyak lagi. Harga sewanya cukup bervariasi, namun semua masih wajar kok. Jika ingin murah, kalian bisa bayar patungan dengan yang lain.

Sering Gelar Event

Deretan lukisan anak (c) Chandra Xave/Travelingyuk
Area permainan balon (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Saking luasnya, Simpang Lima biasanya juga digunakan untuk menggelar beberapa event atau dijadikan tempat berkumpul oleh sejumlah komunitas. Bila Teman Traveler datang di waktu yang tepat, kalian bakal disambut berbagai acara seru di sini. Menarik banget bukan? Tapi ingat, semua ini hanya ada saat malam hari lho.

Area publik yang sangat luas (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Selain bisa bersantai serta bermain, Teman Traveler juga bisa menjajal asyiknya wisata kuliner di sekitaran Simpang Lima. Bagi kalian yang sedang liburan di Semarang, wajib nih mampir agar perjalanan kalian terasa makin lengkap.

Oh ya, masuk ke kawasan wisata ini gratis lho, tidak ada biaya tiket sama sekali. Ditambah lagi, areanya terbuka untuk pengunjung selama 24 jam non stop.

Tips Berkunjung

Deretan kendaraan hias (c) Chandra Xave/Travelingyuk

Ada beberapa tips yang bisa Teman Traveler praktekkan ketika berkunjung ke Simpang Lima. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, perhatikan posisi parkir karena kawasan ini sangat padat. Jangan sampai kendaraan kalian menganggu laju lalu lintas sekitar.

Berikutnya, hati-hati dalam menyebrang kareana jalanan sekitar sini sangat ramai. Jika mengajak anak kecil, awasi dengan baik. Pastikan mereka tidak berlarian ke arah jalan raya. Terakhir, jangan membuang sampah sembarangan dan jaga kebersihan lingkungan sekitar.

Tags
kontributor semarang Simpang Lima Travelingyuk wisata semarang
Share