Berkunjung ke Sigiriya Sri Lanka, Bekas Kompleks Istana dan Biara Kuno yang Berbentuk Singa

Sri Lanka mempunyai sebuah destinasi wisata populer bernama Sigiriya, yang berarti “Lion Rock”. Sesuai dengan namanya, tempat ini merupakan sebuah tempat tinggal yang berada di dataran tinggi berbatu.

Wisata Sri Lanka satu ini, konon menjadi salah satu contoh arsitektur kuno yang menakjubkan. Mengapa bisa begitu? Lalu, ada apa saja di Sigiriya? Informasi selengkapnya ada di ulasan berikut.

Bebatuan Berbentuk Singa

Bangunan Berbentuk Singa via Instagram @crystalhefner
Bangunan Berbentuk Singa via Instagram @crystalhefner

Sigiriya berakar dari kata Sihagri, yang secara harfiah berarti “Lion Rock”. Nama tersebut tercermin dari bebatuan ini yang berbentuk singa raksasa. Kini yang masih bisa disaksikan hanya kakinya, sebagai gerbang masuk. Sayangnya, bagian atas tempat ini sudah hancur termakan usia.

Berada di Dataran Tinggi Berbatu via Instagram @natgeoit
Berada di Dataran Tinggi Berbatu via Instagram @natgeoit

Selain istana dan biara, di dalam kompleks terdapat kebun air, gua, taman batu, dan taman bertingkat. Dilengkapi pula dengan sistem pengairan hidrolik terdiri dari kanal, pintu air, danau, bendungan, jembatan, air mancur, bahkan pompa bawah tanah. Sebuah arsitektur kuno yang menakjubkan.

Dibangun Pada Abad ke-3 SM

Dibangun Abad ke-3 SM via Instagram @thibaultxriviere
Dibangun Abad ke-3 SM via Instagram @thibaultxriviere

Sigiriya di Sri Lanka merupakan sebuah kompleks biara yang dibangun pada abad ke-3 SM. Kemudian, pada abad ke-5, seorang raja bernama Kasyapa memutuskan untuk membangun kediaman di area ini.

Dikelilingi Hutan via Instagram @miss_luzvy
Dikelilingi Hutan via Instagram @miss_luzvy

Setelah kematian sang raja, Sigiriya berubah kembali menjadi biara Buddha. Namun, semenjak abad ke-14, area ini ditinggalkan dan menjadi terbengkalai.

Berada di Atas Ketinggian 370 Mdpl

Berada di Ketinggian 370 Mdpl via Instagram @travaling_vibes
Berada di Ketinggian 370 Mdpl via Instagram @travaling_vibes

Keunikan lain Sigiriya Sri Lanka adalah lokasinya yang berada 370 meter di atas permukaan laut. Selain itu, kompleks tersebut dibangun di atas satu buah dataran tinggi berbatu raksasa, setinggi kurang lebih 200 meter. Bebatuan tersebut terbuat dari muntahan lava gunung yang telah punah.

Terdapat Mirror Wall

Salah Satu Sudutnya Ada Mirror Wall via Instagram @aniapakulska_wakegirl
Salah Satu Sudutnya Ada Mirror Wall via Instagram @aniapakulska_wakegirl

Atraksi menarik lain di Sigiriya Sri Lanka adalah Mirror Wall. Dahulu, salah satu spot dinding batu dipoles sedemikian rupa sampai mengilap. Sehingga sang raja dapat bercermin.

Mirror Wall juga cukup populer di kalangan para pengunjungnya, bahkan semenjak masih menjadi biara. Terlihat dari prasasti dan puisi buatan mereka di dinding tersebut. Prasasti tertuanya berasal dari kira-kira abad ke-8.

Destinasi Wisata Populer di Sri Lanka

Gerbang Kaki Singa via Instagram @bornfreeceylon
Gerbang Kaki Singa via Instagram @bornfreeceylon

Destinasi wisata populer yang juga menjadi Situs Warisan Budaya UNESCO ini berlokasi di kawasan bernama Sigiriya. Mengingat posisinya yang berada di puncak dataran tinggi berbatu, pelancong harus mendaki menuju kompleks ini selama kurang lebih 15 sampai 20 menit.

Menyusuri Sigiriya via Instagram @gabrielrojasphotography
Menyusuri Sigiriya via Instagram @gabrielrojasphotography

Sigiriya dapat dicapai dari Polonnaruwa, sebuah kota kuno di Sri Lanka. Memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Teman Traveler siapkan biaya tiket kira-kira Rp420 ribuan.

Seperti itulah gambaran kompleks istana batu berbentuk singa. Jangan lewatkan kesempatan berfoto di gerbang, yang terlihat kaki singanya. Teman Traveler mau liburan ke sini?

Tags
asia Luar negeri Situs Warisan Dunia sri lanka Wisata
Share