Menengok Sejarah Kebun Teh Kaligua, Sudah Berumur Hampir 1 Abad

Rani Aisyah

Rani Aisyah

On Indonesia
Hamparan Tanaman Teh di Kaligua via Shutterstock Hamparan Tanaman Teh di Kaligua via Shutterstock

Selain kopi, teh juga cukup sering dikonsumsi oleh penduduk Indonesia. Tidak heran terdapat beberapa perkebunan teh yang tersebar di penjuru Tanah Air. Selain sebagai penghasil daun teh terbaik, beberapa kebun juga dijadikan sebagai destinasi wisata. Tak sedikit juga yang menyimpan cerita asal-usul menarik, satu diantaranya adalah sejarah Kebun Teh Kaligua yang berada di Brebes. Nah untuk lebih lengkap, yuk dibaca ulasan berikut!

Dibangun saat Kolonial Belanda Tahun 1889

Kebun Teh Kaligua via Shutterstock

Sejarah kebun teh Kaligua yang terletak di Dusun Kaligua, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini disebutkan bahwa merupakan peninggalan dari zaman Belanda tahun 1889. Dibangunlah pabrik untuk mengolah hasil perkebunan menjadi teh hitam yang dikelola oleh warga Belanda. Sampai masa mendekati kemerdekaan Indonesia, kebun teh ini diambil alih oleh Jepang. Seiring berjalannya waktu, pengelola pun berganti-ganti sampai sekarang dipegang oleh PTPN 9, perusahaan bidang perkebunan di Indonesia.

Kesenian Ronggeng pada Perayaan Ulang Tahun Kebun Teh Kaligua

Tari Ronggeng via Instagram @itatochan
Tari Ronggeng via Instagram @itatochan

Dahulu ketika proses pembangunan pabrik teh pada tahun 1901, pekerja membawa ketel uap dan mesin lainnya dari Paguyangan menuju Kaligua, ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 20 hari. Untuk menghilangkan penat saat beristirahat, pekerja-pekerja tersebut disuguhi oleh kesenian tari Ronggeng Banyumas. Bahkan hingga kini pun, pertunjukan seni tersebut menjadi salah satu atraksi saat perayaan ulang tahun Kebun Teh Kaligua.

Gua Jepang di Kawasan Kebun Teh

Gua Jepang via Instagram @billyruspendi
Gua Jepang via Instagram @billyruspendi

Salah satu bukti sejarah kebun teh Kaligua masih bisa disaksikan hingga sekarang melalui Gua Jepang, yang berada di kawasan kebun. Dikarenakan sekitar tahun 1942, kebun teh ini diambil alih oleh pasukan Jepang, sehingga banyak tanaman teh yang rusak diganti dengan tanaman pangan lain. Mulut gua Jepang tersebut berukuran pendek bertujuan agar pasukan Belanda yang bertubuh tinggi kesusahan masuk ke dalam. Kalau Teman Traveler menjelajah gua, akan disambut oleh replika pasukan Jepang dengan orang Indonesia, menggambarkan penjajahan oleh bangsa tersebut. Saat bertualang di gua Jepang sebaiknya memakai jasa pemandu demi keselamatan, dan agar lebih mengetahui sejarahnya.

Berwisata di Kebun Teh Kaligua

Berwisata di Kebun Teh Kaligua via Instagram @dolankaligua
Berwisata di Kebun Teh Kaligua via Instagram @dolankaligua

Kebun Teh Kaligua memang dibuka untuk umum sebagai salah satu destinasi wisata. Daerah ini pun cukup tersohor di kalangan pelancong, berkat berbagai atraksi diantaranya gua Jepang, hamparan teh itu sendiri, kemudian juga Tuk Bening merupakan mata air yang dapat diminum langsung. Bahkan telah disediakan juga berbagai wahana sebut saja flying fox, jaring laba-laba, dan pemandian air panas.

Tidak disangka perkebunan teh yang selama ini terkenal sebagai wana wisata ini telah berdiri selama setidaknya 1 abad. Serta menyimpan cerita memilukan di masa lalu. Teman Traveler ada tidak nih  yang sudah mengunjungi kebun teh Kaligua? Boleh dong di share fotonya!