Menilik Sejarah Ayam Taliwang Sampai Akhirnya Menjadi Kuliner Perdamaian

Rani Aisyah

Rani Aisyah

On Indonesia
Sejarah Ayam Taliwang Sejarah Ayam Taliwang

Lombok merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang juga dikenal sebagai pulau 1000 masjid. Kawasan ini mempunyai kuliner yang unik, salah satu yang paling tersohor adalah ayam Taliwang. Penganan bercitarasa pedas ini banyak diburu oleh pelancong yang datang. Tidak hanya lezat, ternyata masakan ini mempunyai asal-usul sebagai makanan ‘perdamaian’. Bagaimana ceritanya? Baca terus, ya.

Muncul Saat Perang antara Kerajaan Selaparang dengan Kerajaan Karangasem Bali

Ayam Taliwang via Instagram @pondokkoki
Ayam Taliwang via Instagram @pondokkoki

Dahulu pasukan Kerajaan Taliwang yang bertempat di Kota Mataram didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang dalam perang melawan Kerajaan Karangasem. Orang-orang Taliwang ini mempunyai misi untuk melakukan pendekatan dengan Raja Karangasem agar pertempuran yang membawa banyak dampak buruk tersebut segera dihentikan. Masing-masing bagian mempunyai tugas sesuai keahliannya, misalnya juru masak yang bertugas untuk mengolah bahan-bahan sekitar menjadi penganan lezat.

Diracik dengan Bumbu dari Alam Sekitar Lokasi Peperangan

Olahan Ayam Bakar via Instagram @ardaniati_dania13
Olahan Ayam Bakar via Instagram @ardaniati_dania13

Rupanya salah satu resep juru masak dalam mengolah ayam kampung sesuai dengan selera masyarakat setempat. Ayam dibakar dengan berbagai rempah-rempah yang bisa didapatkan di sekitar kawasan itu, penganan ini sangat disukai oleh para penikmatinya yaitu pemimpin perang beserta prajuritnya. Kala itu olahan ayam biasanya hanya untuk upacara tertentu, merupakan hidangan mewah.

Pembauran antara Masyarakat Karang Taliwang dengan Masyarakat Sasak

Memiliki Cita Rasa Pedas Sesuai Selera Masyarakat Sasak via Shutterstock

Seiring berjalannya waktu, terjadi akulturasi antara masyarakat Karang Taliwang dengan penduduk Sasak, salah satunya dalam hal kuliner. Berlaku juga pada ayam Taliwang, pembuat pun melakukan penyesuaian dengan selera masyarakat Sasak yang menyukai masakan bercitarasa pedas. Oleh karena itu, kini olahan ayam bakar ini identik dengan rasa pedas nan sedap.

Didampingi Plecing Kangkung dan Beberuk Terong

Plecing Kangkung Pendamping Ayam Taliwang via Instagram @foodfiestaindonesia
Plecing Kangkung Pendamping Ayam Taliwang via Instagram @foodfiestaindonesia

Layaknya lauk lain yang didampingin oleh berbagai sayuran, ayam Taliwang cocok disandingkan dengan plecing kangkung atau beberuk terong, yang merupakan lalapan dan kacang panjang dicampur dengan sambal tomat pedas. Tidak lupa juga disantap bersama nasi hangat. Teman Traveler pun bisa menemukan ayam Taliwang di Lombok mulai dari warung pinggir jalan hingga restoran, bahkan daerah lain pun menyediakan kuliner khas ini.

Tidak disangka penganan khas Lombok ini berawal dari zaman peperangan sampai kini menjadi begitu populer. Sejarah di balik kuliner Indonesia memang selalu menarik untuk dikulik ya. Bagaimana nih menurut Teman Traveler tentang makanan bercitarasa pedas ini?