Sego Sambel Cak Uut, Bikin Nagih Rela Antre Satu Jam!

Indonesia memiliki beragam kuliner bercita rasa pedas di setiap daerah. Jenis sambal pun bervariasi bergantung wilayah, seperti Sambal Roa Manado, Sambal Matah Bali, dan masih banyak lagi. Nah, di Malang kini ada sebuah kuliner pedas fenomenal bertajuk Sego Sambel Cak Uut.

Warung ini sajikan perpaduan sambal tempong khas Banyuwangi dengan berbagai isian. Rasanya begitu lezat dan bikin nagih, hingga sejumlah pelanggan rela antre sejam hanya demi menikmatinya. Penasaran? Yuk, simak cerita saya saat menyantap Sego Sambel Cak Uut!

Sambal Tempong Khas Banyuwangi

lrm_export_498827190524076_20190906_101951422_hlL.jpg
Sambal tempe (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Sego Sambel Cak Uut mulai populer di kalangan milenial pecinta pedas di Malang sejak setahun terakhir. Bila Teman Traveler melewati kawasan sekitar Dieng Plaza, wajib hukumnya mampir ke warung Cak Uut. Alamatnya ada di Jalan Simpang Raya Langsep no. 30, berada di dalam lingkungan perumahan. Mereka biasanya buka antara Sabtu-Kamis, mulai pukul 09.00 hingga 17.00.

lrm_export_499086331761529_20190906_102410564_P0V.jpg
Beragam menu favorit (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Bila dibandingkan dengan tempat lain sajian di sini terasa istimewa karena menggunakan sambal tempong khas Banyuwangi. Diracik tanpa terasi dan tomat yang digunakan adalah jenis ranti, yang bentuknya seperti bunga. Tomat ini biasanya tumbuh di kawasan sekitar Banyuwangi, dengan rasa manis segar.

Sambal tempong sendiri sudah menjadi salah satu kuliner populer di Jawa Timur. Nah, kini Teman Traveler bisa mencicipi cita rasanya di Malang. Oh ya, di sini kalian juga bisa memesan sambal bawang yang tak kalah lezat lho.

Sambal Pete Jadi Primadona

lrm_export_498658117713098_20190906_101702350_11v.jpg
Tumpukan pete siap diolah (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Apakah Teman Traveler termasuk pecinta pete? Pas sekali bila kalian membaca datang ke sini, karena warung Cak Uut merupakan surganya pete.

Teman Traveler bisa pesan Sambal pete yang rasanya ‘bukan kaleng-kaleng.’ Terasa mantap dengan pete melimpah. Kenikmatannya dijamin bisa bikin gagal diet lho.

Dari foto di atas saja Teman Traveler sudah bisa lihat betapa pete jadi hidangan favorit di sini. Seporsi besar sambal pete ala Cak Uut bisa kalian dapatkan seharga Rp20.000. Hati-hati, bisa mabok pete kalian!

lrm_export_498858736979480_20190906_102022969_Cwl.jpg
Sambal cumi pete (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Tidak hanya sambal pete, disini Teman Traveler juga bisa pilih kombinasi beragam sambal dengan aneka lauk. Semuanya disajikan bersama pete melimpah. Satu menu yang paling banyak diminati adalah sego sambel cumi pete dan sambal udang pete.

Saya sendiri memilih pesan menu paket nasi sambal cumi hitam pete. Cuminya terasa segar dan tidak amis Teman Traveler. Kombinasi sepiring nasi dengan sambal cumi hitam plus pete di sini benar-benar terasa maknyus!

Masih Banyak Menu Favorit Lainnya

lrm_export_498695922295063_20190906_101740154_tSG.jpg
Botok telur asin (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Teman Traveler tidak suka pedas? Jangan khawatir karena di sini tersaji banyak menu pilihan lain yang tidak kalah nikmat. Contohnya botok telur asin, yang juga jadi salah satu best seller di sini. Sajian ini dimasak dengan santan kental dengan tambahan bumbu rempah, daun kemangi, dan irisan tomat. Semua bahan tersebut lantas dibungkus dengan daun pisang sebelum kemudian dikukus.

Begitu disajikan, aromanya sangat menggoda. Ketika dicicipi, rasanya segar dan cocok di lidah saya. Teman Traveler juga wajib coba.

lrm_export_498716134557503_20190906_101800366_L1O.jpg
Sambal Cakalang (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Ada dua jenis menu yang ditawarkan warung ini, yakni menu satuan atau paket nasi. Jika Teman Traveler ingin makan beramai-ramai, sebaiknya pesan sambal satuan dengan porsi besar. Namun jika datang sendiri, saya sarankan pesan menu paket nasi karena lebih hemat.

Menu paket ditawarkan mulai Rp10.000 hingga Rp28.000 per porsi, tergantung dari lauk yang dipilih. Sedangkan untuk menu sambal satuan harganya dibanderol mulai Rp4.000 hingga Rp40.000. Tenang saja, semuanya sepadan dengan porsi dan kenikmatan tiada tara yang ditawarkan.

Bisa Antre Satu Jam

lrm_export_498940660363564_20190906_102144892_G53.jpg
Konsep tradisional (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Warung ini bisa dibilang cukup sederhana dengan coba tonjolkan konsep tradisional. Tempat makannya terbuat dari tiang kayu dengan atap genteng. Begitu pula dengan meja dan kursinya. Di sisi lain, terdapat deretan gazebo bagi pengunjung yang ingin duduk lesehan.

Lantaran berada di lingkungan perumahan, suasana di sini tidak terkesan berisik. Teman Traveler akan mendengar suara gemericik air dari sungai sekitar. Jadi terasa asri dan homey sekali.

lrm_export_498983813966255_20190906_102228046_Pcj.jpg
Antrean di warung Cak Uut (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Saya sendiri butuh usaha ekstra ketika ingin menikmati Sego Sambel Cak Uut. Antreannya bisa sampai satu jam lho Teman Traveler. Saran saya, datang lebih awal agar segera mendapatkan tempat duduk. Selain itu, jangan mampir terlalu sore jika tak ingin gigit jari, sebab warung ini seringkali tutup lebih awal bila semua makanan sudah habis.

Teman Traveler pecinta pedas yang sedang wisata Malang wajib mencicipi kuliner satu ini. Hati-hati kalap karena semua menu di sini enak. Bisa gagal diet nih!

Tags
kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share