Pedasnya Nasi Tempong Mbok Nah Banyuwangi, Berasa Ditampar!

Banyuwangi tak hanya dikenal dengan keindahan alamnya. Kota di ujung timur Jawa ini juga punya aneka kuliner lezat. Salah satunya adalah nasi tempong. Saya sendiri sempat mencicipi Nasi Tempong Mbok Nah yang legendaris kala berada di kawasan Sunrise of Java.

Suasana di warung Nasi Tempong Mbok Nah (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Tak hanya lezat, Nasi Tempong Mbok Nah juga dilengkapi sambal khas dengan rasa mantap. Pedasnya benar-benar bikin melek, serasa ditampar! Penasaran? Yuk, simak ulasan saya tentang kuliner Banyuwangi berikut ini.

Berasa Ditampar

Seporsi Nasi Tempong (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Nasi tempong atau biasa disebut sego tempong adalah nasi yang disajikan dengan beragam sayuran rebus dan lauk. Sayurannya biasa terdiri dari bayam, kubis, kacang panjang, kenikir, dan sawi. Sementara untuk lauk umumnya menggunakan tahu goreng, tempe goreng, bakwan jagung, serta ikan jambal goreng.

Namun menurut saya pribadi, salah satu yang paling menarik dari nasi tempong adalah sambalnya yang super pedas. Kata Tempong dalam Bahasa Osing, bahasa penduduk asli Banyuwangi, memiliki arti ditampar. Sajian ini lantas dinamakan demikian karena pedas sambalnya memang begitu nampol.

Aneka pilihan lauk (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Selama berada di Warung Nasi Tempong Mbok Nah, Teman Traveler bisa pilih aneka lauk tambahan seperti ikan tongkol, lele, udang, ampela ati, telur goreng, dan masih banyak lagi. Sementara untuk sambalnya, kalian bisa menentukan sendiri tingkat kepedasan. Tak perlu khawatir bagi yang tidak terlalu menyukai pedas.

Murah Meriah

Kesibukan penjual (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Teman Traveler takkan kesulitan mencari penjual nasi tempong di Banyuwangi. Sajian khas ini biasanya dijajakan di warung atau depot kecil, karena dulunya memang merupakan makanan rakyat jelata atau petani.

Namun seiring berjalannya waktu, nasi tempong berkembang menjadi kuliner khas Banyuwangi. Peminatnya pun datang dari berbagai kalangan. Tak hanya enak, sajian satu ini juga identik dengan harganya juga beneran murah lho Teman Traveler.

Antrean pengunjung di Warung Mbok Nah (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Seporsi nasi tempong di sini dibanderol sekitar Rp8.000 hingga belasan ribu rupiah saja, tergantung lauk tambahannya. Kala berkunjung ke sini, saya hanya perlu mengeluarkan uang Rp11.000 untuk seporsi nasi tempong dengan lauk tambahan telur goreng. Sangat terjangkau bukan?

Lokasi Strategis

Lokasi Nasi Tempong Mbok Nah (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Warung Mbok Nah beralamat di Jalan Kolonel Sugiono no.16, Kertosari, Banyuwangi. Posisinya sangat strategis lantaran berada tak jauh dari Taman Blambangan. Kedai legendaris ini buka tiap hari, kecuali Jumat. Teman Traveler bisa mampir antara pukul 09.00 hingga 00.00.

Selalu Ramai Pengunjung

Pengunjung sedang antre Pesanan (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Buka sejak 1980-an, kedai satu ini tak pernah nampak sepi pengunjung. Dengan rasa lezat dan harga murahnya, kuliner legendaris ini sanggup bertahan melewati banyak persaingan selama beberapa dekade. Meski ada banyak warung nasi tempong enak di Banyuwangi, belum lengkap rasanya jika tak mampir ke sini.

Pembeli memadati area sekitar kasir (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Antrean pengunjung selalu terlihat padat di Warung Nasi Tempong Mbok Nah. Bisa dibayangkan ya, berapa omset yang mereka dapat tiap hari. Pastinya banyak banget.

Terlepas dari itu, Teman Traveler yang menyukai kuliner pedas wajib mampir ke sini. Selagi jalan-jalan di Banyuwangi, sempatkanlah mampir ke warung Mbok Nah yang legendaris. Dijamin takkan menyesal dan pasti ingin kembali lagi. Selamat mencoba!

Tags
Banyuwangi kontributor kuliner banyuwangi Travelingyuk
Share