Sego Cawuk Mak Mantih, Kuliner Legendaris Banyuwangi Sejak 1972

Keindahan wisata Banyuwangi sudah tak perlu ditanyakan lagi. Begitu pula dengan makanan khasnya yang selalu memuaskan lidah para pecinta kuliner. Selain sego tempong, sego cawuk juga tak boleh ketinggalan. Sajian istimewa ini dapat Teman Traveler temukan di warung Sego Cawuk Mak Mantih. Di mana letaknya? Yuk, simak penuturan dari Kontributor Travelingyuk, Ismira berikut ini.

Hidangan Istimewa dengan Kuah Pindang

Sego Cawuk Mak Mantih (c) Ismiraa/Travelingyuk
Sego Cawuk Mak Mantih (c) Ismiraa/Travelingyuk

Sego Cawuk adalah salah satu makanan khas dari Kabupaten Banyuwangi yang cocok dijadikan menu sarapan. Walaupun banyak yang berjualan kuliner ini, tapi Sego Cawuk Mak Mantih (76) yang ada di Dusun Prejengan Desa Rogojampi Kecamatan Rogojampi wajib dicoba. Satu porsinya terdiri dari nasi yang disiram dengan kuah pindang khas Banyuwangi. Bisa dibayangkan bagaimana lezatnya menu satu ini, kan?

Isi Menu yang Menggugah Selera

Mak Mantih penjual Sego Cawuk Banyuwangi (c) Ismiraa/Travelingyuk
Mak Mantih penjual Sego Cawuk Banyuwangi (c) Ismiraa/Travelingyuk

Tak hanya kuah pindang, seporsi sego cawuk ini juga disajikan dengan parutan kelapa muda dan serutan jagung bakar yang dibumbui cabai, bawang merah, bawang putih serta sedikit asam. Untuk lauknya bisa dipilih, ada telur pindang, pepes ikan, pepes cumi, pepes telur ikan, kikil, dendang manis. Jika suka pedas, bisa minta ditambah sambal.

Rasanya jangan ditanya lagi. Gurih, segar dan sedikit pedas memenuhi mulut hanya dalam sekali suap. Walaupun terdiri dari banyak jenis bahan makanan di satu piring, namun rasa Sego Cawuk masih ringan dan cocok untuk sarapan. Bagi sebagian orang, mereka menikmati Sego Cawuk Mak Mantih dengan kerupuk kulit.

Letak Warung yang Mudah Dijangkau

Warung Mak Mantih (c) Ismira/Travelingyuk
Warung Mak Mantih (c) Ismira/Travelingyuk

Warung Mak Mantih letaknya tidak jauh dari stasiun Rogojampi Banyuwangi. Cukup berjalan kaki menuju pasar, maka Teman Traveler akan melewati warungnya. Kedai sederhana ini buka sekitar jam 6 pagi dan tutup maksimal pukul 11 siang. Sehari-hari, Mak Mantih menghabiskan rata-rata 10 kilogram beras dan jumlahnya akan bertambah saat akhir pekan ataupun musim liburan karena pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, bahkan dari kota Banyuwangi yang berjarak sekitar 12 kilometer dari Rogojampi.

Bangku yang disediakan juga tidak banyak, maksimal mampu menampung 15 orang. Namun sejak mulai buka, antrean pembeli sudah terlihat. Kebanyakan mereka adalah para pekerja yang akan berangkat dan mampir untuk beli sarapan. “Ada juga orang yang tinggal di luar kota sengaja kesini untuk mencicipi sego cawuk. Kadang juga dibungkus di bawa pulang atau beli pepesnya saja. Sudah banyak langgananannya. Kalau agak sepi ya di atas jam 9 tapi kadang nggak sampai jam 10 sudah habis,” kata Mak Mantih.

Itulah ulasan tentang kuliner khas Banyuwangi. Bagaimana, tertarik untuk mencoba Sego Cawuk Mak Mantih? Pastikan datang pagi agar tidak kehabisan ya!

Tags
Banyuwangi Indonesia Jawa Timur kuliner banyuwangi Travelingyuk
Share