Sate Lilit Pak Komang, Lezat Hemat dekat Pasar Sukawati

Sudah menentukan rencana liburan? Jika belum, berkunjung ke Bali bukan ide buruk. Mungkin ada Teman Traveler yang sudah lebih dari sekali menginjakkan kaki di Pulau Dewata, namun percayalah masih banyak yang bisa dijelajahi. Salah satunya adalah Sate Lilit Pak Komang. 

Yap, kuliner Bali punya daya tarik yang tak kalah oke dibanding wisata alamnya. Sate Lilit Pak Komang sendiri cukup ternama lho di Pulau Dewata. Di antara deretan kafe-kafe hits, kedai satu ini masih beroperasi dan tetap dicintai para pelanggannya.

Sangat Sederhana

Warung sederhana Pak Komang (c) Natalia/Travelingyuk

Jangan menilai sesuatu dari luarnya saja. Pernah mendengar pepatah itu? Sangat pas rasanya digunakan untuk menggambarkan Sate Lilit Pak Komang. Terletak di pinggir jalan, warungnya bisa dibilang jauh dari modern. Sangat kecil dan sederhana. Namun coba saja tanya pada orang sekitar, semua bakal tahu soal kelezatan sate lilit di sini.

Bukan dari Ayam

Sate Lilit Pak Komang (c) Natalia/Travelingyuk

Jika biasanya sate lilit Bali terbuat dari ayam, maka yang satu ini berbeda. Sate Lilit Pak Komang menggunakan tenggiri, tentunya dengan tambahan racikan bumbu istimewa. Inilah yang membuat rasanya makin spesial.

Satu lagi yang bikin kuliner Bali ini spesial. Di sini tusukannya menggunakan batang pelepah kelapa yang masih muda. Sentuhan ini menimbulkan wangi khas saat sate dibakar. Menciumnya saja sudah bakal menggugah selera deh.

Murah Meriah

Olahan tradisional (c) Natalia/Travelingyuk

Sebelumnya, saya juga mikir-mikir mau berwisata kuliner di Bali. Tak bisa dipungkiri, sebagai salah satu daerah wisata terbaik di Indonesia, harga-harga jadi mahal di sini. Tak hanya hotel, makanan juga kebanyakan dipatok dengan banderol turis. Namun Teman Traveler bisa tenang karena harga makanan di sini masih ramah kantong, bahkan untuk wisatawan lokal seperti saya.

Seporsi sate lilit hanya dibanderol sekitar Rp10.000, dengan isi 10 tusuk. Makin istimewa karena biasanya disajikan dengan plecing kangkung dan taburan kacang. Selain nasi putih, warung ini juga sediakan nasi sela, yaitu nasi dengan potongan tela dan umbi lainnya. Manis dan cocok banget disantap dengan sate lilitnya.

Belum puas? Teman Traveler bisa pesan semangkuk kecil bakso ikan dengan kuah segar. Rasanya benar-benar mencuri perhatian. Langsung hangat begitu masuk tenggorokan dan perut.

Lokasi Strategis

Dekat Pasar Sukawati (c) Natalia/Travelingyuk

Demi makanan enak, biasanya orang akan rela menempuh jalan jauh dan medan sulit. Namun, tak perlu bersusah payah untuk mencicipi Sate Lilit Pak Komang. Lokasi kedainya sangat strategis, di Jalan Raya Sukowati. Yap, hanya sekitar 100 meter dari Pasar Seni Sukowati, tempat favorit wisatawan berburu oleh-oleh khas Bali.

Teman Traveler bisa singgah ke warung ini usai lelah berbelanja buah tangan untuk orang rumah. Cukup bermodal sekitar Rp25.000, kalian sudah bisa kenyang dengan porsi lengkap. 

Oh ya, jangan salah Teman Traveler, kelezatan kuliner satu ini juga sudah diakui oleh Chef Rudi yang terkenal itu lho. Siapa bilang makanan enak di Bali pasti mahal? Jangan lupa mampir ya.

Tags
kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share