Sate Kambing Muda bin Salamah Bondowoso yang Pas Saat Lebaran

Mengupas sisi lain Bondowoso takkan ada habisnya. Daerah berjuluk Kota Tape ini punya banyak kuliner Bondowoso menarik untuk dikulik. Salah satu yang sempat saya coba adalah Sate Kambing Muda bin Salamah. Benar-benar lezat, pas banget untuk berbuka.

Menu Mantap saat Lebaran

Suasana sore di sekitar kedai (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Sate kambing bisa jadi alternatif mantap saat lebaran. Terbukti saat saya mampir ke Bondowoso untuk urusan pekerjaan beberapa saat lalu. Begitu masuk ke salah satu jalan utama di sana, ada depot sederhana bertuliskan Sate Kambing bin Salamah yang tampak dipadati pengunjung.

Warungnya sederhana (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Dari situ saya simpulkan sajian di sini pasti enak dan layak dicoba. Ternyata saya gak salah Teman Traveler. Saya sendiri bukan orang yang terlalu suka olahan kambing, namun menurut saya cita rasa sate di sini benar-benar lezat.

Sudah Kondang di Bondowoso

Sate masih dibakar dan dikipasi secara manual (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Sate Kambing Muda bin Salamah termasuk salah satu kuliner legendaris di Bondowoso. Kelezatannya sudah begitu terkenal di antara masyarakat sekitar.

Beda dengan sate kambing umumnya, aroma lebus sama sekali tak tercium. Potongan dagingnya pun cukup besar. Mungkin karena yang digunakan adalah daging kambing muda, teksturnya terasa empuk saat digigit.

Dagingnya terasa empuk ketika digigit (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Saat saya amati, bumbu yang digunakan di sini berbeda dari bumbu sate ala Madura lho Teman Traveler. Sate Kambing bin Salamah hanya menggunakan kecap manis, sambal, potongan bawang, dan cabe rawit. Sangat minimalis.

Bumbunya sederhana (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Tapi soal rasanya, jangan ditanya. Penggunaan bumbu yang minimal justru membuat cita rasa satenya makin menonjol. Hal ini didukung cara pembakaran sate yang masih tadisional, menggunakan arang dan kipas, serta dikipas manual. Matang sempurna dan pas.

Gampang Ditemukan

Suasana dalam depot (c) Anggi Paramita/Travelingyuk

Warung Sate Kambing Muda bin Salamah terletak tepat di Jalan Veteran Bondowoso, pas di depan Polres Bondowoso. Jaraknya kira-kira 100 meter dari Stasiun Lama, ada di pinggir jalan raya di Kecamatan Dabasah, sebelah Jembatan Nangkaan. Di sekitarnya ada banyak gerai pedagang buah bertebaran.

Mudah sekali untuk mengakses lokasi kuliner legendaris ini Teman Traveler. Kalian bisa mampir ke sini mulai pukul 10.00. Tapi memasuki Ramadan, pengunjung bakal sangat padat, terutama menjelang waktu buka.

Harganya Terjangkau

Bicara soal harga, menurut saya sih sangat terjangkau. Waktu itu saya menghabiskan tiga nasi putih, 30 tusuk sate kambing ukuran jumbo, dan tiga es teh, cukup membayar Rp125.000 saja. Lumayan terjangkau bukan?

Itulah sedikit pengalaman saya menikmati dengan Sate Kambing Muda bin Salamah. Rasanya benar-benar mantap di lidah, terutama usai seharian tak makan dan minum. Jadi, Teman Traveler berencana menjajal kuliner legendaris Bondowoso ini?

Tags
Bondowoso kontributor kuliner bondowoso Travelingyuk
Share