Rizky Jaya Sego Pecel Blitar, Buka Tiga Jam Ludes!

Pecel masih menjadi salah satu makanan favorit masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah. Selain murah, rasanya juga sangat nikmat. Nah, jika Teman Traveler sedang eksplor wisata di Blitar, upayakan mampir ke Rizky Jaya Sego Pecel.

Nasi Pecel Rizky Jaya (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Warung nasi pecel ini termasuk salah satu yang terkenal di Kota Koi. Saking populernya, sajian satu ini biasanya langsung ludes meski baru buka sekitar tiga jam. Wow! Penasaran Teman Traveler? Yuk simak ulasan saya berikut ini.

Ludes Dalam Tiga Jam

Pembeli tampak mengantre (c) Mei Indrinai/Travelingyuk
Persis di samping tembok stadion (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Rizky Jaya Sego Pecel berada di samping Lapangan Brubuh, Kecamatan Lodoyo, Blitar. Antreannya bukan main Teman Traveler, apalagi tempat makan ini hanya buka tiga jam – antara pukul 07.00 hingga 10.00. Jika sedang tak beruntung, bukan tak mungkin kalian kehabisan sebelum pukul 09.00.

Harus Sabar Ya

Penjual tampak sibuk layani pembeli (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Porsi pecel di sini lumayan banyak. Pelayanannya juga sangat cepat, kok. Namun antrian panjang memang membuat semuanya kadang terasa lebih lama. Apalagi buat Teman Traveler yang ingin bungkus untuk dibawa pulang, kedai ini adalah tempat tepat untuk melatih kesabaran.

Pilihan lauknya sederhana (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Saran saya jika ingin bungkus nasi pecel, Teman Traveler harus sekalian makan di tempat. Jadi sembari menyantap pesanan, kalian bisa sampaikan ke penjualnya, berapa bungkus yang diinginkan. Dijamin lebih cepat, karena mereka mengutamakan pelanggan makan di tempat.

Begitu ingin beranjak dari warung, langsung saja membayar sekalian menanyakan pecel yang dibungkus tadi. Setidaknya itulah tips yang saya pelajari berdasarkan pengalaman. Percayalah, it works Teman Traveler.

Saus Kacangnya Istimewa

Seporsi pecel yang menggugah selera (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Saus kacang di warung pecel ini benar-benar istimewa, Teman Traveler. Warnanya sedikit kemerahan, dengan rasa gurih campur pedas dan manis yang pas. Porsi nasinya juga terasa pas, tak kurang atau lebih. Terasa makin nikmat dengan komponen tambahan, seperti daun kemangi, sambal goreng tempe, cacahan timun, serta srundeng.

Sementara itu, untuk pilihan lauknya bisa dibilang standar. Teman Traveler akan disuguhi satu tempe goreng, perkedel jagung, dan peyek renyah.

Siraman saus yang berlimpah (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Siraman bumbu kacangnya juga tidak pelit, merata menutupi sayur rebusan dan nasi. Dari warnanya saja sudah begitu menggugah selera, apalagi diberi tambahan gerusan cabai kecil dan perbaduan bumbu lainnya.

Warungnya Sederhana

Penjualnya sendiri sampai tidak kelihatan (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Menikmati sepiring pecel sembari melihat gelombang pengunjung yang tiada henti membuat saya geleng-geleng Teman Traveler. Belum lagi antrean pengunjung yang minta dibungkus. Saking ramainya, sang penjual sampai-sampai tidak kelihatan lho.

Antreannya luar biasa (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Warung pecel Rizky buka setiap hari, kecuali ada kejadian tidak terduga atau musim libur panjang. Meski menempati kios sederhana, sajian yang ditawarkan punya cita rasa luar biasa lho.

Cukup mengagumkan sebenarnya, mengingat tempat makan ini hanya memanfaatkan sedikit ruang sisa antara jalan raya dan tembok stadion. Atapnya bisa dibilang seadanya. Penutup kainnya juga sederhana. Namun semua itu tidak mengurangi antusiasme pelanggan.

Murah Meriah

Harganya sangat murah Teman Traveler (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Harga sepori pecel di sini hanya Rp 7.500. Teman Traveler akan mendapat dengan lauk komplit dan pastinya dimanja rasa yang aduhai. Bagaimana, sangat murah kan? Jika kalian penasaran, jangan lupa mampir saat sedang liburan di Blitar ya.

Tags
Blitar kontributor kuliner blitar rizky jaya pecel blitar Travelingyuk
Share