Amettati Jogja, Resto dan Kafe dengan Panorama Langit Menawan

Sedang berada di Jogja dan mencari rekomendasi tempat nongkrong seru yang tidak biasa? Ada satu rekomendasi yang bisa Teman Traveler coba di Sleman timur. Namanya Amettati Jogja, menawarkan konsep resto dan kafe sekaligus dalam satu tempat. Seperti apa istimewanya? Yuk, simak ulasan berikut.

Berada di Ketinggian Sleman

Halaman depan (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Hadir sejak tahun lalu, tepatnya Februari 2018, Amettati Jogja kerap jadi tempat incaran anak muda. Mereka tak sekedar memburu santapan lezat, namun juga tempat nongkrong dengan interior keren.

Untuk bisa sampai sini, Teman Traveler harus melipir dari pusat kota Jogja sekitar kurang lebih 19 kilometer. Dari Bandara Adisutjipto, kalian bisa arahkan kemudi ke arah timur, melalui Jalan Raya Solo – Yogyakarta. Begitu sampai di Candi Prambanan, ambil arah kanan melalui Jalan Prambanan – Piyungan.

Lanjutkan dengan mengikuti papan petunjuk arah menuju Candi Ijo. Teman Traveler akan menemukan Amettati sekitar 250 meter di atas komplek candi.

Suasana Syahdu Anti-Bosan

Tempat super nyaman dan anti-bosan (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Begitu memasuki area Amettati Jogja, perpaduan nuansa Jawa tradisional dan modern bakal langsung terasa. Kehadiran bangunan berbentuk joglo membuat suasana khas Jogja semakin kentara.

Deretan meja dan bangku di area outdoor bisa dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai, sembari menghirup udara segar dengan ditemani panorama langit biru. Dekorasi di sekitar kuliner Jogja ini juga tertata apik. Terdapat taman dan patung di area tengah, serta barisan lampu di tepian – membuat suasana semakin syahdu ketika malam tiba.

Spot foto Instagenic (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Properti berupa tulisan ‘Amettati’ kian menambah cantik interior kafe-resto ini. Spot ini juga kerap jadi favorit pengunjung untuk berfoto. Namun jangan salah, masih ada banyak sudut lain yang tak kalah menarik untuk dijadikan latar berpose.

Teman Traveler dijamin bakal betah dan tak sadar sudah menghabiskan banyak waktu nongkrong di sini. Kalian akan merasa super nyaman dan bebas bosan selama berada di Amettati Jogja.

Bonus Pemandangan Apik

Bonus pemandangan apik dari ketinggian (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Berada di ketinggian, Amettati kerap jadi jujugan bagi mereka yang ingin bersantap sambil menikmati indahnya pemandangan. Pengunjung akan dimanjakan panorama apik Jogja, sejauh sapuan mata. Bagi Teman Traveler yang mencari ketenangan dan ingin melepas penat sejenak, tempat ini wajib masuk dalam list kunjungan.

Resto-kafe ini jauh dari hiruk pikuk kota. Dijamin akan membuat Teman Traveler betah, terbuai suasana dan panorama menawan. Bahkan jika berkunjung saat hari cerah, kalian bisa menyaksikan wisata Jogja, yaitu Gunung Merapi di sisi utara.

Kafe atau Resto?

Mengusung konsep Jawa (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Tempat makan berkonsep resto-kafe sudah banyak dijumpai. Bahkan kerap jadi pilihan anak muda sebagai tempat nongkrong, sekedar menghabiskan waktu sembari menikmati sajian lezat. Nah, Amettati menawarkan dua hal tersebut dalam satu tempat.

Namun demikian, kafe dan restonya masing-masing memiliki jadwal operasional berbeda. Kafe buka tiap Selasa hingga Minggu, mulai pukul 15.00 hingga 22.00. Sementara resto beroperasi antara Kamis hingga Minggu, antara pukul 12.00 hingga 22.00. Jadi untuk hari Senin tempat ini akan tutup total. Patut dicatat ya, Teman Traveler.

Desain interior berbeda juga diusung masing-masing tempat. Jika resto lebih mengedepankan konsep Jawa dengan bangunan berbentuk joglo, kafenya lebih bergaya modern, meski masih ada sentuhan ornamen Jawa di beberapa sudut.

Salah satu menu snack resto (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Lalu bagaimana dengan menunya? Selain jam operasional dan gaya interior, resto dan kafe Amettati ternyata juga menawarkan menu berbeda-beda.

Di resto Teman Traveler bisa mendapatkan suguhan tradisional seperti aneka makanan kecil, wedang, serta masakan Jawa. Semua disajikan secara prasmanan dan dibandrol antara Rp7.000 hingga Rp35.000. Sementara untuk kafe, tersedia menu western dan aneka kopi dengan harga antara Rp15.000 hingga Rp35.000. Tenang saja, mau menu resto atau kafe di Jogja, keduanya sama-sama enak kok.

Menikmati Langit Senja dan View Malam

Langit sore di Amettati (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Waktu kunjungan teramai adalah sore hari. Beberapa pengunjung sengaja datang, berharap bisa menikmati indahnya langit senja di sini. Jika cuaca sedang cerah, angkasa memang akan terlihat indah dengan goresan beberapa corak memikat.

Menjelang matahari terbenam, langit akan berubah menjadi jingga. Hal ini jadi momen yang sangat ditunggu-tunggu pengunjung. Meski tidak bisa disaksikan seutuhnya karena terhalang pepohonan, menikmati panorama senja jadi satu hal yang pantang dilewatkan ketika Teman Traveler berkunjung ke sini.  

Menikmati Jogja di malam hari (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Sore berganti malam, keindahan yang ditawarkan tak berhenti sampai di situ. Pengunjung bakal dimanjakan pemandangan malam Jogja, lengkap dengan gemerlap lampu kota. Dari sini kalian bisa menyaksikan temaram cahaya layaknya di Bukit Bintang Wonosari.

View yang indah, berpadu manis dengan suasana syahdu. Tentunya akan lebih pas jika suasana ini Teman Traveler nikmati bersama orang tersayang. Jadi, kalian mau ajak siapa nih?

Dekat Candi Ijo dan Tebing Breksi

Pemandangan dari atas resto (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Berada tak jauh dari tempat wisata, Amettati menjadi tempat nongkrong yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Lokasinya tak terlalu jauh dari Tebing Breksi dan Candi Ijo. Bisa jadi pilihan untuk bersantai dan mengisi perut, usai lelah menjelajah dua tempat wisata tersebut.

Jangan lupa mampir ya (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Bagaimana, tertarik bersantap di Amettati dengan bonus pemandangan menawan? Jangan lupa masukkan tempat ini dalam list tujuanmu ya. Ajak juga keluarga atau teman, biar acara berkumpul jadi lebih seru. Yuk siap-siap tancap gas ke Jogja!  

Tags
Indonesia Jogja kontributor kuliner Jogja Travelingyuk
Share