Rawa Bento, Pesona Alam Tak Biasa di Kerinci

Apa yang terbayang ketika Teman Traveler mendengar wisata rawa? Becek atau berair? Pokoknya kurang menarik lah ya. Tapi jangan salah lho, jalan-jalan ke rawa bisa jadi sangat mengasyikkan. Jika tak percaya, mampirlah ke Rawa Bento di Kabupaten Kerinci.

Rawa yang berada di ketinggian 1300 mdpl dan punya luas mencapai 1000 hektar ini tawarkan keindahan yang begitu luar biasa. Saya sendiri sudah sempat meresapi keindahan alam di sekitar sana. Yuk, simak ulasan saya soal pesona Rawa Bento berikut ini.

Berasal dari Danau

Rawa Bento Kerinci (c) kapten 197/Travelingyuk

Sesuai namanya, rawa ini ditumbuhi banyak tumbuhan air yang oleh penduduk sekitar disebut bento. Air di rawa ini bersifat tawar dan mengalir dari gugusan pegunungan di Kabupaten Kerinci. Beberapa pendapat menyatakan tempat ini dulunya merupakan danau, sebelum mengalami pendangkalan hingga berubah menjadi rawa.

Perubahan alam tersebut justru hasilkan pemandangan menarik. Area sekitar rawa jadi tampak hijau segar berkat hamparan rumput bento. Tak heran jika banyak wisatawan lantas tertarik datang ke sini.

Panorama Indah Sekitar Rawa

Keindahan Gunung Kerinci dari rawa (c) kapten197/Travelingyuk

Selain rumput bento, rawa ini juga dihiasi vegetasi lain seperti deretan pepohonan yang tumbuh di sekitarnya. Panorama yang tersaji pun jadi sangat mengagumkan. Bahkan jika cuaca sedang cerah, Teman Traveler bisa melihat gagahnya Gunung Kerinci dari sini.

Panorama rawa yang mempesona (c) kapten197/Travelingyuk

Jika dilihat dari kejauhan, air yang menggenang di Rawa Bento berwarna hitam pekat. Padahal saat diperhatikan lebih sekssama, air tersebut sangatlah jernih. Saking jernihnya, ekosistem dalam air jadi terlihat jelas hanya dari permukaan.

Terdapat aneka jenis ikan yang hidup di rawa ini. Di antaranya adalah ikan semah, seluang, Pareh, dan belut. Teman Traveler bisa melihat kawanan ikan tersebut berenang hilir mudik, bersembunyi di bawah tumbuhan eceng gondok, dari pinggiran rawa.

Tumbuhan eceng gondok (c) kapten197/Travelingyuk

Keunikan lain dari rawa ini adalah jenis tanahnya. Sebagai lahan basah, permukaannya terasa lembut dan sedikit berair. Berjalan di atasnya menjadi tantangan tersendiri. Membutuhkan kejelian.

Bila tidak awas memperhatikan medan, kaki Teman Traveler bakal terjerembab ke dalam tanah. Meski demikian, semua paduan keindahan dan bentukan alam di rawa ini hasilkan panorama cantik yang sayang dilewatkan.

Aktivitas Seru di Sekitar Rawa

Perahu untuk keliling rawa (c) kapten197/Travelingyuk

Ada banyak aktivitas seru yang bisa Teman Traveler lakukan kala mengunjungi Rawa Bento. Tersedia perahu kano penduduk setempat yang bisa kalian sewa untuk mengelilingi rawa. Sensasi seru ini kerap memikat hampir semua wisatawan yang datang, bahkan turis asing sekalipun. Kalian bakal melihat keindahan rawa dari berbagai sisi berbeda.

Hewan berkeliaran di sekitar rawa (c) kapten 197/Travelingyuk

Bila Teman Traveler hobi melakukan bird watching, rawa ini adalah tempat yang tepat. Tercatat ada tidak kurang dari 13 jenis burung air dan 39 jenis burung lain yang bisa kalian saksikan di sini. Menariknya lagi, beberapa di antaranya merupakan burung migran, yang hanya bisa dijumpai di waktu-waktu tertentu.

Selain burung, hewan Teman Traveler juga bisa melihat beberapa satwa lain di sekitar sini. Mulai dari kerbau milik warga, hingga hewan primata yang kerap nampak bergelantungan di dahan pohon dekat rawa.

Berfoto di sekitar rawa (c) kapten197/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang suka memancing, hobi kalian juga bisa disalurkan di sini lho. Apalagi Rawa Bento juga diketahui punya potensi penghasil ikan yang luar biasa. Salah satu yang banyak dicari adalah ikan semah. Dagingnya dikenal sangat lezat dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Sambil bersantai menikmati pemandangan sekitar rawa, Teman Traveler bisa melempar kail dan menanti hasilnya. Bila beruntung, hasil tangkapan kalian bisa langsung dinikmati dengan cara dibakar. 

Masih Minim Fasilitas

Rawa Bento masih belum dikenal luas oleh masyarakat maupun pelancong sebagai destinasi wisata. Tak heran jika fasilitas di sini tergolong minim. Teman Traveler takkan menemukan, mushola, toilet, atau lahan parkir. Fasilitas semacam ini hanya tersedia di Desa Jernih Jaya atau Kresik Tuo, yang berada cukup jauh dari rawa. Hingga tulisan ini dibuat, hanya ada perahu kano sewaan.

Bagi yang ingin menginap, bisa menyewa homestay di Desa Kresik Tuo. Selain itu jangan lupa bawa perbekalan yang cukup. Jika ingin berkemah, banyak lahan datar di sekitar rawa yang cukup ideal untuk mendirikan tenda.

Akses Menuju Lokasi

Secara administrasif Rawa Bento masuk wilayah Desa Kresik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Bila hendak berkunjung ke sini Teman Traveler bisa menggunakan transportasi darat, dengan menempuh jarak kurang lebih 44 km dari Kota Sungai Penuh.

Bila ingin lebih puas menikmati perjalanan, saya sarankan menumpang motor. Waktu tempuhnya sekitar satu jam, lantaran medan yang bakal dilalui tergolong sulit.

Itulah sekilas pengalaman saya menjelajah Rawa Bento. Jangan lupa mampir jika Teman Traveler sedang jalan-jalan di Kerinci ya.

Tags
kerinci kontributor Travelingyuk wisata kerinci
Share