Ramen Glow In The Dark Pertama di Dunia, Simpan Cerita Mistis di Baliknya

Perkembangan dunia kuliner sering membuat kita geleng-geleng kepala. Beragam kreasi muncul, mulai dari rasa hingga tampilan.Namun hal tersebut bisa dipahami, lantaran tampilan eye catching bakal membuat banyak orang tertarik mencoba.

Terbaru ada kreasi ramen glow in the dark. Sesuai namanya, ramen ini bisa menyala dalam gelap. Penasaran Teman Traveler, mari simak ulasannya berikut ini.

Awal Mula Terciptanya Ramen Glow in The Dark

Ramen glow in the dark, via Instagram/nakamura.ke
Ramen glow in the dark, via Instagram/nakamura.ke

Ramen glow in the dark ini bermula dari mimpi Ami Sueki, pemilik studio desain Zoo as Zoo. Ia berandai-andai menikmati ramen yang bisa menyala dalam gelap. Dari situlah ia mulai mengkreasikan ramen unik namun aman dikonsumsi.

Bahkan demi mewujudkan mimpinya, Sueki membawa ide ramen menyala dalam gelap ke pendiri agensi kreatif Atlanta, Dashboard. Butuh waktu kurang lebih dua tahun sebelum ramen glow in the dark tercipta.

Zoo as Zoo dan Dashboard lantas bekerja sama dengan Nakamura.ke untuk menjajakan ramen unik ini. Mereka menawarkannya dengan konsep pop-up antara 30 Januari hingga 16 Februari. Lokasinya ada di Edgewood Avenue, dengan menu lain seperti sake, shochu, ramen, serta dumpling glow in the dark.

Bahan Pembuatan

Menyala dalam gelap dan unik, via Instagram/nakamura.ke
Menyala dalam gelap dan unik, via Instagram/nakamura.ke

Mungkin ada banyak Teman Traveler bertanya-tanya, amankah bahan yang digunakan untuk membuat ramen glow in the dark? Zoo as Zoo dan Dashboard memanfaatkan jelly dan quinine (merupakan senyawa dari kulit pohon yang juga ditemukan di air tonik). Dua bahan ini sangat aman untuk dikonsumsi.

Menyimpan Kisah Mistis

Begitu menarik, via Instagram/nakamura.ke
Begitu menarik, via Instagram/nakamura.ke

Tidak hanya menarik dan Instagenic, kuliner satu ini menyimpan kisah sedikit mistis. Nakamura.ke, restoran yang menyajikan ramen glow in the dark, mengangkat unsur teatrikal dan pop-up dalam memanjakan pelanggannya. Konsep unik terinspirasi dari legenda Jepang, Yokai.

Yokai adalah makhluk mistis yang sering muncul dalam berbagai dongeng rakyat Jepang. Dikisahkan bahwa yokai mampu menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Hal ini juga turut menginspirasi cara Nakamura.ke menyajikan ramen glow in the dark pada pelanggan, dengan nuansa dramatis dan misterius.

Harga Fantastis

Menu lain yang menyala dalam gelap, via Instagram/nakamura.ke
Menu lain yang menyala dalam gelap, via Instagram/nakamura.ke

Sangat menarik bukan? Lantaran unik dan eksklusif, Nakamura.ke hanya memberikan waktu 30 menit pada masing-masing orang untuk menikmati ramen glow in the dark. Karena berkonsep pop-up alias dadakan, resto ini juga hanya mampu menampung enam orang saja.

Harga yang harus dibayarkan cukup fantastis untuk menikmati semangkuk ramen. Teman Traveler wajib merogoh kocek sekitar Rp1 juta per kursi. Saat ini Nakamura.ke baru berencana memperkenalkan ramen unik ini di Amerika Serikat, meski sudah ada rencana untuk hadir di negara lain.

Bukan tak mungkin mereka nantinya bakal mampir di Indonesia. Jadi, mari kita tunggu dengan sabar ya Teman Traveler.

Tags
kuliner luar negeri Ramen Glow in the dark
Share