Kuliner Non Halal di Bandung, Tak Perlu Takut Kelaparan

Lapar saat tengah malam? Mencari tempat makan di jam-jam kalong memang gampang-gampang susah. Namun jika Teman Traveler sedang berada di Bandung, ada tempat yang cocok disambangi jika kalian diserang lapar di jam kurang bersahabat. Tak hanya sajikan menu bervariasi, harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Yuk, simak rekomendasi pusat kuliner non halal Bandung yang buka malam hari berikut ini.

Sudirman Street

Sudirman Street (c) Helga Christina/Travelingyuk

Teman Traveler yang berniat mencari makanan di malam hari wajib mampir ke Sudirman Street di Jalan Sudirman, Bandung. Pusat jajanan ini buka sejak November 2015 dan siap melayani pembeli mulai pukul 10.00 hingga 23.00.

Foodcourt dengan konsep terbuka (c) Helga Christina/Travelingyuk

Konsepnya mirip seperti foodcourt, namun menggunakan area terbuka. Pilihan makanannya pun sangat bervariasi dan lengkap. Teman Traveler tak perlu khawatir kehabisan opsi, kalian bisa menjajal aneka cemilan, masakan Indonesia, sajian ala Asia, hingga makanan Western di sini. Kuliner non halal pun tersedia di sini.

Nasi Campur ala Medan

Nasi campur ala medan (c) Helga Christina/Travelingyuk

Saya sendiri menjatuhkan pilihan pada kuliner non-halal, yaitu nasi campur ala Medan. Seporsinya dihargai Rp50.000, disajikan lengkap dengan telur, sup, nasi hainan, bebek peking, dan babi panggang. Rasanya tentu saja nikmat dan sama sekali tak mengecewakan.

Sajian streetfood menggoda (c) Helga Christina/Travelingyuk

Asyiknya lagi, di sini Teman Traveler bisa membayar secara cash atau menggunakan e-money. Semua gerai makanan sudah menyediakan alat pembayaran khusus non-tunai. Benar-benar sesuai dengan konsep one stop spot yang diusung Sudirman Street.

Salah satu spot Instagenic di Sudirman Street (c) Helga Christina/Travelingyuk

Nah, dari Jalan Sudirman Teman Traveler bisa langsung menembus jalanan menuju spot makan berikutnya, Jalan Cibadak. Tempat kuliner Bandung satu ini juga bisa jadi pilihan untuk memuaskan rasa lapar kalian.

Cibadak Night Culinary

Cibadak Night Culinary (c) Helga Christina/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang masih belum puas usai menjelajah Sudirman Street, bisa mampir ke Jalan Cibadak di sebelahnya. Pusat kuliner di sini konsepnya lebih mirip pasar malam. Siang hari digunakan sebagai pusat pertokoan dan menjelang malam berubah menjadi foodcourt dadakan.

Teman Traveler bisa menemukan aneka sajian menarik di sini, mulai dari chinese food, coffee shop, masakan Indonesia, jajanan inovatif khas Bandung, dan masih banyak lagi. Dibanding Sudirman Street, makanan di Jalan Cibadak lebih bervariasi dan murah.

Swike Jadi Buruan

Swike asli ITW (c) Helga Christina/Travelingyuk

Salah satu yang unik dari Jalan Cibadak adalah Swike. Kuliner olahan daging katak ini selalu laris diburu pengunjung. Bukan sembarang katak, namun katak yang khusus bisa dimakan. Bagi Teman Traveler yang ingin menjajal sensasi berbeda, tak ada salahnya menjajal daging katak yang punya tekstur lembut mirip ayam.

Dengan beragam pilihan kuliner yang ada, tak heran jika kawasan Cibadak selalu ramai pengunjung. Namun sebaiknya Teman Traveler melakukan searching dulu sebelum datang ke sini. Tetapkan makanan mana yang ingin dicoba, ketimbang nantinya bingung menentukan pilihan dan membuang banyak waktu.

Tags
Bandung kontributor kuliner bandung Travelingyuk
Share