Pick Me Up, Ada Coffee Shop Kekinian di Tengah Pasar

Bukan rahasia lagi bahwa saat ini kedai kopi sedang menjamur di Malang. Ada di hampir tiap sudut kota, coffee shop sudah jadi sesuatu yang mainstream di Kota Bunga. Terlebih kini kopi tak selalu identik dengan pahit. Tak percaya? Coba saja datang ke Kedai Pick Me Up.

Kedai satu ini sajikan racikan kopi dengan cita rasa manis. Selain itu, lokasinya juga sedikit unik karena berada di dalam pasar. Penasaran? Yuk, simak ulasannya Teman Traveler.

Kedai Kekinian di Tempat Tak Biasa

Berada di dalam pasar (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Nuansa warna-warni ala permen akan langsung mencuri perhatian begitu Teman Traveler melihat Pick Me Up. Sedikit kontras dibanding lapak-lapak di sekitarnya karena kedai ini berada di Pasar Oro-oro Dowo, Klojen. Unik ya?

Di sini Teman Traveler bisa memesan beragam racikan minuman bercita rasa manis, mulai dari cokelat, teh, sirup, hingga kopi. Ingin bawa pulang? Bisa banget. Mereka juga menyediakan kemasan take away.

Black Tea Ice (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Pasar Oro-oro Dowo sendiri dikenal sebagai salah satu pasar terbersih dan mengusung konsep modern di Malang. Kehadiran Pick Me Up tentu saja membuatnya terasa makin berwarna.

Alih-alih sepi karena lokasinya sedikit nyeleneh, kedai satu ini nyatanya justru sukses memikat hati banyak orang. Hampir setiap hari tempatnya selalu dipadati para pengunjung setia. Teman Traveler jangan ragu jika ingin mampir ke sini.

Memilih Beda

Salah satu pengunjung tengah menanti pesanan (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Kedai Pick Me Up dijalankan oleh seorang mantan barista bernama Rendy. Ia menilai dunia perkopian di Malang sudah semakin ramai. Hal itu lantas membuatnya merasa jenuh dan bosan, hingga akhirnya pada Februari 2019 ia memutuskan membuka kedai ini.

Target pasar yang dibidik Rendy adalah anak-anak dan bapak-bapak yang tengah menemani ibu maupun istrinya berbelanja. Itulah yang jadi salah satu alasan mengapa ia lantas memilih konsep warna-warni dan sajikan minuman bercita rasa manis.

Namun uniknya, beberapa pelanggan justru datang dari kalangan mahasiswa. Mereka sengaja datang ke Pasar Oro-oro Dowo untuk mengunjungi Pick Me Up.

Slogan Mampir Pasar

Berbincang jelang kedai tutup (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Mampir Pasar menjadi tagline andalan Pick Me Up. Pemilihan frase ini benar-benar tepat. Selama berada di sini, Teman Traveler takkan merasakan atmosfer industrial seperti kebanyakan kafe. Kalian justru bakal ditemani ramainya aktivitas pasar dan interaksi antar orang yang membuat suasana terasa hangat.

Kedai satu ini memang tidak berukuran besar, namun hal tersebut justru bakal membuat Teman Traveler tak sungkan berbicara. Perlahan, kalian bakal semakin akrab dengan pemilik maupun pengunjung lain.

Minuman Manis Harga Terjangkau

Pilihan menunya lengkap (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Pick Me Up adalah pilihan tepat bagi Teman Traveler penyuka minuman manis dan kehangatan interaksi. Tapi bagi yang lebih memilih kopi, tenang saja. Mereka juga sediakan menu tersebut kok. Harganya juga murah, semua menu rata-rata dibanderol Rp15.000 per cup.

Setiap gelas diberi tanda nama pelanggan (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Tiramisu Coffee dan Hazelnut Coffee adalah dua menu yang saya rekomendasikan, khusus bagi Teman Traveler penyuka minuman coffee-based bercita rasa manis. Jangan lupa juga cicipi chocolate dan matcha, dua menu andalan kedai satu ini.

Boleh Coba Bikin Latte Art Lho

Belajar bikin latte art (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk
Keren ya Teman Traveler hehe (c) Ratna Widi Astuti/Travelingyuk

Oh ya, satu lagi. Jika Teman Traveler ingin coba bikin latte art, tak perlu sungkan lho. Rendy akan dengan senang hati memberi izin dan mengajari langsung. Tentu saja saat kedai sedang tak ramai ya.

Kedai Pick Me Up buka menyesuaikan jam operasional pasar Teman Traveler, mulai pukul 07.00 hingga 17.00. Jika Teman Traveler sedang liburan di Malang dan ingin nongkrong di sini, langsung saja meluncur ke Pasar Oro-oro Dowo di Jalan Guntur, Klojen, tepat di samping Hutan Kota Malabar.

Tags
kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share