Nabrak Tiang Hingga Listrik Mati, Berikut Penerbangan Lion Air yang Bermasalah Usai Tragedi JT-610

Masalah belum juga lepas dari Lion Air usai tragedi jatuhnya pesawat JT610 yang menewaskan seluruh penumpang dan krunya. Yang terbaru, pada 15 November 2018 malam, penerbangan Lion Air JT-556 rute Jakarta – Jogjakarta sempat batal take off. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana penerbangan Lion Air lain yang bermasalah? Teman Traveler bisa baca keterangan lebih lanjutnya di bawah ini.

Penumpang Turun dari Pesawat Jurusan Jogja

Batalnya terbang Lion Air JT-556 jurusan Jogjakarta dari Bandara Soekarno Hatta semalam dikarenakan lampu dan AC yang tiba-tiba mati. Para penumpang yang berjumlah 200 dewasa, 1 anak, serta 7 kru tersebut memutuskan turun dari pesawat. Dilansir dari kompas.com, Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, “Oleh karena itu, guna memastikan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan penerbangan, teknisi segera melakukan pengecekan.”

Lion air
Lion air via Instagram/@ihikhi

Danang juga menjelaskan bahwa sebelumnya sudah dilakukan pengecekan dan armada Boeing 737-900ER registrasi PK-LHI dinyatakan layak untuk terbang. Pihak Lion Air pun sudah meminta maaf atas kendala dan memberi kompensasi berupa pengembalian dana sesuai dengan aturan yang berlaku. Para penumpang akhirnya bisa mengudara dari Bandara Soetta pada jam 22.50 dan tiba di Jogjakarta pukul 23.52 dengan armada baru, yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LHL.

Kembali ke Landasan Setelah Terbang 30 Menit

Penerbangan Lion Air yang bermasalah juga terjadi belum lama, tepatnya pada hari Rabu, tanggal 14 November 2018 kemarin, pengalaman terbang tak mengenakkan kembali terjadi. Kejadian ini menimpa suami artis Nina Zatulini, yaitu Chandra Taupan. Lewat sosial medianya, ia menceritakan bahwa penerbangannya dari Makassar menuju Pomala, Sulawesi Tenggara harus kembali ke landasan setelah terbang selama 30 menit.

Penjelasan Chandra Taupan
Penjelasan Chandra Taupan via Instagram/unnie_gosip

Dalam postingannya, Chandra menjelaskan bahwa selama terbang ia merasa pesawat miring padahal cuaca sedang bagus. Namun tak lupa ia menyampaikan terima kasih pada sang pilot yang berhasil membawa pesawat kembali ke landasan dengan selamat. Chandra merasa tak ada pilihan lain, karena Wings dari Lion Group adalah pilihan satu-satunya untuk terbang dari Makassar ke Pomala.

Sayap Pesawat Menabrak Tiang

Tepat 2 hari sebelum kejadian yang menimpa Chandra taupan, penumpang Lion Air kembali dibuat deg-degan. Pesawat Lion Air JT 633 rute Bengkulu-Jakarta yang menggunakan Boeing 737-900 ER dengan nomor registrasi PK-LGY ini awalnya dijadwalkan terbang pukul 18.20 WIB. Namun, pesawat terlebih dulu menabrak tiang di Bandara Fatmawati. Sayap pesawat terlihat bengkok karena hal tersebut dan tidak bisa beroperasi. Hal ini menambah kekhawatiran karena penerbangan Lion Air yang bermasalah kembali terjadi.

Sayap Lion Air yang rusak
Sayap Lion Air yang rusak via Instagram/@giat_custom

Dilansir dari detik.com, Pihak Lion Air sudah meminta maaf dan mengganti armada dengan pesawat baru yang mengudara pada pukul 22.48 WIB dari Bengkulu. Pesawat tersebut sudah mendarat di Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 23.50 dengan selamat. Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, sayap pesawat JT 633 menabrak tiang saat dipandu personel Aircraft Movement Control (AMC) bandara. Petugas bandara itu disebut sudah minta maaf.

Penerbangan Lion Air yang Bermasalah
Penerbangan Lion Air yang Bermasalah via Instagram/@pkuaviation

Musibah memang hal tak bisa kita hindari. Pastikan Teman Traveler tidak lupa berdoa sebelum memulai segala perjalanan, ya. Selain menggunakan transportasi udara, masih ada kereta semewah pesawat,yang menawarkan kabin layaknya first class di pesawat. Bagaimana teman traveler, sudah rencanakan liburan selanjutnya?

Tags
Indonesia info terbaru Lion Air penerbangan bersamalah
Share