Pawon Glagahan di Boyolali, Tawarkan Sensasi Makan di Tengah Sungai

Menyantap makanan di restoran, saung, lesehan pasti sudah biasa, bukan? Lalu bagaimana dengan makan di tengah sungai? Yup, Teman Traveler, ada tempat makan di Boyolali yang menawarkan sensasi makan di aliran sungai. Dengan begini para pengunjung harus siap basah-basahan. Sensasi makan yang berbeda ini bisa kamu dapatkan di Pawon Glagahan di Boyolali. Penasaran? Yuk, baca lebih lanjut.

Didirikan oleh Seniman Campursari

Makan di aliran sungai, Via Instagram/pawonglagahan
Makan di aliran sungai, Via Instagram/pawonglagahan

Pawon Glagahan yang sangat unik ini pendirinya adalah seorang seniman campursari yang bernama H. Sodhiqin atau yang terkenal dengan sebutan Cak Diqin. Restoran ini merupakan usaha baru dari keluarga Cak Diqin. Tempat makan ini baru saja resmi dibuka pada tanggal 11 Maret 2017. Masih terbilang baru, kurang lebih baru satu tahun berdiri. Meskipun baru, namanya sudah populer berkat sosial media.

Menawarkan Konsep Makan di Aliran Sungai

Makan yang berbeda, Via Instagram/pawonglagahan
Makan yang berbeda, Via Instagram/pawonglagahan

Hal yang paling unik ditawarkan di sini adalah makan di aliran sungai. Bukan di pinggirannya, melainkan benar-benar berada di aliran sungainya. Ada meja dan juga kursi yang diletakkan di tengah sungai. Buat yang ingin merasakan makan di sungai, ada tulisan besar ‘Madang Ning Kali’ yang berarti makan di kali dalam bahasa Indonesia. Bersantap di tempat ini, kamu perlu melepaskan alas kaki.

Nuansa Bali yang Cukup Kental

Bernuansa Bali yang kental, Via Instagram/sofita_rr
Bernuansa Bali yang kental, Via Instagram/sofita_rr

Selain itu, konsep yang diusung Pawon Glagahan ini adalah bertema Bali yang cukup kental. Nuansa Bali ini tercipta berkat adanya kain bermotif hitam putih ala catur yang banyak ditemui di Pulau Dewata. Ditambah lagi dengan payung berwarna emas yang menimbulkan kesan seakan liburan di Pulau Dewata.

Ada satu hal lagi, kamu bisa menikmati minuman atau makanan di kolam renang dengan panorama sungai dan persawahan, serasa di Ubud. Terbilang baru, namun fasilitas yang terdapat di tempat makan ini sudah sangat memadai. Ada gazebo, joglo, panggung hiburan untuk acara live musik, dan lain-lain.

Menu-menu yang Ditawarkan

Menawarkan menu-menu kampung, Via Instagram/sragenkita
Menawarkan menu-menu kampung, Via Instagram/sragenkita

Selanjutnya, untuk menu-menu yang ditawarkan adalah khas masakan kampung asli dari Boyolali. Sebut saja kuliner seperti halnya sayur lodeh, nasi pecel, soto dan lain-lain. Tentu saja ini akan membuat para pengunjung yang rindu akan kampung betah untuk berlama-lama. Ada juga camilan ringan yang bisa dipesan, misalnya saja onion ring, kentang goreng dan juga singkong.

Lokasi dari Pawon Glagahan di Boyolali

Fasilitas kolam renang, Via Instagram/dolanboyolali
Fasilitas kolam renang, Via Instagram/dolanboyolali

Pawon Glagahan ini berada di Dukuh Glagahan, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Untuk jam bukanya, mulai jam 10:00-18:00 WIB. Lokasi bersantai yang cukup rekomended untuk para pengunjung. Nah, untuk harga yang ditawarkan tidak terlalu mahal. Harganya dibanderol mulai dari Rp3.000 untuk masuk ke kolam renang. Harga makanannya mulai Rp10.000-an.

Buat Teman Traveler yang suka dengan hal-hal baru, makan di aliran sungai ini perlu sekali untuk dicoba ya. Maka dari itulah, jangan lupa untuk mampir ke Pawon Glagahan jika sedang berada di Boyolali. Bagaimana, nggak sabar untuk coba sendiri, bukan?

Tags
Boyolali Indonesia Jawa Tengah Kuliner Boyolali Pawon Glagahan Pawon Glagahan di Boyolali
Share