Pasar Ramadan Blitar, Berburu Jajanan Favorit di Kota Koi

Memasuki bulan Ramadan, aktivitas sore biasanya akan lebih meningkat. Hal tersebut karena adanya pasar jajanan dadakan yang digelar di beberapa ruas jalan utama. Salah satunya adalah Pasar Ramadan Blitar.

Aktivitas di Pasar Ramadan Kota Blitar (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Sama seperti pasar Ramadan lainnya, di sini Teman Traveler bisa menemukan aneka kue dan minuman manis untuk berbuka puasa alias takjil. Lantas seperti apa serunya berburu jajanan favorit di Pasara Ramadan Blitar? Yuk, simak ulasannya.

Pilihan Cemilan dan Masakan Lengkap

Memanfaatkan separuh badan Jalan Merdeka (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Berburu takjil merupakan aktivitas yang selalu ditunggu saat Ramadan. Tak peduli sedang berpuasa atau tidak, mencari jajanan favorit memang terasa menyenangkan. Apalagi di Pasar Ramadan biasanya ada beberapa sajian yang hanya muncul setahun sekali, seperti arem-arem.

Di Pasar Ramadan Blitar, Teman Traveler bisa mencoba dan menikmati aneka camilan atau makanan siap santap dari berbagai daerah sekitar. Pas banget buat kalian yang masih bingung mencari alternatif menu untuk berbuka.

Berpusat di Jalan Merdeka

Waktu berbuka kurang satu jam, namun banyak hidangan sudah hampir habis (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Sama seperti pasar takjil lain di Indonesia, Pasar Ramadan Blitar juga memanfaatkan ruas jalan utama sebagai lokasinya. Teman Traveler bisa menemukan pusat kuliner dadakan ini di kawasan sekitar Jalan Merdeka.

Sekitar pukul 17.00, aktivitas sekitar sini bakal meningkat (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Hampir sama dengan pasar-pasar takjil di beberapa kota lain, Pasar Takjil Blitar juga sediakan beberapa macam camilan, kue kering dan kue basah, minuman panas /dingin, serta masakan jadi. Semuanya dikemas sedemikian menarik, untuk para calon pembeli yang sedang ingin mencari menu berbuka.

Sudah Mulai Sibuk Menjelang Pukul Tiga Sore

Ada juga penjual yang tawarkan minuman dan makanan tanpa tenda (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Para pedagang di sini biasanya mulai berkumpul dan menyiapkan dagangan sekitar pukul 15.00. Ada yang datang langsung sembari mendorong gerobak. Ada pula yang hanya membawa meja, kursi, maupun tenda. Uniknya, tak sedikit pula pedagang yang menawarkan langsung makanan dan minuman di pinggir jalan.

Salah satu olahan tradisional di Pasar Takjil Blitar (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Pengunjung di kawasan ini akan mulai ramai sekitar pukul 16.30 hingga waktu berbuka. Pasar takjil seperti ini umumnya memang tidak butuh tempat terlalu luas, namun sengaja digelar di pinggir jalan agar lebih mudah diakses. Potensi pembeli sangat besar karena pasar dibuka di dekat kawasan dengan traffic tinggi.

Ada Beragam Sajian Tradisional

Terlihat sedap ya, Teman Traveler (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Entah apa penyebabnya, namun berdasarkan pengamatan saya, kebanyakan pedagang di Pasar Takjil Blitar sudah berusia senja. Sebagian besar juga menjajakan masakan atau jajanan buatan sendiri.

Hmm lihat tampilannya gak nahan ya (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Tidak banyak anak muda terlihat aktif berjualan. Mungkin hanya ada sekitar empat sampai lima saja. Itu pun kebanyakan merupakan sales atau perwakilan langsung dari sebuah perusahaan makanan maupun minuman.

Salah satu olahan tradisional (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Namun demikian bukan berarti tak ada yang menarik dari tempat ini Teman Traveler. Bagi kalian penyuka jajanan atau masakan tradisional, mudah sekali menemukan dua hal tersebut di Pasar Takjil Blitar. Proses pembuatannya bisa dilihat langsung, sehingga kualitasnya pasti terjamin.

Salah satu buah yang pasti booming saat Ramadan (c) Mei Indriani/Travelingyuk

Pilihannya pun cukup beragam. Mulai dari uceng goreng, peyek uceng, wajik kletik, es pleret, opak gambir, tempe benguk, dan masih banyak lagi. Pokoknya dijamin puas deh.

Aparat Siap Pastikan Kenyamanan

Hampir sama dengan di kota-kota lain, kehadiran Pasar Ramadan Blitar memang kerap menyebabkan kemacetan. Terutama di akhir pekan, lantaran banyak pekerja libur, ditambah arus wisatawan dari maupun ke kawasan Makam Bung Karno.

Namun jangan sampai hal tersebut membuat Teman Traveler ragu berkunjung ke Pasar Ramadan Blitar. Di sekitar pasar sudah ada petugas kepolisian maupun perwakilan dari Dinas Perhubungan yang siap memberi bantuan informasi dan memastikan kenyamanan pengunjung.

Bagaimana menarik bukan? Jangan lupa mampir kala Teman Traveler jalan-jalan di Blitar dan nikmati suasana Ramadan di kota tenang ini.

Tags
Blitar kontributor kuliner blitar Travelingyuk
Share