Nongkrong di Beteng Kraton Jogja, Banyak Kafe Unik!

Jika Teman Traveler menjelajah wisata Jogja, tentunya takkan melewatkan mampir ke kawasan Kraton. Uniknya, kediaman keluarga sultan dan para abdi dalem ini dikelilingi beteng-beteng yang sekaligus jadi penanda wilayah. Nah, terlepas dari suasana kuno di sekitarnya, nongkrong di beteng Kraton Jogja ternyata bisa jadi sangat asyik lho.

Ada banyak kafe unik dan keren yang bisa Teman Traveler sambangi untuk nongkrong di Beteng Kraton Jogja. Masing-masing tawarkan konsep dan menu yang unik. Apa saja? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Wedangan Rondjeng

2019_08_25_11_hAp.jpg
Wedangan Rondjeng (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Wedangan Njeron Podjok Beteng atau Wedangan Rondjeng ini berada persis di samping pintu masuk cagar budaya Pojok Beteng Wetan. Posisinya ada di sudut tenggara Kraton Yogya, atau sering disebut Jokteng Wetan.

Tempat nongkrong ini usung gaya bangunan yang senada dengan beteng Kraton, sehingga banyak yang mengira bahwa kafe ini telah ada sejak lama. Padahal Wedangan Rondjeng sendiri baru eksis sejak 2013 lho.

2019_08_25_11_R2l.jpg
Interior di dalam kafe (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Kafe ini tawarkan beragam menu, namun yang jadi andalan adalah wedangan, sesuai namanya. Wedangan sendiri bisa dibilang merupakan minuman tradisional yang disajikan umumnya disajikan panas-panas, seperti wedang uwuh, bajigur, secang, dan wedang jahe. Semuanya bisa Teman Traveler pesan di sini.

Jika ingin menu yang lebih kekinian, Teman Traveler bisa pesan aneka squash, milkshake, kopi, dan teh. Untuk makanan, terdapat beberapa varian snack dan sajian khas Nusantara. Semua dibanderol dengan harga sangat terjangkau, mulai Rp8.000 hingga Rp15.000 saja.

2019_08_25_11_ig2.jpg
Salah satu spot untuk berfoto (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Ada satu tips buat Teman Traveler yang ingin berfoto di sini. Lantaran kafe-nya baru buka pukul 17.00, sebaiknya kalian datang lebih awal. Selain pencahayaan sekitar masih bagus, kalian juga bisa menikmati indahnya pemandangan sunset.

Sapulu Coffee

2019_08_25_11_WaL.jpg
Sapulu Coffee (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Kafe satu ini berada di dekat sentra gudeg kering Wijilan dan dapat
bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari sana lantaran jaraknya cukup dekat. Bangunannya mengusung gaya joglo sehingga cukup enak Teman Traveler yang ingin bersantai sembari menikmati suasana ala Kraton.

2019_08_25_11_9sY.jpg
Interiornya cukup menarik (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk
2019_08_25_11_v4p.jpg
Bersantai di Sapulu Coffee (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Dibanding Wedangan Rondjeng, kafe ini mengusung konsep lebih modern. Menu yang jadi andalan adalah aneka racikan kopi dengan harga standar seperti coffee shop di Jogja pada umumnya. Interiornya cukup cantik, lantaran masih satu tema dengan The Chendela, guest house yang berada satu komplek dengan kafe.

Botol Koffie

img_20190823_wa0000_fyS.jpg
Botol Koffie (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Kafe satu ini mengusung gaya arstitektur yang mirip dengan beteng dan
memanfaatkan bangunan lawas tak terpakai. Tak heran jika suasana di dalamnya terkesan sangat klasik. Namun demikian tetap nyaman untuk nongkrong Teman Traveler.

img_20190823_wa0001_1kR.jpg
Barista sedang sibuk meracik kopi (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Menu spesial di sini adalah kopinya. Namun yang paling menarik, di sini Teman Traveler bisa rasakan sensasi nongkrong sambil melihat proses cukur rambut. Yap, kedai kopi ini berbagi tempat dengan Barber Movement, salah satu tempat cukur pria yang cukup terkenal di Jogja.

img_20190823_wa0005_9P2.jpg
Suasana nongkrong di dalam kafe (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Barber shop-nya sendiri juga mengusung interior dengan konsep oldies sehingga terlihat senada dengan kafe-nya. Soal range harga, menu-menu di sini dibanderol dengan harga terjangkau untuk ukuran kantong mahasiswa.

Gandhok Coffee

2019_08_25_11_QoV.jpg
Gandhok Coffee (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Mengusung tema homey, kafe satu ini menempati salah satu sudut bangunan lawasa di sisi barat Kraton. Teman Traveler bakal merasa begitu nyaman berlama-lama habiskan waktu di sini. Soal menu minuman dan makanan, ada beragam varian dan semuanya dibanderol dengan range harga yang masih terjangkau kantong mahasiswa.

2019_08_25_11_4G2.jpg
Suasana di dalam kafe (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk
2019_08_25_11_A5V.jpg
Asyik untuk nongkrong maupun bekerja (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Teman Traveler bisa mampir ke sini malam hari. Kalian bisa sekalian mencicipi Bakmi Gandhok yang ada di samping kafe. Rasanya benar-benar juara deh. Pantang dilewatkan jika kalian termasuk penggemar wisata kuliner. Dijamin top!

Kumpeni Coffee

2019_08_25_11_Yjd.jpg
Kafe tampak luar (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Coffee shop ini tak hanya sajikan aneka racikan kopi, namun juga beragam menu es krim. Jika ingin berkunjung ke kafe bernuansa lawas ini, Teman Traveler bisa mampir sejak siang. Pencahayaannya bakal cukup bagus untuk mengambil beberapa foto keren.

2019_08_25_11_WmY.jpg
Suasana di sekitar tempat barista (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Menu-menu yang disajikan di sini juga masih relatif terjangkau dari segi harga. Es krim-nya tersedia dalam berbagai varian rasa dan Teman Traveler bisa langsung pilih sendiri dari display yang tersedia.

Kesan tempo dulu sangat terasa karena hampir tiap sudut kafe dihiasi berbagai koleksi foto lawas. Kemungkinan beberapa di antaranya merupakan milik sang pengelola, namun yang jelas kehadiran gambar-gambar tersebut membuat kafe terasa makin retro.

2019_08_25_11_BaB.jpg
Suasana di dalam kafe (c) Iren Gian Prasetya/Travelingyuk

Itulah beberapa rekomendasi tempat nongkrong di Beteng Kraton Jogja. Ada beragam kafe dengan konsep unik yang siap kalian sambangi. Jika sedang menjelajah wisata Jogja dan sekitarnya, jangan lupa mampir ke salah satu kafe di atas ya. Bagaimana Teman Traveler, menarik bukan?

Tags
Jogja Jogjakarta kontributor kuliner Jogja kuliner jogjakarta Travelingyuk
Share