Menjelajah Museum Satwa Batu, Penuh Diorama dan Replika Fosil Keren!

Mengunjungi Batu takkan lengkap jika Teman Traveler belum singgah di Jawa Timur Park atau Jatim Park. Kawasan taman hiburan keluarga ini terdiri dari tiga area yang menawarkan aneka wahana menarik. Bagi kalian yang hobi mengamati satwa, tak ada salahnya mampir ke Museum Satwa di Jatim Park 2.

Museum Satwa memiliki banyak sudut keren untuk dijelajahi. Dijamin bakal hadirkan pengalaman liburan seru. Penasaran? Yuk Teman Traveler, kita simak bersama beberapa hal menarik yang bisa disimak di sana.

Disambut Gedung Putih Tinggi Keren

Selamat datang di Museum Satwa (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Disebut keren lantaran bagian depannya dihiasi deretan pilar tinggi berwarna putih. Sekilas mengingatkan pada gaya arsitektur bangunan kuno di Yunani. Kehadiran dua patung gajah berukuran besar kian menambah menarik tampilan gerbang masuk utama Museum Satwa.

Replika Fosil Purba

Replika fosil Tyranosaurus (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Begitu melangkah masuk, Teman Traveler akan menjumpai replika fosil hewan purba seperti Tyranosaurus dan Stegosaurus. Meski cuma buatan, bentuk dan ukurannya dibuat menyerupai fosil asli. Kalian bisa menaksir sebera besar tubuh hewan-hewan purba tersebut jika masih hidup.

Diorama Hewan yang Diawetkan

Diorama antelop (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Beralih ke ruangan berikutnya, Teman Traveler bakal dimanjak deretan keren diorama puluhan jenis hewan dari seluruh dunia. Kabarnya, diorama ini dibuat berasal dari hewan mati yang diawetkan. Namun ada juga beberapa yang hanya sekedar replika.

Diorama singa putih memangsa babi hutan (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Hewan hasil pengawetan tersebut diletakkan dalam ruang kecil berlapis kaca, lengkap dengan background sesuai dengan habitat satwa aslinya.

Ruang Insectarium

Haplopelma minax dari Thailand (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Sesuai namanya, di ruangan ini Teman Traveler akan mendapati ratusan spesies serangga atau insecta dari berbagai belahan dunia. Semuanya diawetkan dan ditata rapi di kotak kaca. Terlihat sangat menarik.

Lantaran semuanya dibuat menggunakan serangga asli, melihat deretan koleksi insekta di sini benar-benar bakal membuat Teman Traveler merasa puas.

Koleksi serangga dan kupu-kupu dari China (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Teman Traveler bisa menyaksikan dari dekat aneka jenis kumbang, belalang, laba-laba, dan kalajengking dari Malaysia, Thailand, Tiongkok, Madagascar, Peru, hingga Papua Nugini. Eh, ada juga puluhan jenis kupu-kupu dengan aneka warna sayap menarik, lho. Dipajang dalam berbagai ukuran dan bentuknya sangat keren!

Galeri Fosil

Kerangka mammoth (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Nah, jika di pintu masuk Teman Traveler disambut replika kerangka Tyranosaurus dan Stegosaurus, di Galeri Fosil kalian bisa melihat lebih banyak lagi fosil dalam berbagai jenis. Tak sebatas hewan darat, namun juga kerangka satwa laut. Perlu diingat, meski hanya replika sebaiknya kalian tak menyentuh kerangka yang ada di sini ya.

Habitat di Arktik

Beruang Kutub (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Sebelum petualangan Teman Traveler di Museum Satwa berakhir, kalian bisa menjumpai replika beruang kutub yang dibuat seolah berada di habitat aslinya, Kutub Utara alias Arktik. Area ini juga memiliki spot swafoto dengan background atmosfer musim dingin.

Tiket Masuk dan Opening Hour

Diorama replika komodo (c) Intan Deviana/Travelingyuk

Menikmati keseluruhan sudut museum satwa terbesar di Indonesia ini, Teman Traveler harus membayar tiket masuk sebesar Rp90.000 saat weekday dan Rp120.000 saat weekend. Tiket ini sifatnya terusan ya, bisa juga digunakan untuk menjelajahi Batu Secret Zoo yang sama-sama berada di kawasan Jatim Park 2.

Jadi, tunggu apalagi Teman Traveler. Saat liburan ke Batu nanti, jangan lupa agendakan mampir ke Museum Satwa, ya! Pastikan perut sudah aman terisi, karena pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam.

Tags
Batu kontributor Travelingyuk wisata batu
Share