Siapa yang tidak suka dengan kuliner olahan mie? Sepertinya, hidangan berbahan dasar mie masih jadi favorit bagi semua kalangan. Bakmi Jawa, kwetiau goreng, mie kocok, mie ongklok, dan mie Aceh merupakan beberapa contoh olahannya yang memiliki cita rasa khas. Selain itu, ada juga mie sagu di Yogyakarta yang dapat Teman Traveler temukan. Di mana lokasinya? Yuk, simak ulasan dari Kontributor Travelingyuk, Annissa Saputri.
Mie Sagu, Hadirkan Sensasi Unik di Lidah

Mie Sagu merupakan kuliner khas Riau khususnya daerah Selat Panjang, Kabupaten Meranti, tapi juga dapat ditemukan di Yogyakarta. Meski memiliki bakmi Jawa dan mie lethek, namun tak sedikit pengunjung yang tertarik untuk mencoba olahan mie satu ini. Hidangan tersebut menghadirkan sensasi yang berbeda dari mie pada umumnya. Hal ini karena bahan dasarnya terbuat dari tepung sagu.

Tepung sagu berasal dari batang pohon sagu. Keunggulan dari jenis mie ini yaitu memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi serta tidak memberikan efek negatif bagi usus. Ukurannya kecil dan warna putih transparan. Sementara teksturnya lembut dan sedikit kenyal. Soal cita rasanya, tentu saja nendang di lidah, apalagi ketika bercampur dengan bumbu. Dan yang terpenting, kuliner berbahan sagu ini juga menyehatkan.
Warung Sederhana, Rasa Istimewa

Salah satu yang tempat yang menawarkan mie sagu di Yogyakarta adalah warung Mie Sagu. Beralamat di Jalan Sidomukti, Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, warung tersebut tidak begitu besar namun cukup nyaman dengan gaya minimalisnya. Buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga pukul 24.00, menu yang ditawarkan berupa mie goreng dan rebus yang dipadukan dengan aneka topping.
Pilihan Menu yang Menggugah Selera

Ada enam pilihan menu yang ditawarkan di sini dengan harga mulai dari Rp13.000. Ada cita rasa original, Asia, hingga Western. Untuk menu original-nya berupa goreng dan kuah. Sedangkan untuk rasa Asia ada Mie Sagu Goreng Chicken Katsu dan Tom Yum dengan dua pilihan varian yaitu ayam atau seafood. Selain itu, warung ini juga memodifikasi mi sagu dengan sentuhan Western, Seporsinya dipadukan dengan keju carbonara.
Menu Original yang Tetap Jadi Andalan

Meski semua menu wajib dicoba, tapi mie sagu kuah goreng yang original tetap difavoritkan. Mie gorengnya dimasak dengan tauge dan daun loncang yang kemudian dibumbui dengan rempah dan kecap. Warnanya terlihat cokelat, sementara teksturnya lembut beradu dengan rasa pedas yang nampol. Tak hanya yang goreng, mie kuahnya pun memiliki rasa pedas mantap. Namun menu rebus dengan warna didominasi kuning ini lebih menyegarkan karena kuahnya

Suasana Persawahan ala Pedesaan

Berlokasi dekat dengan persawahan, warung ini menyuguhkan pemandangan khas pedesaan. Di sini kita bisa menikmati mie sagu sambil menghadap langsung ke areal sawah. Jika beruntung, juga bisa melihat aktivitas para petani yang sedang mencangkul lahan atau bercocok tanam. Suasananya benar-benar membuat tenang, ditambah angin semilir dan jauh dari bisingnya perkotaan.

Suguhan Sunset yang Menawan

Menjelang sore ada pemandangan yang bisa disaksikan dan sayang sekali untuk dilewatkan. Apalagi kalau bukan semburat warna jingga yang tercipta ketika matahari mulai tenggelam. Pancaran warna jingga tersebut bisa menjadi teman saat menyantap makanan. Tempat ini juga cocok banget untuk Teman Traveler yang suka dengan keindahan sunset.

Itulah ulasan tentang mie sagu di Yogyakarta yang rasanya menggugah selera. Bagaimana, sudah masuk dalam daftar tujuan wisata kuliner berikutnya, kan? Jangan lupa untuk ajak teman, sahabat atau keluarga agar acara makan-makan makin meriah.