Mie Gacoan Malang, Pedasnya Jadi Idola Kota Bunga

Advertisement

Makanan pedas hingga kini masih jadi primadona usaha kuliner di Indonesia. Apapun bentuknya, kuliner pedas memang kerap mudah menggaet penggemar baru. Tak terkecuali kedai Mie Gacoan Malang.

Kedai mie kekinian ini hadirkan aneka menu yang level kepedasannya bisa dipilih sendiri. Buka sejak Juli 2018 silam, Mie Gacoan baru-baru ini membuka cabang anyar di Malang. Seperti apa sih istimewanya kuliner satu ini? Yuk, simak ulasannya.

Buka Cabang Anyar di Malang

Mie Gacoan dipadati pengunjung (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Sekitar Mei 2019, Mie Gacoan baru saja membuka cabang anyar. Atas saran sebagian besar konsumen, mereka hadirkan kedai baru di Jalan Jakarta no 16. Jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Universitas Negeri Malang dan kurang lebih 100 meter dari Jalan Ijen.

Sama seperti cabang sebelumnya, gerai Mie Gacoan anyar ini juga kerap dipadati pembeli. Teman Traveler wajib bersabar karena antreannya selalu mengular.

Antrean Selalu Panjang

Antrean pembeli (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Penggemar Mie Gacoan Malang bisa dibilang sangat antusias dengan hadirnya cabang anyar. Hampir tiap hari antrean di sini selalu tampak mengular, bahkan hingga sampai tepian jalan. Lokasi gerainya memang cukup strategis, lantaran dekat dengan area kampus dan kost karyawan serta mahasiswa.

Selain itu, faktor rasa dan suasana juga jadi pertimbangan utama. Pasalnya cabang pertama mereka di Malang juga sering kewalahan meladeni permintaan pelanggan. Kebanyakan yang datang berasal dari kalangan muda serta karyawan. Umumnya mampir saat menjelang sore hingga malam hari.

Menu Menarik dan Banyak Pilihan

Pilihan menunya ada banyak (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Ada banyak menu yang bisa Teman Traveler pilih di Mie Gacoan. Semua bisa ditentukan sendiri level kepedasannya. Khusus mie, hanya ada Mie Setan yang rasanya gurih asin, serta Mie Iblis yang cenderung manis karena memakai kecap. Untuk level kepedasan, bisa pilih mulai level nol hingga delapan.

Nah, untuk makanan pendampingnya, Teman Traveler bisa memilih beragam dimsum. Mulai dari siomay, lumpia udang, kecha, ceker, udang keju, udang rambutan, hingga siomay goreng. Dimsum yang disebut terakhir merupakan favorit karena ukurannya cukup besar, dengan isian daging melimpah.

Beralih ke minuman, Teman Traveler bisa pesan beragam es menyegarkan dengan nama unik. Ada genderuwo, tuyul, sundel bolong, serta pocong. Selain itu masih ada es milo, lemon tea, dan masih banyak lagi.

Soal harga, semua menu di sini bisa Teman Traveler dapatkan dengan harga terjangkau. Tidak ada satu pun yang dibanderol dengan harga lebih dari Rp10.000.

Suasana Tempat Makan yang Keren

Interiornya cukup keren kan? (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Salah satu keunggulan Mie Gacoan adalah tempat makannya nyaman dan keren. Cabang di Jalan Jakarta terdiri dari dua lantai dan mengusung desain menarik. Di lantai pertama, Teman Traveler akan menemukan ruangan memanjang dengan suasana ala kebun, lengkap dengan hiasan daun, meja kayu, dan kursi rotan.

Suasana di lantai dua (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Naik ke lantai dua, Teman Traveler akan temukan ruangan lebih luas. Ada beberapa bangku panjang yang muat banyak pengunjung. Namun yang paling mengesankan adalah ornamen kayu di lantainya. Bikin seluruh tempat jadi keren dan terkesan mewah.

Nuansa ala kebun (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Masih di lantai dua, di bagian samping Teman Traveler akan menemukan sebuah ruangan luas dengan deretan jendela lebar. Tempat makan jadi terkesan luas dan bebas pengap. Sama seperti lantai satu, dekorasi di sini masih bernuansa kebun, dengan ornamen dadunan di dinding dan atap.

Menu Favorit

Mie Iblis (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Setiap tempat makan pasti punya menu favorit. Begitu pula dengan Mie Gacoan, kebanyakan pengunjung memesan Mie Iblis dengan level kepedasan sesuai selera. Varian mie ini banyak diminati karena rasanya lebih kaya, sensasi manisnya ampuh menyeimbangkan rasa pedas yang menusuk. Selain itu, porsinya juga lumayan banyak.

Siomay goreng (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Sementara untuk menu dimsum, siomay goreng kerap banyak dipesan. Meski seporsi mie setan maupun iblis biasanya sudah dilengkapi dua buah siomay goreng, sepertinya tak sedikit yang merasa kurang. Wajar saja, sebab kudapan satu ini rasanya memang sangat lezat. Isian ayamnya begitu melimpah.

Siomay rebus udang (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Dimsum lain yang juga kerap jadi favorit adalah siomay rebus udang. Menu ini sering jadi andalan para pengunjung. Saking banyak penggemarnya, pengelola Mie Gacoan kerap kehabisan stok dan harus membuat lagi untuk meladeni permintaan pelanggan.

Aneka pilihan minuman segar (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Varian minuman di sini sangat banyak, totalnya mencapai 12 jenis. Namun yang kerap jadi unggulan adalah es genderuwo. Sajian minuman segar ini hadirkan paduan segarnya buah-buahan, jelly, sirup, serta susu. Jika kurang suka manis, Teman Traveler bisa pesan es lemon tea yang efektif untuk menetralisir rasa pedas.

Konsep Open Kitchen

Dapur dengan konsep terbuka (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Sama halnya seperti kebanyakan resto atau tempat kekinian, Mie Gacoan juga mengusung konsep open kitchen. Pengunjung bisa melihat langsung kesibukan para pekerja membuat pesanan, berikut proses masak selama di dalam dapur. Tentunya hal ini bakal jadi pemandangan menarik tersendiri.

Bisa Dipesan Online

Antrean ojek online (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Jika sedang malas, Teman Traveler bisa pesan menu Mie Gacoan via aplikasi ojek online. Nah, para driver pun tak perlu khawatir karena sudah ada tempat khusus untuk menunggu orderan selesai. Lokasinya ada di sebelah kanan loket. Lucu juga ya?

Itulah sekilas pengalaman saya bersantap di Mie Gacoan Malang. Jika Teman Traveler sedang keliling wisata Malang dan mendamba hidangan pedas, boleh banget mampir ke sini. Rasanya dijamin bikin ketagihan. Bagaimana, sudah siap membuktikan sendiri kepedasan mie di tempat ini?

Advertisement
Tags
kontributor kuliner malang Malang Travelingyuk
Share