Mie Ayam Pak Giyanto, Bikin Rela Pulang dari Perantauan

Mie ayam salah satu kuliner di Indonesia yang populer dan memiliki banyak penggemar. Saking terkenalnya, masing-masing daerah di Nusantara punya mie ayam unggulan masing-masing. Khusus untuk daerah Solo, ada Mie Ayam Pak Giyanto yang rasa enaknya bisa bikin Teman Traveler kangen berat!

pak_giyanto_9_KYu.jpg
Kedai sederhana Mie Ayam Pak Giyanto (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Meski warungnya sederhana, Mie Ayam Pak Giyanto hadirkan kenikmatan yang begitu khas. Demi merasakan lagi kelezatannya, tak sedikit yang sampai rela pulang dari perantauan lho. Penasaran? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Berada di Daerah Pabelan

pak_giyanto_7_NyJ.jpg
Tempatnya jauh dari kesan mewah (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Kedai mie ayam Pak Giyanto berada di daerah Pabelan, Kartasura. Tak jauh dari jalur ramai yang menghubungkan Solo dan Jogjakarta. Posisinya ada di sisi barat, kira-kira seratus meter dari kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta atau lima puluh meter di sisi timur SPBU Pabelan.

Varian Menunya Beragam

pak_giyanto_5_Ejb.jpg
Mie ayam ceker yang nikmat (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Pak Giyanto hanya menjual mie ayam, namun kondimen alias pelengkapnya beragam. Teman Traveler bisa dapatkan hampir semua bagian ayam, mulai dari ceker, kepala, paha, ati, hingga telur ayam. Semuanya disajikan langsung bersama dengan semangkuk mie. Potongannya juga rapi, beda dengan warung lain yang umumnya memisahkan lauk tambahan di mangkuk tersendiri.

Harga dan Rasanya Berimbang

pak_giyanto_D6K.jpg
Jika tak suka ceker, boleh tambah lauk lain (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Begitu semangkuk mie ayam tersaji di atas meja, aroma harum khas bumbu mie ayam bakal menyeruak kuat. Usai suapan pertama, Teman Traveler akan rasakan sensasi lezat bumbu mie ayam yang telah merasuk sempurna. Tak terlalu tajam, namun enak di lidah.

Sama sekali tidak ada satu bahan yang menonjol dan merusak rasa. Semuanya tercampur dengan sempurna. Sensasi manisnya pas. Mienya cukup kenyal, sementara kuahnya tidak berlebihan dan terasa gurih.

pak_giyanto_3_zn5.jpg
Potongan ayamnya besar-besar (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Buat beberapa orang, menyantap mie ayam belum komplet tanpa tambahan acar. Teman Traveler jangan khawatir, di sini acarnya tersedia dalam satu wadah penuh. Jika masih kurang, masih ada wadah lain berisi irisan daun bawang. Bisa ditambahkan agar sensasi bersantap kalian terasa makin mantap. Soal harga, menurut saya masih masuk akal. Tidak terlalu mahal kok. Semangkuknya dibanderol seharga Rp 11.000 saja.

Suasana Sederhana yang Bikin Nyaman

pak_giyanto_8_BK4.jpg
Bagian dapur kedai mie ayam (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Kedai Mie Ayam Pak Giyanto bisa dibilang sangat sederhana. Berdiri di pinggir jalan, dengan bagian depan yang hanya ditutupi pagar bambu. Begitu masuk, Teman Traveler akan melihat sederet meja dan kursi ditata rapi. Jika ingin lesehan, bisa langsung menuju halaman belakang. meja-meja kecil. Benar-benar sederhana, jauh dari kesan restoran bintang lima.

pak_giyanto_6_Oro.jpg
Pengunjung padati warung mie ayam (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Namun inilah yang mungkin bisa dinamakan ‘Jangan pernah menilai sesuatu dari tampilannya.’ Racikan mie ala Pak Giyanto terasa begitu nikmat. Tak jarang ada pelanggannya yang rela pulang dari perantauan hanya untuk melepas rindu akan kelezatan rasanya.

pak_giyanto_2_dn0.jpg
Mie Ceker dengan sate telur puyuh (c) Gallant Tsany/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang penasaran, bisa mampir ke Kedai Ayam Pak Giyanto antara pukul 11.00 hingga 19.00. Jika sedang keliling wisata Solo, jangan lupa sempatkan untuk datang ke sini ya. Rasanya dijamin takkan bikin lidah kecewa. Bagaimana, siapa nih yang mengaku pecinta mie ayam?

Tags
kontributor kuliner Solo mie ayam pak giyanto Solo Travelingyuk
Share