Mie Ayam Pak Djum, Uniknya Bersantap di Tepi Rel Kereta, Pas untuk Menu Buka

Teman Traveler pasti sudah tidak asing dengan Bakso Presiden. Salah satu kuliner populer Malang tersebut tak hanya lezat, namun menawarkan sensasi bersantap dengan atmosfer unik. Berada persis di sebelah rel kereta, pengunjung bisa makan sembari menikmati pemandangan kereta api wara-wiri.

Warung Mie Ayam Pak Djum (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Kota Gudeg pun ternyata juga punya tempat makan yang menawarkan sensasi serupa. Kalau Malang punya bakso, yang satu ini adalah mie ayam di Jogja. Menempati sebuah warung sederhana, kedai yang dimaksud bernama Mie Ayam Pak Djum.

Mie Ayam di Tengah Guncangan Kereta

Semangkuk mie ayam nikmat (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Semangkuk mie penuh irisan ayam, sawi, dan potongan besar pangsit tersaji di depan mata. Tiba-tiba terdengar suara khas palang pintu kereta ditutup. Tak lama kemudian, klakson lokomotif melengking keras. Suasana yang semula hening berubah sedikit gaduh. Kereta melintas dengan kecepatan tinggi, menggerakkan tanah di sekitar. Goncangannya terasa hingga meja makan.

Kira-kira begitulah suasana makan di Warung Mie Ayam Pak Djum. Lokasinya berada di dekat rel kereta api, memberikan sensasi goncangan lembut saat sedang makan. Mirip seperti di Bakso Presiden, Malang. Apalagi kereta api cukup sering lalu lalang di sana, getarannya akan cukup sering menyapa pengunjung.

Harga Murah, Rasa tak Mengecewakan

Mie dengan potongan ayam lembut (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Jika dari tadi hanya bicara soal sensasi makan, lalu bagaimana dengan rasa mie ayam di sini? Sama sekali jauh dari kata mengecewakan. Mie Ayam Pak Djum disajikan dengan mie ukuran sedang. Bumbunya diracik cermat dan tidak terlalu berminyak.

Ayamnya diiris kecil-kecil dan dimasak matang. Terasa lembut serta mudah dikunyah. Namun Teman Traveler perlu hati-hati karena biasanya masih ada sedikit tulang ayam menempel.

Bumbu yang diracik dengan pas (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Seporsinya juga hadir ditemani sayur sawi hijau. Bukan jenis pakcoy yang biasa digunakan di warung-warung sejenis. Meski demikian, tetap terasa segar dan nikmat.

Ingin sensasi makan terasa semakin meriah? Teman Traveler bisa mengambil lauk tambahan seperti tempe dan bakwan. Mie ayamnya sendiri dibandrol dengan harga murah. Seporsinya hanya Rp8.000 saja. Sangat ramah kantong bukan?

Alternatif Kuliner Unik Daerah Bantul

Sudah lapar dan ingin makan mi ayam? (c) Gallant Tsany A/Travelingyuk

Mie Ayam Pak Djum bisa jadi alternatif kuliner lezat nan unik, terutama bagi Teman Traveler yang sedang berada di daerah Bantul. Alamat lengkapnya ada di Jalan Sukun, Gang Anggrek, Karangbendo, Banguntapan, Bantul, Jogjakarta.

Lokasinya sangat mudah ditemukan karena berada tepat di sebelah rel kereta api. Jika bingung, Teman Traveler bisa bertanya arah pada warga sekitar. Mereka sendiri buka tiap hari, antara pukul 10.00 hingga 22.00.

Bagaimana Teman Traveler, sudah ngiler melihat foto-foto mie ayam di atas? Jadi tunggu apa lagi, segera agendakan kunjungan ke Mie Ayam Pak Djum jika kalian sedang jalan-jalan di sekitar Jogjakarta.

Tags
Jogja Jogjakarta kontributor kuliner Jogja kuliner jogjakarta Travelingyuk
Share