Ulurkan Tangan untuk Sesama, ini Wajah Lombok Setelah Dilanda Gempa

Pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya dan menjadi salah satu pilihan destinasi wisata favorit itu kini mulai ditinggalkan para pelancongnya. Penyebabnya tak lain karena musibah gempa Lombok dahsyat pada hari Minggu (05/08/2018) pukul 19.46 WITA. Gempa bumi yang berkekuatan 7,0 SR membuat panik para wisatawan yang tengah berada di Lombok, sehingga mereka beramai-ramai dievakuasi. Hal ini tentu membuat sektor pariwisata lumpuh total. Wisatawan pun berganti dengan relawan yang mengulurkan tangan pada saudara di Lombok setelah dilanda gempa. Berikut adalah cerita dari Kontributor Travelingyuk, Sidik Al-Anshori.

1. Para Korban Membutuhkan Kunjungan Relawan

Para Pengungsi
Para pengungsi (C) Sidik Al-Anshori

Masyarakat Lombok setelah dilanda gempa harus mengungsi. Saudara kita tersebut kesulitan dalam memperolah bahan makanan dan air bersih. Seperti dilansir oleh BNPB, sebanyak 417.529 orang mengungsi di ribuan titik. Di kabupaten Lombok Utara 178.122 orang, Lombok Timur 104.600 orang, Lombok Barat 116.453 orang, dan Kota Mataram 18.894 orang. Diperkirakan akan terus bertambah karena belum semua pengungsi terdata dengan baik.

2. Mereka Kehilangan Tempat Berteduh

Rumah yang hancur
Rumah yang hancur (C) Sidik Al-Anshori

Menurut data dari BNPB sebanyak 71.962 unit rumah rusak, 32.016 rusak berat, 3.173 rusak sedang dan 36.773 rusak ringan. Akibatnya, kini mereka sudah tak memiliki rumah sebagai tempat berteduh dan terpaksa harus tinggal di tenda pengungsian. Tentunya mereka membutuhkan bantuan dari para relawan untuk melewati masa-masa sulit tersebut karena rentannya para pengungsi terdampak penyakit dan kekurangan logisti. Diperkirakan mereka akan tinggal cukup lama di pengungsian sambil membangun kembali rumah mereka yang telah rusak.

3. Bantuan Masih Belum Merata

Desa belum tersentuh bantuan
Titik pengungsian (C) Sidik Al-Anshori

Banyak desa yang berada di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Lombok Barat belum tersentuh bantuan. Penyebabnya karena belum terdeteksi oleh pihak terkait, juga lokasinya yanng berada di pedalaman. Oleh karena itu kunjungan relawan sangat diperlukan untuk membantu menyalurkan bantuan.

4. Lombok Juga Membutuhkan Doa Kita Bersama

Desa yang hancur
Desa yang hancur (C) Sidik Al-Anshori

Dilansir dari BNPB hingga Rabu (15/8/2018) tercatat 460 orang meninggal dunia, yaitu di Kabupaten Lombok Utara 396 orang, Lombok Timur 12 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang. Jumlah ini masih belum dihitung akibat gempa susulan yang telah terjadi pada hari Minggu (19/08/2018) sebesar 6,9 SR dan dikabarkan 10 orang meninggal dunia dalam musibah ini.

Lombok sangat membutuhkan uluran tangan kita. Jarak hendakanya tak menjadi alasan kita untuk tidak turut membantu. Travelingyuk mengajak Teman Traveler semua untuk turut menyumbangkan Selimut Hangat untuk Lombok. Catat alamatnya dan ulurkan tangan untuk membantu sesama. Duka Lombok, duka kita semua.

Tags
Gempa Lombok Indonesia info terbaru Lombok selimut hangat untuk lombok Wisata
Share