Liburan di Prague 3 Hari 2 Malam, Berkesan dengan Wisata Mengagumkan

Advertisement
Advertisement

Prague adalah salah satu kota terindah di Eropa. Jajaran bangunan tua di sepanjang Sungai Vtalva dan jalan berbatu khas abad Medieval menarik banyak wisatawan. Tentunya liburan di Prague akan menjadi perjalanan berkesan untuk siapapun. Termasuk Kontributor Travelingyuk, Muthia Anindita berikut yang melakukan perjalanan selama 72 jam di Ibukota Republik Ceko ini. Seperti apa ceritanya?

Akomodasi Menuju Prague

Hlavni Nadrazi
Hlavni Nadrazi (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Kota Prague dapat dicapai dengan berbagai pilihan transportasi seperti pesawat, kereta dan bus. Jika Teman Traveler memilih moda transportasi pesawat, bisa ambil penerbangan menuju Bandara Vaclav Havel Airport Prague. Namun, jika memilih kereta atau bus dari kota di Eropa lainnya, bisa turun di Stasiun Kereta Utama Praha Hlavni Nadrazi atau Terminal Bus Prague UAN Florence.

Transportasi di Praha, Bisa Hemat dengan Pilihan Tepat

Perjalanan saya liburan di Prague diawali dengan menggunakan bus dan tiba di Terminal Bus Prague UAN Florence. Dari terminal, dilanjutkan berjalan kaki sekitar 5 menit menuju Stasiun Metro Florence di depan terminal. Tiketnya dapat dibeli di mesin tiket otomatis atau mini market yang terdapat di stasiun. Namun perlu diingat, mesin tersebut hanya menerima uang koin.

Tram
Halte Bus atau tram (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Apabila Teman Traveler hanya mempunyai uang kertas, disarankan membeli di mini market. Prague mempunyai tiga jalur Metro yang ditandai dengan huruf dan warna, jalur A (Hijau), jalur B (Kuning) dan Jalur C (Merah). Terminal Bus Prague UAN Florence dilewati oleh Jalur metro B dan C.

Jalur tram dan bus lebih banyak dibandingkan dengan jalur Metro. Menariknya, keduanya bisa melewati  beberapa tempat wisata di Prague. Halte perhentian bus dan tram terkadang berada pada tempat sama, yang ditandai dengan pilar penanda berisi nomor dan jadwal pemberangkatan tram atau bus di tempat itu.

Tiket 24 Jam
Tiket 24 Jam (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Transportasi umum liburan di Prague menggunakan sistem tiket berdasarkan waktu. Terdapat empat kategori tiket, yaitu tiket 30 menit, 60 menit, 24 jam dan 72 jam. Masing-masing seharga 24 czk, 32 czk, 110 czk dan 310 czk. Tiket tersebut dapat digunakan di semua moda transportasi umum (metro, tram dan bus) selama waktu yang tertera pada tiket.

Perjalanan Menyenangkan di Hari Pertama

Old Town Square
Old Town Square (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Hari pertama liburan di Prague di awali dengan mengunjungi objek wisata utamanya yaitu Prague Old Town. Untuk masuk ke dalam, harus melalui Powder Tower, yaitu menara yang dibangun pada abad ke-11 dan merupakan salah satu dari 13 gerbang utama menuju kota tua.

Kemudian dilanjutkan menyusuri Celetna Street menuju Old Town Square, alun-alun utama kota tua. Alun-alun ini dikelilingi oleh bangunan tradisional bergaya medieval, di antaranya Church Of Our Lady Before Tyn, St. Nicholas Church dan Old Town Hall.

Astronomical Clock
Astronomical Clock (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Di dinding depan Old Town Hall terdapat penemuan bersejarah kebanggaan kota Prague, yaitu Astronomical Clock. Jam kuno bergaya gotik yang dibangun pada tahun 1410 ini merupakan Astronomical clock tertua dan masih berfungsi hingga saat ini. Setiap satu jam sekali, akan berdentang dan menampilkan parade 12 Apostles. Walaupun hanya berlangsung selama satu menit, penampilan ini tentunya sangat sayang untuk dilewatkan.

Charles Bridge
Charles Bridge (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Dari Old Town Square, dilanjutkan dengan menyusuri Karlova Street menuju jembatan terindah di Prague, Charles Bridge. Jembatan batu ini didirikan pada tahun 1357 pada masa Kaisar Romawi Charles IV. Tempat keren tersebut dibangun melintasi Sungai Vtalva dan menghubungkan Prague Old Town dan Lesser Town (Mala Strana). Tepi jembatan dihiasi oleh patung-patung bergaya Baroque yang berasal dari abad ke-17. Ketika senja tiba, lampu-lampu jalan yang kekuningan menambah keindahan.

Menikmati Kemegahan Bangunan di Hari Kedua

Hari Kedua liburan di Prague dilanjutkan dengan mengunjungi Prague Castle, kastil terbesar di kota ini. Struktur terbesar di dalam kompeks ini adalah Royal Palace dan St. Vitus Cathedral. Untuk menghindari antrean panjang memasuki kastil, sebaiknya datang sebelum gerbang kastil dibuka, yaitu pukul 9 pagi.

Saint Vitus Cathedral
Saint Vitus Cathedral (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Letak wisata ini di atas bukit. Akses utama yang dapat digunakan untuk mencapai kastil ini adalah dengan menyusuri Old Castle Stairs (Stare Zamecke Schody). Old Castle Stairs adalah 121 anak tangga yang dimulai dari Stasiun Metro Malostranska menuju Prague Castle. Keindahan kota Prague yang terlihat selama menyusuri anak tangga ini dinobatkan sebagai panorama paling indah dan romantis yang dapat disaksikan dari kompleks kastil.

Keindahan Alam dari Ketinggian

Old Castle Stairs
Old Castle Stairs (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Selain melalui Old Castle Stairs, akses lain menuju Prague Castle dengan menyusuri anak tangga di Nerudova Street. Sepanjang jalan terdapat rumah para bangsawan zaman dulu. Di masanya, belum terdapat sistem penomoran rumah, sehingga untuk membedakan menggunakan hiasan lambang keluarga bangsawan. Salah satunya lambang Dua Matahari milik keluarga Jan Neruda yang namanya diabadikan sebagai nama jalan ini.

Nerudova Street
Nerudova Street (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Apabila Teman Traveler tidak ingin menaiki ratusan anak tangga, bisa mengunakan tram no. 22 dari stasiun Metro Malostranska menuju Pohorelec. Dari Pohorelec dapat menyusuri jalan berbatu indah yang melewati alun-alun Hardcany Square, sebelum tiba di gerbang utama kastil.

Hardcany Square
Hardcany Square (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Setelah mengunjungi Prague Castle, perjalanan dilanjutkan ke Vysehrad Castle. Sebuah kastil yang terletak di sisi lain kota, tepat di tepi Sungai Vtalva. Kompleks kastil ini lebih jarang dikunjungi oleh wisatawan, sehingga sangat cocok jika Teman Traveler ingin beristirahat sejenak dari hiruk pikuk kota.

Basillica
Basillica (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Vysehard Castle awalnya merupakan sebuah benteng pertahanan dan tempat penobatan raja-raja Ceko. Kini Vysehrad Castle lebih dikenal karena sebuah pemakaman yang terletak di belakang gereja terbesar di kompleks ini, Basillica of Saint Peter And Saint Paul. Pemakaman yang dinamakan Vysehard Cemetery ini merupakan tempat peristirahatan terakhir para seniman dan orang-orang penting.

Vysehrad Cemetery
Vysehrad Cemetery (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Salah satu bangunan paling megah di Vysehrad Cemetery adalah Slavin Tomb, tempat dimakamkannya 15 seniman ternama. Di atas makam ini didirikan monumen yang berbentuk sarkofagus yang dinaungi patung Genius Patriae di atasya. Di bawah sarkofagus tersebut terdapat prasasti yang bertuliskan “Though dead, they still speak”.

Slavin Tomb
Slavin Tomb (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Pesona Prague yang Menawan di Hari Ketiga

Petrin Hill Funicular
Petrin Hill Funicular (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Hari ketiga liburan di Prague adalah berkunjung ke Petrin Hill, objek wisata yang juga jarang dikunjungi wisatawan. Untuk mencapai Petrin Hill, menggunakan tram no. 22 dari Lesser Town (Mala Strana) menuju Ujezd. Dari Ujezd, dilanjutkan dengan menggunakan Petrin Hill Funicular menuju puncak bukit. Tiket yang digunakan untuk funicular ini sama dengan tiket transportasi lainnya.

Stefanik Observatory
Stefanik Observatory (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Sesampainya di puncak bukit, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Stefanik Observatory atau Stefanikova Hvezdarna. Di observatorium yang berdiri sejak tahun 1928 ini terdapat teleskop besar. Di halaman sampingnya ada kebun bunga mawar yang dinamakan Rosarium Petrin Hill. Kebun bunga mawar yang dibuka pada tahun 1932 ini memiliki lebih dari 8000 bunga mawar dari berbagai spesies.

Petrin Tower
Petrin Tower (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Dari observatorium, baru berjalan kaki menuju Petrin Tower atau Rozhledna. Petrin Tower dibangun pada tahun 1891. Dengan menaiki 299 anak tangga menuju puncak menara setinggi 63,5 meter ini, Teman Traveler dapat melihat pemandangan seluruh Kota Prague. Tidak jauh dari tempat tersebut, terdapat sebuah gereja bernama Cathedral Saint Lawrence. Uniknya, ada salib besar hasil karya dari seniman Jiri Pelcl yang menggantung dari langit-langitnya.

Cathedral Saint Lawrence
Cathedral Saint Lawrence (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Dari puncak Petrin Hill, Teman Traveler dapat kembali ke Lesser Town menggunakan Funicular atau berjalan turun menyusuri lereng bukit. Di sepanjang lereng terdapat sisa dinding pertahanan yang dibangun untuk melindungi kota pada abad ke-14. Dinding tersebut dinamakan Hunger Wall atau Hladova Zed karena didirikan saat terjadinya kelaparan hebat (Great Famine).

Sebagian Dinding Hunger Wall
Sebagian Dinding Hunger Wall (c) Muthia Anindita/Travelingyuk

Demikian catatan perjalanan selama tiga hari liburan di Prague, Ibukota Republik Ceko. Tempat terkenal memang tidak sedikit. Namun,objek wisata di yang masih jarang dikunjungi juga tak kalah banyak. Bagaimana? tertarik jalan-jalan di kota cantik ini?

Advertisement
Tags
Luar negeri Prague Republik Ceko Travelingyuk Wisata Prague
Share