Lappa-lappa, Menu Berbuka Khas Sumbawa yang Mulai Langka

Lappa-lappa merupakan salah satu kekayaan kuliner Nusantara yang cukup unik. Pasalnya sajian yang sudah mulai langka ini identik dengan hidangan buka puasa. Tentunya sangat pas disantap di momen Ramadan seperti sekarang ini.

Secara tekstur dan rasa, Lappa-lappa cukup mirip kue Wajik. Jika Wajik terbuat dari beras ketan, Lappa-lappa menggunakan jagung sebagai bahan utama. Meski sudah mulai langka, jajanan tradisional ini masih bisa Teman Traveler temukan di Sumbawa Barat dan Sulawesi, tempat asalnya.

Lappa-lappa Gunakan Jagung Sebagai Bahan Utama

Proses pembuatan kue dari jarak dekat (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Kemunculan Lappa-lappa di Sumbawa, khususnya bagian barat, diduga terjadi karena dua hal. Pertama, ada banyak suku Sulawesi hidup dan menetap di sana. Kedua, di kawasan yang sama memiliki cukup banyak perkebunan jagung.

Lappa-lappa dikukus dengan kayu bakar (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Persebaran budaya memang kadang bisa tak terduga, lantaran dibawa serta oleh manusia yang mengenalnya. Mulai dari bahasa, rumah adat, kesenian, mata pencaharian, hingga makanan. Uniknya, Wajik sendiri bukan makanan asing di Sulawesi. Orang setempat mengenalnya dengan nama Wajie dan rasanya tak jauh beda dengan Lappa-lappa.

Komoditi Andalan Sumbawa Barat

Pengukusan dilakukan di sisi kebun (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Jagung sendiri merupakan salah satu komoditi andalan Sumbawa. Lahan luas plus iklim kering membuat jagung tumbuh subur di sini. Banyak masyarakat sekitar lantas memilih petani jagung sebagai profesi utama.

Kualitas jagung yang dihasilkan pun tak main-main. Catatan di 2017 menunjukkan bahwa Sumbawa mampu menghasilkan tujuh kilogram jagung per hektar. Sebagian besar bahkan diekspor ke negara tetangga, Filipina.

Pas untuk Hidangan Berbuka

Memanfaatkan jagung yang melimpah (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Bagi Teman Traveler yang penasaran ingin mencicipi nikmatnya Lappa-lappa, bisa langsung cus ke Sulawesi atau Sumbawa Barat. Rasakan sensasi menyantap kue nikmat sembari duduk santai di bale-bale sisi perkebunan. Pengalaman kalian bakal makin lengkap jika bisa berinteraksi dengan warga sekitar.

Siap disantap (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Bagaimana Teman Traveler? Adakah di antara kalian yang tertarik mencicipi Lappa-lappa di Ramadan tahun ini?

Tags
kontributor kuliner sumbawa kuliner sumbawa barat Sumbawa Sumbawa Barat Travelingyuk
Share