Pilihan Tempat Kuliner Legendaris di Tabanan Bali, Ada yang Sejak 1938 Lho!

Yuni Astutik

Yuni Astutik

On Indonesia
Via Instagram/balinesefoodie Via Instagram/balinesefoodie

Hingga kini, Bali tetap menjadi salah satu wisata primadona yang dimiliki oleh Indonesia. Banyak sekali tempat yang dijadikan jujukan para wisatawan, misalnya saja Tabanan. Bagaimana tidak, daerah ini terkenal menyuguhkan beragam aktivitas seru, misalnya saja menyaksikan tari kecak di Tanah Lot. Makanan di kawasan ini juga banyak yang sayang jika dilewatkan. Apa saja? Ini dia daftar kuliner legendaris di Tabanan Bali.

Es Waneng

Es Waneng, Via Instagram/infobalinews
Es Waneng, Via Instagram/infobalinews

Es Waneng sudah ada di Tabanan sejak tahun 1938, awalnya kuliner ini dijajakan dengan berjalan kaki sejak dimulai sejak 1938. Namun saat ini diteruskan oleh anaknya. Sekarang berlokasi di Jl. Mawar No. 25, Delod Peken, Tabanan, Bali. Buka setiap hari mulai jam 10:00 sampai 18:00 sore. Es Waneng ini adalah es serut yang dipadukan dengan gula merah dan bahan-bahan rahasia lainnya. Cara menyantap paling enak adalah roti dicelupkan ke dalam es.

Kopi Susu M Aboe Talib

Kedai M Aboe Talib, Via Instagram/ronykabilly17
Kedai M Aboe Talib, Via Instagram/ronykabilly17

Kopi Susu M Aboe Talib ini memang lokasinya berada di ruko, namun tidak mengurangi kenikmatan dari kopinya. Kedai kopi ini sudah ada sejak tahun 1940 dan menjadi pilihan lokasi yang banyak diburu oleh muda mudi. Lokasinya berada di daerah Kota Tua yang bertempat di Jl. Gajah Mada No. 53, Tabanan, Bali. Selain itu baru pada akhir Desember 2017 lalu membuka cabang di daerah Denpasar, Jl. Teukur Umar Barat (Marlboro) No. 19.

Laklak Biu Men Bayu

Laklak Men Bayu, Via Instagram/balinesefoodie
Laklak Men Bayu, Via Instagram/balinesefoodie

Laklak Biu merupakan kuliner khas Penebel Tabanan. Namun sayangnya saat ini sudah mulai langka. Salah satunya yang masih setia berjualan adalah Laklak Biu Men Bayu. Laklak Biu ini merupakan kuliner berbahan dasar kelapa parut, tepung terigu, tepung beras, tepung kanji dan juga pisang yang dipotong tipis-tipis. Untuk teksturnya, kuliner legendaris di Tabanan ini mirip dengan serapi namun tipis. Untuk rasanya merupakan perpaduan antara gurih dan manis.

Keunikannya, rasanya begitu tradisional karena pengolahannya masih memanfaatkan tungku kayu dan dimasak dengan kayu bakar. Varian rasanya adalah cokelat, stroberi, keju dan juga nanas. Lokasi Laklak Men Bayu ini berada di Jl. Raya Babahan Sengaan No. 13, Penebel, Tabanan dan buka mulai pukul 08:00 – 20:00.

Warung Asri Jambe

Warung Asri Jambe, Via Instagram/balinesefoodie
Warung Asri Jambe, Via Instagram/balinesefoodie

Lalu ada Warung Asri Jambe yang menawarkan lawar. Ini merupakan salah satu rumah makan yang berada di daerah Tabanan, lokasi tepatnya berada di Jl. Jalak Putih No. 1. Buka setiap hari mulai pukul 09:00 pagi hingga 16:00 WIB.

Nasi lawar di sini disajikan komplit bersama dengan be manis atau olahan daging babi seperti rendang, daging cincang babi, tum, daging suwir, sate lilit, kerupuk babi, dan semangkuk kuah kaldu. Jadi untuk kamu yang Islam kuliner ini non-halal ya. Buat kamu yang muslim, ada nasi lawar ayam. Jangan lupa untuk mencicipi lawar di Warung Asri Jambe ini yah.

Buat yang jalan-jalan di daerah Tanah Lot dan sekitarnya, jangan lupa untuk mampir ke empat kuliner legendaris di Tabanan di atas ya. Bagaimana, ada yang sudah pernah Teman Traveler coba?