Jelajah Kota Tua di Deira, Saksi Bisu Perjalanan Kejayaan Dubai

Wisata sejarah bisa menjadi salah satu pilihan yang bisa dicoba kala berlibur. Salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi di Dubai adalah Kota Tua yang terletak di Deira. Kota tua di Dubai yang menjadi saksi bisu cikal bakal Dubai yang berkembang hingga menjadi luar biasa seperti saat ini. Di tempat ini pula terdapat banyak hal bersejarah yang menjadi saksi bisu awal mula Dubai.

Kali ini salah satu kontributor Travelingyuk yang bernama Prisca Lohuis akan memaparkan perjalanan seru menyusuri Kota Tua yang terdapat di Dubai.

Perjalanan Dimulai dari Museum Dubai

Dubai museum, Via website/dubaiculture.gov.ae
Dubai museum, Via website/dubaiculture.gov.ae

Perjalanan bisa dimulai dari museum Dubai yang terdapat di Deira. Dulunya museum ini adalah benteng pertahanan yang dibangun tahun 1787 yang kemudian menjadi gudang penyimpanan senjata dan direnovasi serta dibuka untuk umum menjadi museum.

Tempat untuk belajar dan mengenal sejarah Dubai, termasuk bentuk rumah lama Dubai, serta warisan-warisan Dubai. Dengan tiket masuk seharga 3 Dirham untuk dewasa dan 1 Dirham untuk anak-anak, pengunjung akan membawa pulang ilmu dan pengetahuan baru tentang Dubai.

Lanjut ke Kawasan Al Fahidi

Menanti adzan maghrib di masjid Al Fahidi (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk
Menanti adzan maghrib di masjid Al Fahidi (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Setelah mengunjungi museum, kalian bisa menyebrang dan menuju kawasan bersejarah Al Fahidi yang lainnya. Di sana ada banyak bangunan yang mencerminkan Dubai dahulu kala. Ada pula masjid di dalamnya.

Tentunya setelah puas eksplor komplek bersejarah ini, kalian bisa berjalan menuju utara untuk menuju masjid lain yang letaknya berdekatan dengan kuil bagi para orang India beribadah. Letak masjid dan kuil berdekatan dan sangat ramai ketika hari jumat ataupun hari libur. Mereka bisa saling menghargai dan menghormati tempat ibadah masing-masing.

Lanjut ke Old Souq

Old souq, Via wesite/dreamstime.com
Old souq, Via wesite/dreamstime.com

Jangan lupa untuk mengeksplorasi Old Souq atau pasar lama Dubai. Souq yang berarti pasar ini, menjual berbagai macam souvenir khas Dubai, ragam pakaian Timur Tengah, kerudung, sepatu khas dengan desain unik ala Timur Tengah, dan berbagai macam hal lainnya. Menariknya, disini kebanyakan penjual adalah orang dari Afghanistan dan Pakistan.

Eskplore Sekitaran Sungai dengan Abra

Abra (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk
Abra (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Puas menikmati pasar dengan segala keunikannyaa, kini saatnya berjalan menuju pinggiran sungai. Di sini terdapat berbagai macam restoran yang menjual berbagai macam hidangan terutama makanan laut. Jika tidak ingin makan disana, kalian bisa mencoba untuk menyebrang
sungai dengan menggunakan kapal kecil atau yang disebut abra.

Kapal bersandar (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk
Kapal bersandar (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Hanya dengan membayar 1 Dirham, abra akan membawa penumpang menuju sisi seberang sungai. Tentu saja kita bisa memilih tempat mana yang menjadi tujuan Selanjutnya. Selagi menyebrang sungai, penumpang kapal bisa menikmati suasana matahari tenggelam. Sangat menyenangkan bisa melihat burung-burung berterbangan bersamaan dengan turunnya matahari. Tentu saja kalian bisa membuat foto senja terbaik di sana.

Alternatif jika Tak Ingin Menyebrang

Dinner Cruise (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk
Dinner Cruise (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Jika tidak ingin menyebrang bersamaan dengan orang lain, jangan khawatir karena disediakan juga kapal untuk disewa secara pribadi yang akan membawa penumpang menyusuri jalan sepanjang sungai tersebut. Tentunya dengan harga yang berbeda.

Atau jika menginginkan makan malam spesial, bisa pula membayar untuk Dinner Cruise yang tersedia di sepanjang pinggiran sungai. Kapal-kapal besar ini akan menyediakan makan malam dan membawa penumpang berkeliling sungai Dubai. Tentunya harganya tidak murah yaitu berkisar mulai 250 Dirham hingga ribuan dirham tergantung jenis layanan yang dipilih.

Mampir ke Spice Souq dan GoldSouq

Spice Souq Deira (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk
Spice Souq Deira (c) Prisca Lohuis/Travelingyuk

Jika hari masih belum terlalu larut, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Spice Souq atau pasar yang menjual berbagai macam rempah-rempah. Tak banyak berbeda dengan pasar sebelumnya, hanya saja barang yang diperdagangkan yang berbeda.

Tak jauh dari tempat ini, terdapat pula gold souq atau pasarnya perhiasan emas. Emas yang dijual di Dubai tentu berbeda dengan yang dijual di Indonesia. Mereka menjual emas murni 24 karat tanpa tambahan apapun. Sehingga harganya pun tidak murah. Tetapi bisa dijamin keasliannya.

Seperti pepatah Indonesia, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Dengan demikian, satu senja terlewati dengan menambah ilmu pengetahuan dan wawasan baru tentang tempat tersebut. Jangan lupa juga mencicipi kuliner Dubai ya.

Tags
dubai kota tua di dubai Luar negeri
Share